Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PSI Minta Ada Tempat Makan Khusus Kucing untuk Atasi Masalah di Skywalk Jaksel

PSI Minta Ada Tempat Makan Khusus Kucing untuk Atasi Masalah di Skywalk Jaksel

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 180
  • comment 0 komentar

Warga mengeluhkan bau dan banyaknya kotoran kucing di Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kondisi ini membuat pengguna merasa tidak nyaman saat melintas di jembatan penghubung Halte Velbak dan Stasiun Kebayoran Lama.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Francine Widjojo, menilai masalah tersebut terjadi karena banyak makanan kucing ditebar sembarangan sehingga mengundang kucing datang ke area skywalk. Ia pun mengusulkan agar dibuat tempat makan khusus kucing seperti yang sudah dilakukan MRT Jakarta.

“Apa yang dilakukan MRT Jakarta mungkin bisa dicontoh pada Skywalk Kebayoran Baru dan area-area publik lainnya yang ramah hewan. Sejak tahun 2022 MRT Jakarta menyediakan tempat khusus untuk memberi makan kucing-kucing jalanan di area sebelum pintu masuknya,” kata Francine kepada wartawan, Kamis (2/10/2025).

Menurut Francine, keberadaan tempat makan khusus hewan dapat menjaga kebersihan area publik.

“Dengan adanya tempat khusus untuk memberi makanan kepada hewan, akan memudahkan juga kontrol terhadap kebersihan areanya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar memberi makan hewan tidak dilakukan sembarangan.

“Bersikap empati kepada hewan terlantar, seperti memberi makan kucing-kucing jalanan, perlu diimbangi dengan tanggung jawab pada lingkungan, seperti menjaga kebersihan area makan dan minumnya, menggunakan tempat makan yang ramah lingkungan misalnya berbahan kertas, dan bantu pengendalian populasinya dengan sterilisasi,” jelasnya.

Francine menambahkan, Fraksi PSI telah memperjuangkan penambahan kuota sterilisasi kucing lokal gratis oleh Pemprov DKI Jakarta, dari semula 9.000 ekor pada 2024 menjadi 21.000 ekor di tahun 2025.

Keluhan Warga

Pantauan di lapangan, Selasa (30/9), kotoran kucing banyak terlihat di dekat pintu keluar-masuk Stasiun Kebayoran Lama. Kotoran ada di beberapa titik, baik yang masih basah maupun sudah mengering, bahkan ada yang terinjak pengguna sehingga menyebar ke lantai.

Sultan (20), mahasiswa yang setiap hari menggunakan skywalk, mengaku sangat terganggu.

“Saya kan sering berangkat jam 5. Itu kotoran kucingnya masih baru. Lagi jalan, bengong dikit, udah tuh kelar (akan menginjak kotoran),” kata Sultan, Selasa (23/9/2025).

Ia menilai pemberian makan kucing di skywalk bukan langkah bijak dan meminta adanya kebijakan yang jelas demi kenyamanan pengguna transportasi umum.

Warga lainnya, Maudy (21), juga merasa terganggu saat melintas.

“Iya tahu, ini beberapa lihat ada bekasnya ya. Itu tadi udah kering. Nggak nyaman ya, terutama baunya pas kita lewat jalan gitu,” kata Maudy.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menhut Raja Juli Antoni

    Menhut Raja Juli Antoni Lepasliarkan Satwa Langka Dunia di Ambang Punah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pelepasliaran 20 ekor Kura-Kura Leher Ular Rote (Chelodina mccordi) — satwa endemik Indonesia yang terancam punah — ke habitat aslinya di Danau Ledulu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Dengan status konservasi kritis, mengindikasikan bahwa populasi alaminya berada di ambang kepunahan. Oleh karena itu pemerintah menetapkan kura-kura […]

  • Presiden Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Komando Operasi Khusus AS

    Presiden Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Komando Operasi Khusus AS

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan Komandan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat, Jenderal Bryan Fenton di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 4 Agustus 2025. Pertemuan Presiden Prabowo bersama Jenderal Fenton menjadi bagian dari penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat khususnya di bidang pertahanan. Pertemuan Presiden dan Jenderal Fenton berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Jenderal […]

  • Terbukti Korupsi Proyek Pemkot Semarang, Mbak Ita Divonis 5 Tahun dn Suami 7 Tahun Penjara

    Terbukti Korupsi Proyek Pemkot Semarang, Mbak Ita Divonis 5 Tahun dn Suami 7 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Mantan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam kasus tindak pidana korupsi di pemerintah kota tersebut pada kurun waktu 2022 hingga 2024. Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Gatot Sarwadi pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jawa Tengah, Rabu, lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum […]

  • Mengenal Istana Negara

    Mengenal Istana Negara

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Istana Negara adalah kediaman utama presiden Indonesia yang terletak di Jalan veteran, Jakarta Pusat. Istana Negara juga terletak satu kompleks dengan Istana Merdeka yang letaknya di bagian selatan Istana ini. Dengan total luas keseluruhannya mencapai 68,000 m², kompleks ini meliputi 3 bangunan penting lainnya seperti Bina Graha, sekretaris kabinet dan kantor Kementerian Sekretariat Negara Republik […]

  • Raja Juli Antoni

    Raja Juli Antoni: Perpres 110/2025 Tonggak Baru Ekonomi Hijau Indonesia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Nomor 110 Tahun 2025 merupakan salah satu wujud nyata komitmen pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat ekonomi hijau Indonesia. “Perpres Nomor 110 Tahun 2025 ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat investasi hijau, memperkuat green growth, serta memaksimalkan kontribusi Indonesia terhadap target iklim nasional dan global,” kata Menhut Raja Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Senin […]

  • PKB Desak Pemerintah Perbaiki Coretax dan CRM Demi Capai Target Pajak 2026

    PKB Desak Pemerintah Perbaiki Coretax dan CRM Demi Capai Target Pajak 2026

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Ratna Juwita Sari menegaskan bahwa pemerintah harus segera memperbaiki sistem Coretax dan Compliance Risk Management (CRM) demi mewujudkan target rasio penerimaan pajak tahun 2026 sebesar 12,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), atau senilai Rp2.692,1 triliun, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Jika perbaikan tidak dilakukan segera, […]

expand_less