Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sita Enam Aset Kusnadi, KPK Ungkap Aliran Suap Rp32,2 Miliar dalam Kasus Hibah Jatim

Sita Enam Aset Kusnadi, KPK Ungkap Aliran Suap Rp32,2 Miliar dalam Kasus Hibah Jatim

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 196
  • comment 0 komentar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penyitaan enam aset milik mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi (KUS), terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) di Pemprov Jatim tahun anggaran 2019–2022.

“Dalam perkara ini, KPK telah melakukan penyitaan terhadap aset milik KUS yang meliputi tiga bidang tanah dengan total luas mencapai 10.566 meter persegi di Kabupaten Tuban, dua bidang tanah beserta bangunan dengan total luas 2.166 meter persegi di Kabupaten Sidoarjo, serta satu unit kendaraan roda empat bermerek Mitsubishi Pajero,” ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (2/10) malam.

Uang Suap Rp32,2 Miliar

Kusnadi disebut menerima Rp32,2 miliar dari dana hibah, baik melalui transfer ke rekening istri dan staf pribadinya maupun secara tunai dari para koordinator lapangan (korlap).

“Dengan rincian, dari JPP sejumlah Rp18,6 miliar atau 20,2 persen dari total dana hibah yang dikelola sebesar Rp91,7 miliar; dari HAS sejumlah Rp11,5 miliar atau 30,3 persen dari total dana hibah yang dikelola sebesar Rp30 miliar; serta dari SUK bersama WK dan AR sebesar Rp2,1 miliar atau 21 persen dari dana hibah yang dikelola sebesar Rp10 miliar,” jelas Asep.

Skema Jatah Hibah

Kasus ini bermula dari dugaan pertemuan pimpinan DPRD Jatim bersama fraksi untuk menentukan jatah hibah pokok pikiran (pokir) bagi setiap anggota DPRD periode 2019–2022. Kusnadi disebut mendapat jatah total Rp398,7 miliar selama empat tahun, dengan rincian Rp54,6 miliar (2019), Rp84,4 miliar (2020), Rp124,5 miliar (2021), dan Rp135,2 miliar (2022).

Dana tersebut didistribusikan ke sejumlah korlap, di antaranya JPP (Blitar dan Tulungagung), HAS (Gresik, Bojonegoro, Malang, Pacitan, Trenggalek, Pasuruan), serta SUK, WK, dan AR (Tulungagung). Mereka membuat proposal, rencana anggaran biaya (RAB), dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) untuk kemudian dibagi komitmennya.

Skema pembagian disebut meliputi Kusnadi 15–20 persen, korlap 5–10 persen, pengurus pokmas 2,5 persen, dan admin proposal/LPJ 2,5 persen.

“Bayangkan, dari anggaran yang 100 persen, kemudian hanya 55 persen (untuk masyarakat, red.). Itu pun kemudian belum diambil keuntungannya oleh yang pelaksana,” kata Asep.
“Nah pelaksana misalkan mengambil 10 atau 15 persen. Jadi, yang nanti diterapkan hanya sekitar 40 persenan dari nilai anggarannya. Tentu saja ini sangat berpengaruh terhadap kualitas bangunan yang ada atau kualitas pekerjaan, jalan mudah rusak, bangunan mudah roboh, dan lain-lain, seperti itu imbasnya,” lanjutnya.

21 Tersangka Ditetapkan

Dana hibah tersebut dicairkan melalui rekening Bank Jatim atas nama pokmas. Seluruh dana diambil para korlap untuk dibagi ke pengurus pokmas, admin LPJ, serta aspirator atau anggota DPRD Jatim yang disebut mendapat “ijon” di awal.

KPK sebelumnya menetapkan 21 tersangka dalam kasus ini. Mereka terdiri dari empat penerima suap dan 17 pemberi suap.

Penerima suap:

  1. Kusnadi (Ketua DPRD Jatim 2019–2024)

  2. Anwar Sadad (Wakil Ketua DPRD Jatim 2019–2024)

  3. Achmad Iskandar (Wakil Ketua DPRD Jatim 2019–2024)

  4. Bagus Wahyudiono (Staf Anwar Sadad)

Pemberi suap: Mahfud, Fauzan Adima, Jon Junaidi, Ahmad Heriyadi, Ahmad Affandy, Abdul Motollib, Moch. Mahrus, A. Royan, Wawan Kristiawan, Sukar, Ra Wahid Ruslan, Mashudi, M. Fathullah, Achmad Yahya, Ahmad Jailani, Hasanuddin, dan Jodi Pradana Putra.

Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) Desember 2022 terhadap Wakil Ketua DPRD Jatim 2019–2024, Sahat Tua Simanjuntak.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda

    WWF Indonesia Puji Menteri Raja Juli Antoni: Bawa Napas Segar bagi Tata Kelola Kehutanan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kinerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kembali mendapat sorotan positif. Dia masuk dalam daftar 10 menteri dengan kinerja terbaik versi Survei IndoStrategi. Ini menjadi sebuah capaian yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap arah kebijakan lingkungan dan kehutanan nasional. Apresiasi juga datang dari organisasi lingkungan WWF Indonesia. Mereka menilai kepemimpinan Raja Juli Antoni menghadirkan semangat baru […]

  • Presiden Prabowo Hadiri Parade Hari Nasional di Singapura

    Presiden Prabowo Hadiri Parade Hari Nasional di Singapura

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Singapura pada Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 15.40 waktu setempat (WS), untuk menghadiri Parade Hari Nasional Singapura 2025. Kehadiran Presiden Prabowo pada parade ini merupakan wujud penghormatan atas hubungan erat kedua negara yang telah terjalin lama. Pesawat yang membawa Presiden Prabowo beserta delegasi mendarat di Pangkalan Udara Paya […]

  • Dengarkan Aspirasi, Wapres Terima Pengurus Desa Seluruh Indonesia

    Dengarkan Aspirasi, Wapres Terima Pengurus Desa Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima jajaran Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP APDESI) di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta, pada Jumat (8/8/2025). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Wapres mendengarkan langsung aspirasi dari para kepala desa yang tergabung dalam APDESI. Dalam kesempatan tersebut, […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

    Dedi Mulyadi Ancam Hentikan Layanan SPPG Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan akan menghentikan layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti bermasalah dalam penyediaan makanan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kita hentikan SPPG yang mengakibatkan keracunan,” ujarnya di Bandung, Jawa Barat, menyusul kasus keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa penerima Program MBG. Saat ditanya terkait kematian seorang siswa SMKN […]

  • Prabowo Subianto

    Demi Lindungi 50 Juta Penduduk Pantura, Prabowo Siap Bangun Tanggul Laut Raksasa

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) siap dibangun membentang di pantai utara Jawa (Pantura) untuk melindungi sekitar 50 juta penduduk dari ancaman naiknya permukaan air laut. Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna dalam rangka satu tahun pemerintahan, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan tanggul laut sepanjang 535 kilometer […]

  • Wapres Gibran Rakabuming Raka

    Wapres Gibran Janjikan Perlindungan untuk Pedagang Kecil

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Pasar Induk Senen, Jakarta, Selasa (tanggal sesuai), untuk meninjau aktivitas pasar tradisional. Dalam kesempatan itu, Gibran menyapa pedagang, mendengar keluhan mereka, sekaligus memastikan dukungan pemerintah bagi pedagang kecil. “Pemerintah tidak hanya berfokus pada menjaga stabilitas harga bahan pokok, tetapi juga memastikan bahwa pedagang kecil mendapat perlindungan dan […]

expand_less