Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 210
  • comment 0 komentar

Polemik hukum terkait keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin memanas dan kini merembet ke isu hubungan diplomasi antarnegara. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara dengan nada keras.

Ia memperingatkan bahwa upaya menggugat dokumen pendidikan Gibran dapat menimbulkan dampak serius yang membahayakan posisi Indonesia di kancah internasional.

Setelah sebelumnya isu serupa menimpa Presiden Jokowi, kini giliran Gibran yang dokumen pendidikannya dipersoalkan. Dian, yang baru menjabat sebagai Direktorat Diseminasi Informasi dan Media Sosial DPP PSI, menilai langkah ini bukan lagi sekadar kritik, melainkan serangan sistematis yang merugikan bangsa.

“Penggugat ijazah Pak Jokowi dan Mas Gibran ini sangat berbahaya untuk Indonesia,” ujar Dian melalui akun media sosial X @DianSandiU, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, tindakan tersebut telah berkembang dari sekadar menyerang institusi dalam negeri menjadi serangan terhadap lembaga pendidikan asing yang memiliki reputasi tinggi. Hal itu, kata Dian, bisa memicu ketegangan diplomatik yang tidak perlu.

“Kemarin menghina institusi pendidikan dalam negeri, sekarang menghina institusi pendidikan luar negeri,” tutur Dian. “Bahaya untuk hubungan Indonesia dengan negara-negara yang selama ini sudah terjalin sangat baik,” sambungnya.

Dian menyinggung Singapura, tempat Gibran menempuh sebagian pendidikannya. Ia menyebut negara tersebut sangat bertumpu pada integritas, terutama di sektor pendidikan. Meragukan ijazah dari lembaga pendidikan Singapura, kata Dian, sama saja dengan menuduh mereka bisa “dibeli”.

“Singapura itu negara kecil, kampus di sana sedikit, mereka bertahan karena integritas,” tegasnya.

Ia juga menyindir pihak-pihak yang masih meragukan bukti kelulusan Gibran, padahal dokumentasi resmi seperti foto wisuda sudah terpampang jelas di kampusnya.

“Kalian meragukan ijazah yang mereka keluarkan, kalian ragukan Gibran yang photo wisudanya terpampang di kampus. Apa itu tidak namanya menjelekkan institusi pendidikan mereka?,” pungkasnya.

Di sisi lain, pakar telematika Roy Suryo menjadi salah satu tokoh yang paling vokal mempersoalkan hal ini. Menurutnya, masalah utama bukan pada isu yang beredar di media sosial, melainkan pada pemenuhan syarat formal pencalonan wapres sesuai undang-undang.

Roy merujuk pada UU Pemilu No 7 Tahun 2017 Pasal 169 huruf r serta Peraturan KPU No 19 Tahun 2023, yang mensyaratkan calon minimal berijazah SMA atau sederajat. Ia menekankan bahwa status “sederajat” harus ditetapkan melalui mekanisme penyetaraan resmi pemerintah.

“Jelas ada penjelasan bahwa sederajat yang dimaksud berarti ijazah harus diakui setara SMA melalui keputusan penyetaraan resmi dari Kemendikmenjur atau Kemenag,” ujar Roy.

“Bukan sekadar surat keterangan yang tidak memiliki kekuatan hukum,” tambahnya.

Roy juga menyoroti surat penyetaraan bernomor 9149/D.DI/KS/2019 yang terbit pada 6 Agustus 2019. Ia menduga surat tersebut hanya didasarkan pada fotokopi rapor tanpa dokumen pendukung yang sah, bahkan menyebutnya sebagai “keajaiban dunia ke-9”.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Gumiwang Kartasasmita

    Program Mobil Nasional Diusulkan Jadi Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa pemerintah tengah memperjuangkan agar program mobil nasional ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). “Kami tentu mendukung dan kami sudah mengusulkan program mobil nasional jadi PSN, proyek strategis nasional,” kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10). Agus menjelaskan bahwa pengusulan status PSN untuk program mobil nasional telah […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Akui Tak Simpan Dendam pada Anies: Politik Harus Rame

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan tidak menyimpan dendam kepada Anies Baswedan, rival politiknya di Pilpres 2024 yang kala itu didukung PKS. “Kita ingin menang tapi kita juga harus siap kalah. Kalau mau belajar kalah, belajar dari Prabowo […]

  • Tol Palembang–Betung

    Gibran Targetkan Tol Palembang–Betung Beroperasi Lebaran 2026, Progres 70,75%

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan semangat dan dukungan kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung. Ruas tol ini ditargetkan bisa beroperasi pada Lebaran 2026, dengan progres konstruksi mencapai 70,75 persen hingga September 2025. “Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan dorongan semangat kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk segera menyelesaikan […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

    Dedi Mulyadi Ancam Hentikan Layanan SPPG Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan akan menghentikan layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti bermasalah dalam penyediaan makanan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kita hentikan SPPG yang mengakibatkan keracunan,” ujarnya di Bandung, Jawa Barat, menyusul kasus keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa penerima Program MBG. Saat ditanya terkait kematian seorang siswa SMKN […]

  • Didampingi Gibran, Prabowo Senang Koordinasi Antar Menteri Efektif

    Didampingi Gibran, Prabowo Senang Koordinasi Antar Menteri Efektif

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menilai koordinasi antarmenteri selama 10 bulan di awal pemerintahan Kabinet Merah Putih berlangsung efektif. Sehingga berbagai target dan renacana strategis dapat tercapai. “Dalam waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan, ternyata mulai terasa dan terlihat bahwa strategi kita benar, kita berada di arah yang […]

  • Prabowo Gibran

    Kepuasan Warga Jatim terhadap Pemerintahan Prabowo Capai 82,2 Persen

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sebanyak 75,5 persen warga Jawa Timur menyatakan puas terhadap kebijakan energi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berdasarkan hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI). “Kebijakan energi menjadi salah satu indikator penting. Warga melihat langkah pemerintah menjaga kemandirian energi dan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) berjalan dengan baik,” ujar Direktur […]

expand_less