Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bahas Demo, Prabowo Undang 16 Ormas Islam di Hambalang

Bahas Demo, Prabowo Undang 16 Ormas Islam di Hambalang

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 319
  • comment 0 komentar

Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, untuk berdiskusi membahas berbagai tantangan kebangsaan, termasuk cara-cara yang efektif untuk menjaga situasi tetap damai dan kondusif.

Informasi mengenai pertemuan itu diungkap oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Nasrullah Larada di Jakarta, Sabtu malam, 30/8/2025. Pertemuan Presiden Prabowo dengan perwakilan dari 16 ormas Islam tersebut, di antaranya Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU),, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), al-Irsyad, Persatuan Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lainnya.

Nasrullah, dalam siaran resminya itu, menilai pertemuan dengan Presiden Prabowo merupakan sesuatu yang positif sehingga perlu didukung oleh seluruh elemen bangsa untuk menjaga situasi di dalam negeri tetap kondusif.

“Pertemuan ini adalah sinyal yang sangat positif dan tepat bagi bangsa kita. Di saat suasana memanas, justru komunikasi dan silaturahmi antarelemen bangsa harus kita perkuat. Keluarga Besar PII percaya bahwa jalan dialog adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan setiap permasalahan bangsa, bukan dengan aksi anarkis dan vandalisme yang justru merugikan kita semua, dan menodai nilai-nilai keadilan yang kita perjuangkan,” kata Nasrullah Larada selepas pertemuan.

Dalam pertemuan itu, Nasrullah menyebut Presiden Prabowo mengajak seluruh ormas Islam yang hadir untuk bersama-sama dengan pemerintahlah menjaga situasi di masyarakat semakin kondusif. PII, sebagaimana disampaikan Nasrullah, mendukung keinginan Presiden Prabowo itu.

Oleh karena itu, Nasrullah menyebut dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh kader aktivis dan alumni Keluarga Besar PII, kemudian generasi muda, dan masyarakat pada umumnya untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan hasutan-hasutan yang dapat memecah-belah bangsa.

“Kepada seluruh elemen bangsa, mari kita jaga bersama suasana yang kondusif. Kita kembalikan segala perbedaan pendapat kepada koridor hukum dan konstitusi. Aksi kekerasan, pembakaran, dan perusakan fasilitas umum dan negara bukanlah solusi, melainkan awal dari kehancuran. Mari kita wujudkan perdamaian melalui dialog dan persaudaraan,” kata Nasrullah.

Situasi di beberapa daerah di Jakarta, dan kota-kota lainnya antara lain di Bandung, Makassar, Surabaya, Yogyakarta memanas setelah massa aksi yang memprotes brutalitas polisi bentrok dengan aparat yang berupaya membubarkan massa. Protes massa, yang semula terkait dengan penolakan terhadap tunjangan rumah anggota DPR RI, kemudian terpusat kepada insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri yang melindas Affan Kurniawan, seorang pemuda berusia 21 tahun dan pengendara ojek online (ojol), meninggal dunia.

Peristiwa tragis tersebut kemudian menyulut luapan kemarahan massa aksi, yang lanjut berunjuk rasa, dari Kamis (28/8), Jumat (29/8), hingga Sabtu siang.

Terkait insiden rantis Brimob yang melindas Affan, Nasrullah menyebut PII mendorong aparat penegak hukum bekerja profesional dan transparan dalam menindak para pelaku, yang seluruhnya polisi.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudara kita. Kami mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional dan transparan dalam mengusut tuntas peristiwa ini agar keadilan benar-benar ditegakkan dan tidak ada pihak yang merasa dikorbankan,” sambung dia.

Dalam pertemuan itu, merujuk pada foto yang dibagikan, Muhammadiyah diwakili oleh Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Abdul Mu’ti, sementara NU diwakili oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf. Keduanya merupakan menteri Kabinet Merah Putih, yaitu Prof. Abdul Mu’ti saat ini menjabat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Saifullah menjabat Menteri Sosial.

Di Hambalang hari ini, selain berdiskusi dengan perwakilan dari 16 ormas Islam, Presiden juga menggelar rapat terbatas bersama beberapa menterinya, kemudian Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piyu Padi dan Badai Pilih Obrolan Ringan Saat Nongkrong

    Piyu Padi dan Badai Pilih Obrolan Ringan Saat Nongkrong, Bukan Soal Musik

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Dikenal vokal memperjuangkan hak cipta dan royalti musik, Piyu Padi dan Badai ternyata punya cara sederhana untuk melepas penat. Saat nongkrong berdua, mereka justru menghindari topik berat seputar industri musik. Badai menegaskan, momen kumpul bukanlah waktu menambah beban pikiran.“Nggak lah, kita nggak usah bikin pusing juga,” ujar Badai santai saat keduanya hadir dalam pembukaan kembali […]

  • Gibran: Jangan Termakan Hoax IKN Mangkrak!

    Gibran: Jangan Termakan Hoax IKN Mangkrak!

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan bahwa arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak lagi bersifat Jawa-sentris. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Pangalangok Jilah di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (23/08/2025). “Bapak Presiden Prabowo ini berkomitmen untuk yang namanya pembangunan itu tidak lagi […]

  • Rohmat Marzuki

    Kementerian Kehutanan Nobatkan Kalsel sebagai Provinsi Terbaik Kelima di Bidang Penyuluhan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mencatat prestasi di bidang kehutanan. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan penghargaan sebagai Penyelenggara Penyuluhan Kehutanan 2025 terbaik kelima se-Indonesia kepada Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, mewakili Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Kehutanan 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa […]

  • Didampingi Gibran, Prabowo Senang Koordinasi Antar Menteri Efektif

    Didampingi Gibran, Prabowo Senang Koordinasi Antar Menteri Efektif

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menilai koordinasi antarmenteri selama 10 bulan di awal pemerintahan Kabinet Merah Putih berlangsung efektif. Sehingga berbagai target dan renacana strategis dapat tercapai. “Dalam waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan, ternyata mulai terasa dan terlihat bahwa strategi kita benar, kita berada di arah yang […]

  • Menhut Raja Juli Antoni

    Menhut Raja Juli Antoni Lepasliarkan Satwa Langka Dunia di Ambang Punah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pelepasliaran 20 ekor Kura-Kura Leher Ular Rote (Chelodina mccordi) — satwa endemik Indonesia yang terancam punah — ke habitat aslinya di Danau Ledulu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Dengan status konservasi kritis, mengindikasikan bahwa populasi alaminya berada di ambang kepunahan. Oleh karena itu pemerintah menetapkan kura-kura […]

  • Ilustrasi Hukum

    RUU Penyesuaian Pidana Disiapkan untuk Selaraskan Hukum Nasional dengan KUHP Baru

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyesuaian Pidana merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan sistem hukum pidana nasional dengan perkembangan hukum modern serta implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. RUU Penyesuaian Pidana, kata dia, dibentuk untuk melaksanakan Pasal 613 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang akan […]

expand_less