Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

Polemik hukum terkait keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin memanas dan kini merembet ke isu hubungan diplomasi antarnegara. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara dengan nada keras.

Ia memperingatkan bahwa upaya menggugat dokumen pendidikan Gibran dapat menimbulkan dampak serius yang membahayakan posisi Indonesia di kancah internasional.

Setelah sebelumnya isu serupa menimpa Presiden Jokowi, kini giliran Gibran yang dokumen pendidikannya dipersoalkan. Dian, yang baru menjabat sebagai Direktorat Diseminasi Informasi dan Media Sosial DPP PSI, menilai langkah ini bukan lagi sekadar kritik, melainkan serangan sistematis yang merugikan bangsa.

“Penggugat ijazah Pak Jokowi dan Mas Gibran ini sangat berbahaya untuk Indonesia,” ujar Dian melalui akun media sosial X @DianSandiU, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, tindakan tersebut telah berkembang dari sekadar menyerang institusi dalam negeri menjadi serangan terhadap lembaga pendidikan asing yang memiliki reputasi tinggi. Hal itu, kata Dian, bisa memicu ketegangan diplomatik yang tidak perlu.

“Kemarin menghina institusi pendidikan dalam negeri, sekarang menghina institusi pendidikan luar negeri,” tutur Dian. “Bahaya untuk hubungan Indonesia dengan negara-negara yang selama ini sudah terjalin sangat baik,” sambungnya.

Dian menyinggung Singapura, tempat Gibran menempuh sebagian pendidikannya. Ia menyebut negara tersebut sangat bertumpu pada integritas, terutama di sektor pendidikan. Meragukan ijazah dari lembaga pendidikan Singapura, kata Dian, sama saja dengan menuduh mereka bisa “dibeli”.

“Singapura itu negara kecil, kampus di sana sedikit, mereka bertahan karena integritas,” tegasnya.

Ia juga menyindir pihak-pihak yang masih meragukan bukti kelulusan Gibran, padahal dokumentasi resmi seperti foto wisuda sudah terpampang jelas di kampusnya.

“Kalian meragukan ijazah yang mereka keluarkan, kalian ragukan Gibran yang photo wisudanya terpampang di kampus. Apa itu tidak namanya menjelekkan institusi pendidikan mereka?,” pungkasnya.

Di sisi lain, pakar telematika Roy Suryo menjadi salah satu tokoh yang paling vokal mempersoalkan hal ini. Menurutnya, masalah utama bukan pada isu yang beredar di media sosial, melainkan pada pemenuhan syarat formal pencalonan wapres sesuai undang-undang.

Roy merujuk pada UU Pemilu No 7 Tahun 2017 Pasal 169 huruf r serta Peraturan KPU No 19 Tahun 2023, yang mensyaratkan calon minimal berijazah SMA atau sederajat. Ia menekankan bahwa status “sederajat” harus ditetapkan melalui mekanisme penyetaraan resmi pemerintah.

“Jelas ada penjelasan bahwa sederajat yang dimaksud berarti ijazah harus diakui setara SMA melalui keputusan penyetaraan resmi dari Kemendikmenjur atau Kemenag,” ujar Roy.

“Bukan sekadar surat keterangan yang tidak memiliki kekuatan hukum,” tambahnya.

Roy juga menyoroti surat penyetaraan bernomor 9149/D.DI/KS/2019 yang terbit pada 6 Agustus 2019. Ia menduga surat tersebut hanya didasarkan pada fotokopi rapor tanpa dokumen pendukung yang sah, bahkan menyebutnya sebagai “keajaiban dunia ke-9”.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Makna Wapres Gibran Kenakan Busana Adat Kerawang Gayo di Upacara HUT RI

    Ini Makna Wapres Gibran Kenakan Busana Adat Kerawang Gayo di Upacara HUT RI

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bersama Ibu Selvi Gibran Rakabuming menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/08/2025). Wapres dan Ibu Selvi tiba sekitar pukul 09.35 WIB dengan didampingi kedua putra-putrinya, Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah. Setibanya di Istana, Wapres beserta keluarga terlebih dahulu menyapa para […]

  • Bahas Demo, Prabowo Undang 16 Ormas Islam di Hambalang

    Bahas Demo, Prabowo Undang 16 Ormas Islam di Hambalang

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, untuk berdiskusi membahas berbagai tantangan kebangsaan, termasuk cara-cara yang efektif untuk menjaga situasi tetap damai dan kondusif. Informasi mengenai pertemuan itu diungkap oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Nasrullah Larada di […]

  • Raja Juli Antoni

    Kemenhut Era Raja Juli Antoni Terbuka terhadap Akademisi dan Dunia Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Kehutanan se-Indonesia (FOReTIKA) Mujetahid menilai kepemimpinan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni membawa semangat kolaboratif yang kuat. Terutama dalam menjalin sinergi dengan dunia akademik dan lembaga pendidikan tinggi kehutanan di seluruh Indonesia. Sebagai Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin sekaligus Ketua FOReTIKA, Mujetahid memandang Kementerian Kehutanan di bawah kepemimpinan Raja Juli Antoni […]

  • Politikus PSI Bestari Barus

    Tersentuh Pidato Jokowi, Alasan Bestari Barus Gabung PSI

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Eks kader Partai Nasdem, Bestari Barus resmi memutuskan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan itu ia ambil setelah merasa tersentuh oleh pidato Presiden ke-7 Joko Widodo dalam Kongres PSI di Solo beberapa waktu lalu. Barus mengaku pidato Jokowi membuatnya tergugah hingga memilih meninggalkan Nasdem. “Ya, saya juga cukup tersentuh ketika Pak Jokowi dalam pidato […]

  • Ilustrasi Haji

    Prabowo Minta Biaya Haji Turun dan Waktu Tunggu Dipangkas

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menurunkan biaya haji dan mempercepat waktu tunggu keberangkatan jamaah Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi penyelenggaraan ibadah haji nasional. Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahannya, Presiden Prabowo meminta Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan […]

  • Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali

    Ahmad Ali Tekankan PSI Harus Menang Besar di Pemilu 2029

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menegaskan tekad partainya adalah menang besar pada Pemilu 2029. “Pertanyaannya bukan lagi apakah PSI akan lolos (ke Senayan) pada Pemilu 2029, PSI harus bertekad menjadi pemenang, bertekad menang besar,” kata Ahmad Ali usai dilantik sebagai Ketua Harian DPP PSI periode 2025–2030 di The Club Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, 26 […]

expand_less