Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Serba Serbi » Kejuaraan Dunia 2025, Ginting Kalah Dramatis dari Junior Popov

Kejuaraan Dunia 2025, Ginting Kalah Dramatis dari Junior Popov

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting harus mengakhiri langkahnya di babak pertama Kejuaraan Dunia BWF 2025 setelah takluk dari wakil tuan rumah Prancis, Toma Junior Popov, lewat pertarungan sengit tiga gim 18-21, 21-19, 23-25 di Adidas Arena, Paris, Selasa.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Ginting mengakui dirinya sudah cukup memahami pola permainan lawan, namun sempat lengah pada gim pertama setelah interval, yang membuat Popov mampu mencuri momentum.

“Setelah interval gim pertama, Toma mengubah pola main sedikit dan saya kurang siap sehingga banyak mati sendiri,” kata Ginting dalam keterangan resmi PP PBSI setelah pertandingan usai.

Memasuki gim kedua, Ginting lebih siap mengantisipasi perubahan permainan lawan. Meski pertarungan berlangsung seimbang, ia berhasil memaksakan laga berlanjut ke gim ketiga.

Namun, duel penentuan kembali berlangsung menegangkan. Poin demi poin terus saling kejar hingga memasuki setting.

Pada posisi match point 20-19 untuk Ginting, ia justru mengalami insiden terpeleset dan merasakan sedikit kram di kaki kirinya.

Kondisi tersebut memengaruhi ritme permainan hingga akhirnya Popov berhasil membalikkan keadaan.

“Gim ketiga sebenarnya sama, poinnya selalu ketat. Tapi di akhir saya coba mempercepat tempo dan menyerang. Saat match point saya terpeleset dan merasa sedikit kram, setelah itu harus mencari cara yang tepat untuk bisa menang,” ujar Ginting.

Meski kalah, Ginting mengatakan kondisi fisiknya tetap baik, termasuk cedera tangan yang sebelumnya sempat mengganggu. Menurutnya, faktor adaptasi dengan atmosfer pertandingan menjadi tantangan tersendiri.

“Sejauh ini dari turnamen Jepang, China, sampai Kejuaraan Dunia ini saya tidak merasakan kendala di tangan. Tinggal bagaimana mengembalikan turnamen feeling yang berbeda antara latihan dan pertandingan, terutama soal strategi dan mental di lapangan,” kata Ginting menambahkan.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Demo di DPR, 19 KA Berhenti di Stasiun Jatinegara

    Ada Demo di DPR, 19 KA Berhenti di Stasiun Jatinegara

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memberhentikan 19 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan dari dan menuju Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat demonstrasi di DPR. “Rekayasa pola operasi ini bersifat sementara dan berlaku untuk perjalanan KA pada Kamis, 28 Agustus 2025. Dengan begitu, […]

  • Pesawat Tempur Baru T-50i

    Perkuat TNI AU, Dua Unit Pesawat Tempur Baru T-50i Tiba November 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana memastikan pesawat tempur baru buatan Korea Selatan, T-50i, segera datang ke Indonesia pada akhir tahun ini. “Dua pesawat pertama direncanakan tiba pada November 2025, disusul pengiriman berikutnya,” kata I Nyoman dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (30/09/2025). I Nyoman […]

  • Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka

    Wamen Isyana: Pembangunan Keluarga Jadi Fondasi Utama Astacita Prabowo–Gibran

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan salah satu fondasi utama dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Isyana dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu, mengatakan menjelang satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, fokus besar pemerintah semakin jelas, yakni membangun manusia berkualitas […]

  • Teddy Indra Wijaya

    Seskab Teddy Indra Wijaya Ditunjuk Jadi Komando Pendamping PKH

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya untuk menjadi Komisi Etik sekaligus Komando Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). “Saya mohon kepada Seskab Letkol Teddy selain menjadi Komisi Etik juga menjadi Komando pendamping PKH, setuju semuanya?” ucap Mensos Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 […]

  • Hadiri Festival Pacu Jalur 2025, Gibran Minta Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif Riau Terus Dijaga

    Hadiri Festival Pacu Jalur 2025, Gibran Minta Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif Riau Terus Dijaga

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming menghadiri Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Rabu (20/08/2025). Pada kesempatan ini, Wapres turut melepas (flag off) Pacu Jalur hilir pertama hingga ketiga, salah satu momen paling dinanti dalam festival budaya tahunan tersebut. Kehadiran Wapres […]

  • Menhut Raja Juli Antoni

    Menhut Raja Juli Antoni Lepasliarkan Satwa Langka Dunia di Ambang Punah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pelepasliaran 20 ekor Kura-Kura Leher Ular Rote (Chelodina mccordi) — satwa endemik Indonesia yang terancam punah — ke habitat aslinya di Danau Ledulu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Dengan status konservasi kritis, mengindikasikan bahwa populasi alaminya berada di ambang kepunahan. Oleh karena itu pemerintah menetapkan kura-kura […]

expand_less