Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Kepada 141 Tokoh

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Kepada 141 Tokoh

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 190
  • comment 0 komentar

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada para tokoh di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025. Tanda Bintang Republik Indonesia Utama, Bintang Mahaputera Adipurna, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Kemanusiaan, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Sakti dianugerahkan kepada para tokoh nasional.

“Saya ingin menyampaikan atas nama negara dan bangsa, sekali lagi terima kasih atas jasa-jasa pengabdian saudara-saudara sekalian dan mereka-mereka yang orang tuanya tidak hadir, ahli waris juga, atas nama negara dan bangsa terima kasih. Kami, Republik Indonesia, atas pengabdian saudara-saudara sekalian. Semoga jasa-jasa saudara-saudara terus menjadi warisan bagi generasi penerus,” ucap Presiden Prabowo.

Secara resmi, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada 141 penerima. Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama diberikan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 73/TK/Tahun 2025 tanggal 25 Agustus 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada, yaitu:

  1. Puan Maharani;
  2. Ahmad Muzani;
  3. Sultan Bachtiar Najamudin;
  4. Sufmi Dasco Ahmad;
  5. Zulkifli Hasan;
  6. Dr. H. Wiranto;
  7. Agum Gumelar;
  8. Subagyo Hadi Siswoyo;
  9. A.M. Hendropriyono;
  10. Almarhum Moerdiono;
  11. Almarhum Hoegeng Iman Santoso;
  12. Almarhumah Rachmawati Soekarnoputri;
  13. Almarhum Abdul Rachman Ramly;
  14. Almarhum Aloysius Benedictus Mboi; dan
  15. Almarhum Mohammad Noer.

Presiden Prabowo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada 88 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Abdul Muhaimin Iskandar;
  2. Bahlil Lahadalia;
  3. Saifullah Yusuf;
  4. Andi Amran Sulaiman;
  5. Rd. Mohammad Marty Natalegawa;
  6. Retno Lestari Priansari Marsudi;
  7. Juwono Sudarsono;
  8. H. Noer Hassan Wirajuda;
  9. Almarhum Iskandar Muda Baharuddin Lopa;
  10. Almarhum Ida Cokorda Pemecutan XI;
  11. Almarhum Dading Kalbuadi;
  12. Almarhum Solihin Gautama Purwanegara;
  13. Almarhum Chalimi Imam Santosa;
  14. Purnomo Yusgiantoro;
  15. Tarub;
  16. Suhartoyo;
  17. Herman Bernhard Leopold Mantiri;
  18. Dino Pati Djalal;
  19. Almarhum Bismar Siregar;
  20. Almarhum Sayidiman Suryohadiprojo;
  21. Almarhum Mochamad Jasin;
  22. Almarhum Hartono Rekso Dharsono;
  23. Almarhum Kemal Idris;
  24. Burhanuddin Abdullah;
  25. Terawan Agus Putranto;
  26. Hashim Sujono Djojohadikusumo;
  27. Agus Harimurti Yudhoyono;
  28. Sugiono;
  29. Abdul Mu’ti;
  30. Fadli Zon;
  31. Andi Syamsuddin Arsyad;
  32. Almarhum Suhardi;
  33. Siti Hardjanti Wismoyo;
  34. Prasetyo Hadi;
  35. Teddy Indra Wijaya;
  36. Meutya Viada Hafid;
  37. Muhammad Yusuf Ateh;
  38. Ivan Yustiavandana;
  39. Dadan Hindayana;
  40. Perry Warjiyo;
  41. Miftachul Akhyar;
  42. Haedar Nashir;
  43. Sigit Puji Santosa;
  44. Syamsudin;
  45. Johanes Gluba Gebze;
  46. Herlina Christine Natalia Hakim;
  47. Francisco Xavier Lopes da Cruz;
  48. Almarhum Fahmi Idris;
  49. Almarhum F.X. Sudjasmin;
  50. Almarhum Wiyogo Atmodarminto;
  51. Almarhum Mung Parhadimulyo;
  52. Almarhum Yusuf Hasyim;
  53. Almarhum Maimun Zubair;
  54. Almarhum Abdullah Abbas;
  55. Almarhum Rais Abin;
  56. Almarhum Jose Fernando Osorio Soares;
  57. Almarhum Abílio José Osório Soares;
  58. Almarhum Arnaldo dos Reis Araújo;
  59. Almarhum Soekitman;
  60. Zacky Anwar Makarim;
  61. Yusuf AR;
    62.Maher Al Gadri;
  62. Almarhum Muhammad Maksum;
  63. Juri Ardiantoro;
  64. Sudaryono;
  65. Angga Raka Prabowo;
  66. Anwar Iskandar;
  67. Almarhum Soepriyatno;
  68. Angky Retno Yudianti;
  69. Widjono Hardjanto;
  70. Almarhum Abidin;
  71. Abdul Ghofur;
  72. Soegeng Sarjadi;
  73. Simon Aloysius Mantiri;
  74. Abdussamad Sulaiman HB (H. Sulaiman);
  75. Abdul Rasyid (Haji Rasyid);
  76. Nanik Sudaryati Deyang;
  77. Willy Ananias Gara;
  78. Amzulian Rifai;
  79. Isma Yatun;
  80. Lydia Silvanna Djaman;
  81. Teddy Sutadi Kardin;
  82. Taufiq Ismail;
  83. Muhammad Ainun Najib;
  84. Almarhum Cornel Simanjuntak;
  85. Asep Saifuddin Chalim;
  86. Almarhum Benyamin Sueb; dan
  87. Almarhumah Titiek Puspa.

Selain itu, Kepala Negara juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 75/TK/Tahun 2025 kepada 9 penerima, antara lain:

  1. Teungku Nyak Sandang bin Lamudin;
  2. Carina Citra Dewi Joe;
  3. Azwar Syam;
  4. Sadiman;
  5. Seto Mulyadi;
  6. Senny Marbun;
  7. Afdiharto Mardi Lestari;
  8. Almarhum Atmakusumah Astraatmadja; dan
  9. Andi Ramang.

Tanda Kehormatan Bintang Kemanusiaan juga diberikan oleh Presiden Prabowo kepada Diana Cristina Da Costa Ati, Abdul Muis, dan Aipda Muhammad Irvan. Penganugerahan tanda kehormatan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 76/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kemanusiaan.

Sementara itu, Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma diberikan kepada 8 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 77/TK/Tahun 2025 tanggal 25 Agustus 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Ja’un S. Mihardja;
  2. Slamet Rahardjo Djarot T;
  3. Waldjinah;
  4. I Nyoman Nuarta;
  5. Almarhum Muhammad Idris Sardi;
  6. Almarhum Mochtar Lubis;
  7. Almarhum Prof. Dr. Sukmono Hadi; dan
  8. Almarhum Soedjarwoto Soemarsono (Gombloh).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Sakti berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 78/TK/Tahun 2025. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada 18 penerima, yaitu:

  1. Francisco Deodato Osorio Soares;
  2. Vidal Domingos Doutel Sarmento;
  3. Agostinho Boavida Ximenes Sera Malic;
  4. Joao Angelo de Sousa Mota;
  5. Almarhum Isa Mangun;
  6. Almarhum Willie Firdaus;
  7. Almarhum Martinho Fernandes;
  8. Almarhum Joaquim Monteiro;
  9. Almarhum Alfonso Henrique Pinto;
  10. Almarhum Juliao Fraga;
  11. Almarhum Claudio Vieira;
  12. Almarhum Jose Fernandes;
  13. Almarhum Roberto Li;
  14. Almarhum Jose Da Conceicao;
  15. Almarhum Edmundo da Silva;
  16. Almarhum Joao da Silva Tavares;
  17. Almarhum Hein Mantundoy; dan
  18. Aries Marsudiyanto.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para kepala lembaga negara, para menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSI Jajaki Program Pemberdayaan Perempuan

    PSI Jajaki Program Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Muara Gembong

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Tim Kolaborasi Bidang Perempuan dan Keluarga bersama Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan kunjungan ke komunitas perempuan pesisir di wilayah Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Kunjungan ini merupakan langkah awal menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat pesisir, khususnya kelompok perempuan, sebagai bagian dari komitmen PSI memperkuat kerja-kerja […]

  • Jabat Ketua DPC, Keponakan Jokowi Gabung PSI

    Jabat Ketua DPC, Keponakan Jokowi Gabung PSI

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Putra dari Idayati, adik kandung Jokowi, yaitu Adityo Rimbo Galih Samudra, bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dia dipercaya sebagai Ketua DPC PSI Kecamatan Banjarsari,Solo. “Mas Tyo login menjelang Kongres PSI di Solo, dan setahu saya sudah terlibat di beberapa kegiatan PSI, termasuk saat Kongres ikut mengantarkan Mas Kaesang maju ke dekat podium,” ujar Ketua […]

  • Dari Pencak Silat ke Pacu Jalur, Kreativitas Anak Negeri di HUT RI di Istana

    Dari Pencak Silat ke Pacu Jalur, Kreativitas Anak Negeri di HUT RI di Istana

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Suasana peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 17 Agustus 2025, tidak hanya diwarnai prosesi khidmat upacara, tetapi juga meriah oleh rangkaian pagelaran seni dan budaya. Dari pencak silat hingga musik modern, semua ditampilkan sebagai simbol kekayaan sekaligus keberagaman bangsa. Aktor sekaligus pesilat Iko Uwais menjadi salah satu […]

  • Raja Juli Antoni

    Kinerja Baik Menteri Raja Juli Antoni Cerminan Sinergi Komisi IV dan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Masuknya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam daftar 10 menteri dengan kinerja terbaik versi Survei IndoStrategi mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv. Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari kemauan Raja Juli untuk belajar, berdiskusi dan berkolaborasi dengan DPR, khususnya Komisi IV. “Artinya kalau kinerja kementerian baik, berarti DPR-nya baik, terutama Komisi […]

  • Komedian Bedu

    Bedu Serahkan Rumah dan Mobil ke Istri: Saya Cuman Bawa ATM Kosong

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Komedian Bedu mantap menjalani proses perceraian dari sang istri, Irma Kartika. Pemilik nama asli Harabdu Tohar itu telah menghadiri sidang cerai perdana dengan agenda mediasi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (30/09/2025). Bedu menegaskan bahwa tidak ada perebutan harta bersama. Ia bahkan memilih menyerahkan seluruh aset berharga kepada Irma Kartika. “Nggak ada perebutan apa-apaan, cuma […]

  • Sekelumit Sejarah Istana Merdeka

    Sekelumit Sejarah Istana Merdeka

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Istana Merdeka berawal dari sebuah istana kolonial yang dibangun pada 1873-1879 untuk gubernur jenderal Hindia Belanda, yang awalnya dikenal sebagai Paleis Koningsplein dan kemudian Istana Gambir. Setelah Indonesia merdeka, namanya diubah menjadi Istana Merdeka. Pada 27 Desember 1949 menjadi lokasi penandatanganan pengakuan kedaulatan RIS. Kini, Istana Merdeka berfungsi sebagai tempat upacara kenegaraan dan kediaman resmi […]

expand_less