Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 226
  • comment 0 komentar

Polemik hukum terkait keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin memanas dan kini merembet ke isu hubungan diplomasi antarnegara. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara dengan nada keras.

Ia memperingatkan bahwa upaya menggugat dokumen pendidikan Gibran dapat menimbulkan dampak serius yang membahayakan posisi Indonesia di kancah internasional.

Setelah sebelumnya isu serupa menimpa Presiden Jokowi, kini giliran Gibran yang dokumen pendidikannya dipersoalkan. Dian, yang baru menjabat sebagai Direktorat Diseminasi Informasi dan Media Sosial DPP PSI, menilai langkah ini bukan lagi sekadar kritik, melainkan serangan sistematis yang merugikan bangsa.

“Penggugat ijazah Pak Jokowi dan Mas Gibran ini sangat berbahaya untuk Indonesia,” ujar Dian melalui akun media sosial X @DianSandiU, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, tindakan tersebut telah berkembang dari sekadar menyerang institusi dalam negeri menjadi serangan terhadap lembaga pendidikan asing yang memiliki reputasi tinggi. Hal itu, kata Dian, bisa memicu ketegangan diplomatik yang tidak perlu.

“Kemarin menghina institusi pendidikan dalam negeri, sekarang menghina institusi pendidikan luar negeri,” tutur Dian. “Bahaya untuk hubungan Indonesia dengan negara-negara yang selama ini sudah terjalin sangat baik,” sambungnya.

Dian menyinggung Singapura, tempat Gibran menempuh sebagian pendidikannya. Ia menyebut negara tersebut sangat bertumpu pada integritas, terutama di sektor pendidikan. Meragukan ijazah dari lembaga pendidikan Singapura, kata Dian, sama saja dengan menuduh mereka bisa “dibeli”.

“Singapura itu negara kecil, kampus di sana sedikit, mereka bertahan karena integritas,” tegasnya.

Ia juga menyindir pihak-pihak yang masih meragukan bukti kelulusan Gibran, padahal dokumentasi resmi seperti foto wisuda sudah terpampang jelas di kampusnya.

“Kalian meragukan ijazah yang mereka keluarkan, kalian ragukan Gibran yang photo wisudanya terpampang di kampus. Apa itu tidak namanya menjelekkan institusi pendidikan mereka?,” pungkasnya.

Di sisi lain, pakar telematika Roy Suryo menjadi salah satu tokoh yang paling vokal mempersoalkan hal ini. Menurutnya, masalah utama bukan pada isu yang beredar di media sosial, melainkan pada pemenuhan syarat formal pencalonan wapres sesuai undang-undang.

Roy merujuk pada UU Pemilu No 7 Tahun 2017 Pasal 169 huruf r serta Peraturan KPU No 19 Tahun 2023, yang mensyaratkan calon minimal berijazah SMA atau sederajat. Ia menekankan bahwa status “sederajat” harus ditetapkan melalui mekanisme penyetaraan resmi pemerintah.

“Jelas ada penjelasan bahwa sederajat yang dimaksud berarti ijazah harus diakui setara SMA melalui keputusan penyetaraan resmi dari Kemendikmenjur atau Kemenag,” ujar Roy.

“Bukan sekadar surat keterangan yang tidak memiliki kekuatan hukum,” tambahnya.

Roy juga menyoroti surat penyetaraan bernomor 9149/D.DI/KS/2019 yang terbit pada 6 Agustus 2019. Ia menduga surat tersebut hanya didasarkan pada fotokopi rapor tanpa dokumen pendukung yang sah, bahkan menyebutnya sebagai “keajaiban dunia ke-9”.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbukti Korupsi Proyek Pemkot Semarang, Mbak Ita Divonis 5 Tahun dn Suami 7 Tahun Penjara

    Terbukti Korupsi Proyek Pemkot Semarang, Mbak Ita Divonis 5 Tahun dn Suami 7 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Mantan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam kasus tindak pidana korupsi di pemerintah kota tersebut pada kurun waktu 2022 hingga 2024. Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Gatot Sarwadi pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jawa Tengah, Rabu, lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum […]

  • Andi Amran Sulaiman

    Mentan Dorong Kaltara Jadi Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi lumbung pangan nasional sekaligus pintu ekspor komoditas strategis ke Malaysia. “Dulu perbatasan identik dengan selundupan pangan. Sekarang kita ubah paradigma, bukan lagi menjaga selundupan, tetapi menanam sendiri komoditas strategis yang dibutuhkan. Inilah pertahanan pangan sekaligus peluang ekspor terbaik bagi Indonesia,” kata Mentan dalam keterangan […]

  • Ini Rute Pengalihan Transjakarta Imbas Demo

    Ini Rute Pengalihan Transjakarta Imbas Demo

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengalihkan layanan di sejumlah rute imbas penutupan di sekitar Jalan Merdeka Selatan arah Balai Kota DKI Jakarta imbas aksi unjuk rasa di kawasan tersebut. “Untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan pelanggan, kami melakukan penyesuaian layanan sesuai kondisi di lapangan. Seluruh informasinya akan diperbaharui secara berkala di aplikasi TJ: Transjakarta dan sosial media. […]

  • Prabowo Gibran

    Papua Rasakan Dampak Program Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Akademisi Universitas Papua (UNIPA) Manokwari, Danni Waimbo, menilai satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menunjukkan komitmen nyata dalam pengentasan kemiskinan di tanah Papua. Menurutnya, berbagai program pro-rakyat yang dijalankan pemerintahan Prabowo-Gibran menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Danni mengatakan, kebijakan yang dijalankan selama satu tahun terakhir mampu menjawab ekspektasi […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Prioritaskan Beasiswa LPDP untuk Fakultas Kedokteran, Target Atasi Kekurangan 140 Ribu Dokter

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Presiden RI Prabowo Subianto akan memprioritaskan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari Kementerian Keuangan untuk fakultas kedokteran, guna mengatasi kekurangan tenaga dokter umum dan spesialis di Indonesia. Langkah ini disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Prabowo menegaskan bahwa Indonesia […]

  • Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo Upacara Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

    Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo Upacara Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer. Acara ini digelar di Pusat Pendidikan dan Latihan Komando Pasukan Khusus (Pusdiklat Kopassus), Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Minggu (10/08/2025). Upacara ini merupakan perwujudan nyata dari visi Asta Cita, khususnya dalam memperkuat postur pertahanan negara. Presiden […]

expand_less