Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PKB Desak Pemerintah Perbaiki Coretax dan CRM Demi Capai Target Pajak 2026

PKB Desak Pemerintah Perbaiki Coretax dan CRM Demi Capai Target Pajak 2026

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 214
  • comment 0 komentar

Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Ratna Juwita Sari menegaskan bahwa pemerintah harus segera memperbaiki sistem Coretax dan Compliance Risk Management (CRM) demi mewujudkan target rasio penerimaan pajak tahun 2026 sebesar 12,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), atau senilai Rp2.692,1 triliun, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Jika perbaikan tidak dilakukan segera, maka target penerimaan pajak tersebut akan sulit dicapai. Pemerintah tidak boleh mengulangi berbagai hambatan teknis yang terjadi pada implementasi Coretax pada 2024 ini,” kata Ratna saat menyampaikan pandangan Fraksi PKB terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-2 Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Ia juga mendorong agar sistem perpajakan nasional diselaraskan dengan perkembangan global, termasuk sistem perpajakan digital terkini. Menurutnya, percepatan transformasi digital dan integrasi CRM ke dalam Coretax akan memperkuat pengawasan risiko kepatuhan wajib pajak melalui penyempurnaan regulasi dan infrastruktur perpajakan.

Di sisi lain, Ratna menyoroti kebijakan insentif fiskal yang terdapat dalam RAPBN 2026. “Sesuai prinsip, F-PKB menyambut baik RAPBN 2026. Namun pemberian insentif fiskal untuk akselerasi investasi dan hilirisasi industri harus dipastikan tepat sasaran, terukur, dan terarah,” ujarnya.

Lebih jauh, Politisi Dapil Jawa Timur IX itu mengingatkan bahwa defisit RAPBN 2026 diperkirakan mencapai Rp638,8 triliun atau setara 2,48 persen terhadap PDB. Sebab itu, ia meminta kebijakan fiskal dilaksanakan secara hati-hati guna menjaga stabilitas makroekonomi.

“Pemilihan sumber pembiayaan anggaran baik dari komponen pembiayaan utang maupun non-utang wajib memperhatikan keseimbangan antara cost dan risk yang tepat, sehingga tetap berada dalam level risk appetite dan tidak menimbulkan cost of fund tinggi,” tandas Ratna.

Sebagai informasi, pemerintah menegaskan tidak akan mengenakan pajak baru pada 2026 sekaligus fokus pada reformasi internal untuk mengejar target penerimaan pajak. Target penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2026 ditetapkan sebesar Rp2.357,7 triliun, sedangkan total penerimaan negara diproyeksikan mencapai Rp3.147,7 triliun.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Demo di DPR, 19 KA Berhenti di Stasiun Jatinegara

    Ada Demo di DPR, 19 KA Berhenti di Stasiun Jatinegara

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memberhentikan 19 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan dari dan menuju Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat demonstrasi di DPR. “Rekayasa pola operasi ini bersifat sementara dan berlaku untuk perjalanan KA pada Kamis, 28 Agustus 2025. Dengan begitu, […]

  • Ilustrasi Ekspor Impor

    Indonesia Ekspor Produk Susu Olahan Rp1,7 Miliar ke Malaysia dan Filipina

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Indonesia melepas ekspor empat kontainer produk olahan susu dalam bentuk bubuk dan kental manis senilai Rp1,7 miliar ke Malaysia dan Filipina. “Ekspor sebesar Rp1,7 miliar ke Malaysia dan Filipina, susu bubuk dan susu kental manis diekspor ke Malaysia dan Filipina,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat melepas ekspor produk susu olahan tersebut di Cikarang, […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Riset IDSIGHT: Menakar Kinerja Para Pembantu Presiden, Menkeu Purbaya Paling Favorit

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berumur setahun, setelah pelantikan pada 20 Oktober 2024 tahun lalu. Prabowo kemudian melakukan beberapa kali gelombangreshuffle kabinet, terakhir pada September lalu pasca-demo yang berujung kerusuhan. Bagaimana penilaian publik terhadap kinerja para pembantu Presiden setelah setahunusia pemerintahan? Temuan riset Indonesia Social Insight (IDSIGHT) mencatat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat penilaian positif sangat […]

  • Kapolda Metro Jaya Minta Aparat Tidak Agresif Saat Kawal Demo

    Kapolda Metro Jaya Minta Aparat Tidak Agresif Saat Kawal Demo

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta kepada seluruh aparat keamanan yang mengawal aksi unjuk rasa pada Kamis agar tidak melakukan tindakan agresif. Ia menekankan pentingnya menjaga profesionalitas dan mengutamakan pendekatan persuasif dalam menghadapi situasi apapun selama pengamanan demo. “Tindakan represif hanya dilakukan oleh tim Reskrim terhadap massa yang bertindak anarkis. Penggunaan gas […]

  • Kunjungan Kerja, Wapres Gibran Buka Festival Pacu Jalur di Kuansing Riau

    Kunjungan Kerja, Wapres Gibran Buka Festival Pacu Jalur di Kuansing Riau

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, pada Rabu (20/08/2025). Menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737-800NG TNI AU, Wapres dan rombongan lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pada pukul 11.00 WIB menuju Pangkalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. Setelah menempuh penerbangan selama […]

  • Kaesang Pangarep Lantik Pengurus DPP

    Berikut Struktur DPP PSI Periode 2025–2030, Kaesang Bakal Evaluasi Tiap Tiga Bulan

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, melantik pengurus DPP PSI periode 2025 – 2030. Ia berharap, pengurus yang baru dilantik tidak saja membawa PSI lolos Senayan, tapi juga menjadi pemenang Pemilu 2029. “Saya berharap pelantikan ini menjadi langkah awal dalam melaksanakan kerja-kerja politik yang berpihak kepada rakyat dan mengantar PSI ke Senayan,” katanya saat memberi […]

expand_less