Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » IPB Apresiasi Kementerian Kehutanan Masuk 10 Besar Kementerian Berkinerja Terbaik

IPB Apresiasi Kementerian Kehutanan Masuk 10 Besar Kementerian Berkinerja Terbaik

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University memberikan apresiasi atas capaian Kementerian Kehutanan yang dinilai sebagai salah satu dari 10 kementerian dengan kinerja terbaik di Indonesia versi IndoStrategi Research and Consulting.

Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Naresworo Nugroho, menyebut capaian tersebut sebagai bentuk nyata dari penguatan tata kelola kehutanan nasional yang semakin terbuka, berbasis data, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

“Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University menyampaikan apresiasi atas capaian Kementerian Kehutanan yang menurut survei IndoStrategi Research and Consulting masuk dalam jajaran 10 besar kementerian berkinerja terbaik di Indonesia. Pencapaian ini merupakan wujud konkret dari penguatan tata kelola kehutanan nasional yang semakin terbuka, berbasis data, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat,” ujar Naresworo saat dihubungi wartawan, Rabu (22/10/2025).

Menurut Naresworo, dari perspektif akademik, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sejumlah faktor kunci. Pertama, fokus kebijakan yang diarahkan pada dampak sosial dan ekologis yang nyata, di antaranya melalui program Perhutanan Sosial yang memberi akses dan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Faktor kedua adalah modernisasi tata kelola berbasis sistem informasi geospasial dan digitalisasi perizinan kehutanan, yang berperan besar dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan publik. Naresworo mencontohkan peluncuran dan penguatan sistem seperti SIGAP, DSS “Jaga Rimba”, dan One Map sebagai langkah maju dalam manajemen data kehutanan.

Selain itu, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu keberhasilan penting yang turut diperhatikan publik.

“Penekanan pada pencegahan karhutla dan manajemen risiko merupakan isu publik sensitif — keberhasilan di area ini terlihat oleh media dan stakeholder,” jelasnya.

Faktor lain yang disebut turut mendorong peningkatan kinerja Kementerian Kehutanan adalah penguatan kapasitas sumber daya manusia kehutanan melalui pendidikan, penyuluhan, serta kolaborasi lintas sektor bersama perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

“Penguatan kapasitas sumber daya manusia kehutanan melalui pendidikan, penyuluhan, dan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi publik dan sinergi lintas-aktor, termasuk keterlibatan parlemen, NGO, serta asosiasi kehutanan seperti APHI dan WWF, yang berkontribusi dalam memperkuat visibilitas dan keberlanjutan program.

Lebih lanjut, Naresworo menilai bahwa keberhasilan Kementerian Kehutanan tak lepas dari komitmen membangun sinergi dengan kalangan akademisi dan praktisi kehutanan.

“Kementerian Kehutanan juga dinilai berhasil memperkuat sinergi dengan kalangan akademisi dan praktisi kehutanan. Forum komunikasi seperti FOReTIKA (Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia) menjadi wadah penting untuk menyatukan arah kebijakan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia rimbawan di tingkat nasional,” katanya.

Kolaborasi antara Kementerian Kehutanan dan FOReTIKA juga diwujudkan melalui kegiatan lokakarya bersama serta Studium General Series yang dikenal dengan Forestry Update Course (FUCo), yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa dan sivitas akademika program studi kehutanan di Indonesia.

Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, lanjut Naresworo, berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Kementerian Kehutanan melalui riset kolaboratif, pengembangan sistem informasi kehutanan berbasis sains, serta program magang dan policy lab yang mendukung perumusan kebijakan berbasis bukti ilmiah.

“Kami meyakini bahwa sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat adalah kunci untuk mencapai tata kelola hutan yang lestari, berkeadilan, dan berdaya saing global. Capaian Kementerian Kehutanan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi menuju pengelolaan hutan Indonesia yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tutup Naresworo.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Terkejut, PKS Usulkan Akademisi ITB Jadi Menaker

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto mengaku terkesan dengan langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengajukan nama seorang profesor dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk duduk di kabinet. Nama tersebut adalah Yassierli, yang kini menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan (Menaker). “Saya pikir pasti kader politik, entah tokoh-tokoh yang terkenal. Yang disampaikan profesor dari ITB. Boleh juga ini PKS,” kata […]

  • Ahmad Ali

    PSI Siapkan Rakernas Akhir 2025 di Makassar, Bahas Strategi Menuju Pemilu 2029

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersiap menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada akhir tahun 2025 atau awal 2026. Rencananya, acara tersebut akan digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. “Jadi begini kalau tentang jadwal itu kami belum dijadwalkan tanggal pastinya. Tapi itu rencananya diincar itu di akhir tahun, Desember, ya (tahun ini). Paling tidak, awal di Januari […]

  • Bobby Nasution

    Bobby Nasution Imbau Kendaraan Perusahaan di Sumut Gunakan Pelat BK/BB

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengimbau perusahaan yang berdomisili di Sumut untuk menggunakan kendaraan operasional dengan pelat BK atau BB. “Kalau perusahaan domisilinya di Sumut, tetapi kendaraan operasionalnya masih pakai plat luar, pajaknya tidak masuk ke Sumut. Padahal jalan yang dilalui dibangun dari APBD kita,” ujar Bobby usai rapat paripurna Persetujuan P-APBD Sumut 2025 […]

  • Program PSI Beraksi untuk Negeri

    Program PSI Beraksi untuk Negeri Disambut Hangat Warga Surabaya

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Ratusan warga Surabaya antusias mendonorkan darah dan memeriksakan kesehatannya di Basecamp Sekretariat DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya, kawasan Ruko Surya Inti Permata, Jemur Andayani, Surabaya, Selasa (21/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial “PSI Beraksi untuk Negeri”, yang menghadirkan layanan donor darah dan pemeriksaan medis gratis, mulai dari cek kolesterol, gula darah, […]

  • Presiden Prabowo Beri Arahan Retreat Anggota KADIN Indonesia

    Presiden Prabowo Beri Arahan Retreat Anggota KADIN Indonesia

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan sekaligus melepas keberangkatan anggota Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menuju kegiatan retreat di Magelang, Jawa Tengah, pada 8 hingga 10 Agustus 2025. Pertemuan yang berlangsung di kediaman Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 8 Agustus 2025, dihadiri sekitar 230 anggota KADIN yang terdiri dari pengurus pusat […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Lubang Buaya

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Rabu (1/10). Upacara ini digelar untuk mengenang gugurnya Pahlawan Revolusi pada 30 September 1965. Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB setelah Presiden Prabowo tiba di lokasi sebagai inspektur upacara. Kedatangan Presiden disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming […]

expand_less