Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PSI Bela Proyek Whoosh: Lompatan Teknologi, Bukan Hitungan Untung-Rugi

PSI Bela Proyek Whoosh: Lompatan Teknologi, Bukan Hitungan Untung-Rugi

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus menanggapi polemik proyek kereta cepat Jakarta–Bandung Whoosh yang kembali jadi sorotan publik.

Polemik mencuat setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membayar utang proyek tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Bestari, kehadiran kereta cepat Whoosh adalah simbol lompatan besar Indonesia menuju transportasi berbasis teknologi modern.

“Kita patut juga mengapresiasi pemerintah melakukan lompatan cepat untuk menghadirkan satu transportasi berbasis teknologi yang luar biasa,” ujar Bestari dikutip dari unggahan Instagram pribadinya, Selasa (21/10/2025).

Kereta cepat Whoosh sendiri merupakan proyek yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Transportasi Modern, Terobosan di Era Jokowi

Bestari mengakui bahwa saat ini pengguna kereta cepat Whoosh memang belum terlalu banyak. Namun ia menilai proyek tersebut tetap menjadi terobosan baru dalam sistem transportasi nasional.

“Yang kemudian dinikmati walaupun baru oleh sebagian masyarakat pengguna,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa narasi yang menyebut proyek kereta cepat merugi perlu dilihat secara proporsional.

“Yang kemudian berkembang cerita ini rugi. Saya kira bukan rugi kali ya, belum untung saja. Belum untung karena dari target kilometer itu belum tercapai secara maksimal,” jelas Bestari.

Belajar dari LRT Jakarta: Awalnya Diragukan, Kini Jadi Penting

Bestari menyinggung proyek LRT di DKI Jakarta, yang pada awalnya juga menuai kritik karena dianggap tidak efisien. Namun seiring waktu, proyek itu justru menjadi bagian penting dari sistem transportasi ibu kota.

“Kita pernah melihat kisah di DKI dulu ini. Ada bangunan LRT yang pendek sekali dari velodrom ke Kelapa Gading ya. Tapi niatnya sebetulnya sangat panjang itu ya dia akan menjadi jaring laba-laba transportasi Jakarta,” Bestari menuturkan.

Bestari mengingatkan publik agar tidak menilai proyek pemerintah hanya dari sisi untung-rugi finansial.

“Jangan di back mind kita itu selalu berpikir bahwa ketika pemerintah bergerak ingin membangun sesuatu maka di belakangnya harus untung, itu psycho,” ucapnya.

Menurutnya, cara berpikir semacam itu justru bisa berdampak negatif terhadap pembangunan nasional dan masyarakat di daerah yang membutuhkan infrastruktur.

“Kita ya kita enggak sadar bahwa dengan kita bersikap seperti itu terlalu banyak orang dikasih sakiti. Bahkan bisa jadi bang Said Didu pun tersakiti, kenapa? Bagaimana kalau dari Makassar itu tidak ada jalan ke kampungnya,” Bestari berkelakar.

Investasi untuk Masa Depan Bangsa

Lebih lanjut, Bestari menegaskan bahwa proyek seperti kereta cepat Whoosh harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa.

“Ini tidak akan visible, tidak akan pernah balik ini investasinya. Bagaimana juga begitu ini bukan perkara untung-rugi desain pergerakan dan saya juga tidak selalu pemerintah dampak itu pada rakyat dulu,” tutupnya.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gibran Jenguk Umar di RS Pelni, Pengemudi Ojek Online Korban Demo

    Gibran Jenguk Umar di RS Pelni, Pengemudi Ojek Online Korban Demo

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 169
    • 0Komentar

    RS Pelni menyebutkan ada total 24 orang pasien korban demo yang masuk IGD, salah satunya Moh Umar Amarudin, pengemudi ojek online (ojol) yang terluka saat unjuk rasa. VP Corporate Secretary and Legal PT RS Pelni Abdul Aziz Purnomo mengatakan di Jakarta, Sabtu, dari 24 tersebut 19 orang terindikasi rawat jalan dari IGD. “Lima di antaranya […]

  • Wapres Gibran Rakabuming Raka

    Wapres Gibran Targetkan Proyek MRT Jakarta Fase 2A Rampung 2027–2029

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pembangunan MRT Jakarta Fase 2A harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan serta jadwal penyelesaian yang ditargetkan, yaitu tahun 2027 untuk segmen Bundaran HI—Harmoni dan tahun 2029 untuk segmen Harmoni—Kota. Arahan tersebut disampaikan Gibran langsung kepada Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, saat kunjungan kerja ke lokasi […]

  • Selvi Gibran Buka INACRAFT

    Selvi Gibran Buka INACRAFT October 2025: Angkat Kriya ke Level Global

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Dengan semangat anak muda, INACRAFT October 2025 Vol.4 – Youthpreneurs resmi dibuka oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (2/10/2025). Mengusung tema “Craft, Culture, and Future”, pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini menempatkan generasi muda sebagai motor utama dalam merawat budaya sekaligus melahirkan inovasi kreatif untuk masa depan. Kegiatan […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Pastikan Tak Lari ke Dolar, Menkeu Purbaya Tinjau Penyerapan Dana Rp55 Triliun di BNI

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau proses penyerapan anggaran dari penempatan dana pemerintah sebesar Rp55 triliun saat menyambangi kantor PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada Senin (29/9). “Saya datang ke bank itu untuk memastikan mereka bisa menyalurkan kredit itu. Saya ingin tahu juga proyeksi kredit mereka seperti apa ke depan,” kata Purbaya di […]

  • Ilustrasi Hukum

    RUU Penyesuaian Pidana Disiapkan untuk Selaraskan Hukum Nasional dengan KUHP Baru

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyesuaian Pidana merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan sistem hukum pidana nasional dengan perkembangan hukum modern serta implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. RUU Penyesuaian Pidana, kata dia, dibentuk untuk melaksanakan Pasal 613 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang akan […]

  • Hangatnya Jamuan Working Lunch Presiden Prabowo untuk Presiden Peru

    Hangatnya Jamuan Working Lunch Presiden Prabowo untuk Presiden Peru

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Suasana hangat mengiringi working lunch yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 11 Agustus 2025, saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjamu Presiden Republik Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra, beserta delegasi resmi. Di tengah percakapan membahas peluang kerja sama strategis, aroma rempah khas Nusantara berpadu wangi segar masakan yang tersaji, menciptakan perpaduan diplomasi dan […]

expand_less