Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Irama Kerja Presiden Habibie

Irama Kerja Presiden Habibie

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Pemerintahan Presiden Soeharto berakhir dalam sebuah upacara mendadak di Ruang Kredensial Istana Merdeka pada 21 Mei 1998. Dalam acara singkat yang disiarkan langsung melalui televisi, sesaat setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri, maka Wakil Presiden Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie mengucapkan sumpah di hadapan Ketua Mahkamah Agung untuk memulai tugasnya sebagai Presiden Republik Indonesia yang ketiga.

Presiden Habibie tinggal di kediaman pribadi di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, dan berkantor di Istana Merdeka. Ia menggunakan kantor di Bina Graha hanya pada saat-saat tertentu, misalnya bila memimpin Sidang Kabinet Terbatas. Untuk itu, dilakukan berbagai penyesuaian untuk membuat ruang kerja di Istana Merdeka itu memenuhi syarat guna menunjang kerja seorang Presiden yang akrab dengan teknologi baru. Sebuah setelan sofa dari kulit bergaya Chesterfield ditempatkan di ruang kerja. Di atas meja kerja ditempatkan dua komputer.

Irama kerja Presiden Habibie berbeda dengan irama kerja kedua pendahulunya. Sebagai orang yang bekerja tanpa henti hingga larut malam, Pak Habibie baru memulai acaranya di Istana Merdeka pada pukul sepuluh pagi. Kadang-kadang ia tidak keluar dari Istana hingga menjelang tengah malam. Pada hari Sabtu, ia mengkhususkan waktunya di Istana Merdeka untuk menerima wartawan yang hendak mewawancarainya.

Untuk menerima tamu-tamu di antara dua kegiatan di Istana Negara dan Istana Merdeka, Presiden Habibie kadang-kadang menggunakan salah satu ruang di Puri Bhakti Renatama. Ini juga demi alasan praktis karena gedung itu terletak dalam perjalanan antara kedua Istana.

Untuk jumpa pers, ia sering mengundang para wartawan ke Wisma Negara. Presiden Habibie juga sering memanfaatkan ruang makan yang berbeda untuk acara santap siangnya. Ia sering membawa sendiri makan siangnya dari rumah.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaesang: Bung Karno Idola Saya, Berpolitik di Usia Muda

    Kaesang: Bung Karno Idola Saya, Berpolitik di Usia Muda

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep berziarah dan menabur bunga di makam Proklamator sekaligus Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur. Putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu menyebut dirinya mengidolakan sosok Bung Karno yang memulai karier politiknya sejak muda. “Beliau itu kan dulu pertama kali berpolitik juga […]

  • Motivator Merry Riana Dilantik Jadi Duta Catur Indonesia

    Motivator Merry Riana Dilantik Jadi Duta Catur Indonesia

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB PERCASI) melantik motivator Merry Riana sebagai Duta Catur Indonesia. Ketua Umum PB PERCASI Utut Adianto mengatakan kehadiran Merry Riana diharapkan mengenalkan catur ke lebih banyak kalangan mengingat perannya sebagai motivator bisa merambah ke berbagai lapisan. “Ya catur memang sudah terkenal karena salah satu permainan paling tua di dunia. […]

  • CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda

    WWF Indonesia Puji Menteri Raja Juli Antoni: Bawa Napas Segar bagi Tata Kelola Kehutanan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kinerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kembali mendapat sorotan positif. Dia masuk dalam daftar 10 menteri dengan kinerja terbaik versi Survei IndoStrategi. Ini menjadi sebuah capaian yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap arah kebijakan lingkungan dan kehutanan nasional. Apresiasi juga datang dari organisasi lingkungan WWF Indonesia. Mereka menilai kepemimpinan Raja Juli Antoni menghadirkan semangat baru […]

  • Hutan Tesso Nilo

    Konflik Hutan Tesso Nilo, Kementerian HAM Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPR

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi Komisi XIII DPR RI terkait konflik tata kelola hutan dan pertanahan di Provinsi Riau, khususnya di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM, Munafrizal Manan, menegaskan pihaknya akan memastikan tidak ada hak asasi masyarakat di kawasan tersebut yang terlanggar. […]

  • Ini Makna Wapres Gibran Kenakan Busana Adat Kerawang Gayo di Upacara HUT RI

    Ini Makna Wapres Gibran Kenakan Busana Adat Kerawang Gayo di Upacara HUT RI

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bersama Ibu Selvi Gibran Rakabuming menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/08/2025). Wapres dan Ibu Selvi tiba sekitar pukul 09.35 WIB dengan didampingi kedua putra-putrinya, Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah. Setibanya di Istana, Wapres beserta keluarga terlebih dahulu menyapa para […]

  • Justin Adrian Untayana,

    DBH DKI Jakarta Dipotong Rp15 Triliun, PSI Desak Pemprov Hentikan Pemborosan APBD

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mengumumkan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Pemprov DKI Jakarta dipangkas dari Rp26 triliun menjadi Rp11 triliun. Pemangkasan Rp15 triliun ini dipastikan berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana, menilai kondisi ini harus dijadikan momentum […]

expand_less