Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Saat Gibran Ajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat Belanja Perlengkapan Sekolah

Saat Gibran Ajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat Belanja Perlengkapan Sekolah

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 292
  • comment 0 komentar

Usai meninjau kondisi pascagempa di Poso, Sulawesi Tengah, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (22/08/2025). Di kota ini, Wapres mengajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat berbelanja perlengkapan sekolah di Toko Buku Gramedia.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah terus memperluas akses pendidikan dan memastikan bahwa setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang adil untuk belajar dan berkembang.

Sekitar 100 siswa dari berbagai latar belakang hadir pada kesempatan ini. Diantaranya, sebanyak 64 anak berasal dari sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Pontianak, antara lain LKSA Al-Hidayah, Nur Fauzi, Al Amien, Teresa Bakti, Tunas Harapan, Ahmad Yani, Al-Adaby, Munzalan, dan Tunas Melati, serta LKSA Kasih Bapak dan Hidahyatul Muslimin I di Kubu Raya.

Sementara itu, 36 siswa lainnya merupakan peserta didik dari Sekolah Rakyat di tiga wilayah terdekat, yaitu Kota Pontianak, Mempawah, dan Kubu Raya. Mereka merupakan anak-anak dari keluarga yang tergolong dalam desil 1 dan 2 kesejahteraan sosial, dan telah lolos seleksi bantuan.

Suasana belanja terasa hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias saat memilih langsung perlengkapan sekolah yang mereka butuhkan untuk kebutuhan sekolah.

Wapres Gibran pun turut mendampingi mereka dan beberapa kali menyapa, bahkan memeriksa barang belanjaan mereka satu per satu.

“Kak, ini benar semua barangnya harganya sudah mencapai 500.000 rupiah? Kalau belum, minta mereka ambil barang lagi ya, sampai cukup,” ujar Wapres kepada salah satu kasir dengan senyum hangat.

Kebahagiaan terpancar dari wajah para siswa. Salah satunya Dani, 16 tahun, siswa SMK Kristen Imanuel yang tinggal di Panti Asuhan Kasih Bapak sejak usia 11 tahun, tak bisa menyembunyikan rasa senangnya.

“Kemarin kami dikasih tahu dari panti, anak-anak yatim piatu diajak ikut kegiatan ini. Senang banget bisa ketemu Pak Gibran dan dapat bantuan. Saya pilih gantungan kunci, bola voli buat olahraga di panti, sama buku rohani. Ini benar-benar bermanfaat,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Intan Yani, siswi kelas 7 MTs dari Panti Nur Fauzi, juga mengungkapkan rasa syukurnya. Ia memilih tas dan buku untuk keperluan sekolah.

“Senang, bisa dapat tas dan buku. Tasnya buat ke sekolah, bukunya buat belajar di rumah,” katanya singkat namun penuh arti.

Senada dengan Intan, Zulfiqar Arzaq, siswa kelas 1 MTs dari Sekolah Rakyat Pontianak, juga memilih sandal, sepatu, buku, dan tas untuk keperluan sekolah.

“Saya pilih sandal karena memang belum punya. Senang sekali, terima kasih Mas Wapres. Ini bikin semangat belajar saya tambah besar,” ucap Zulfiqar dengan mata berbinar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Mussadiq, menyampaikan rasa haru dan makna mendalam dari kegiatan ini.

“Lewat bantuan perlengkapan sekolah ini, kami ingin menumbuhkan semangat belajar anak-anak. Banyak dari mereka mengidamkan buku atau alat tulis yang selama ini belum bisa terbeli,” paparnya.

Syarif menjelaskan, Dinas Sosial memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran melalui pemantauan langsung di lokasi. Pendamping sosial dari Program Keluarga Harapan (PKH) menjemput anak-anak satu per satu, mendampingi mereka saat berbelanja, dan memastikan barang diterima langsung oleh anak yang berhak.

“Ini upaya kolaboratif antara Dinas Sosial, pengelola panti, dan berbagai pihak terkait, agar bantuan betul-betul menyentuh anak-anak yang paling membutuhkan,” imbuhnya.

Ia berharap, bantuan ini tak hanya menjadi momen menyenangkan, tetapi juga membawa dampak jangka panjang.

“Harapannya, semangat belajar mereka tumbuh, dan mereka semakin yakin bahwa masa depan bisa diraih, apa pun latar belakangnya,” tutup Syarif.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo Upacara Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

    Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo Upacara Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer. Acara ini digelar di Pusat Pendidikan dan Latihan Komando Pasukan Khusus (Pusdiklat Kopassus), Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Minggu (10/08/2025). Upacara ini merupakan perwujudan nyata dari visi Asta Cita, khususnya dalam memperkuat postur pertahanan negara. Presiden […]

  • Raja Juli Antoni Bertemu Jokowi di Solo

    Raja Juli Antoni Bertemu Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni melakukan pertemuan dengan Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo. Pertemuan dilakukan di Solo, Jawa Tengah. Sebelum melakukan pertemuan dengan Jokowi, Raja Juli Antoni menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Surakarta, Minggu (26/10). “Di Solo selain hadir di acara Muhammadiyah, Alhamdulillah bisa silaturahmi dengan Bapak Presiden […]

  • Andi Amran Sulaiman

    Mentan Dorong Kaltara Jadi Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi lumbung pangan nasional sekaligus pintu ekspor komoditas strategis ke Malaysia. “Dulu perbatasan identik dengan selundupan pangan. Sekarang kita ubah paradigma, bukan lagi menjaga selundupan, tetapi menanam sendiri komoditas strategis yang dibutuhkan. Inilah pertahanan pangan sekaligus peluang ekspor terbaik bagi Indonesia,” kata Mentan dalam keterangan […]

  • Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo

    Transformasi Polri Harus Dimulai dari SDM yang Berintegritas

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya perubahan fundamental dalam tubuh institusi Polri untuk menjawab tantangan zaman dan memenuhi harapan masyarakat. Menurut Dedi, perubahan fundamental harus berawal dari individu yang ada di dalamnya, terutama melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Organisasi tidak bisa berubah dengan sendirinya. Yang berubah adalah orang-orang di dalamnya. Oleh karena […]

  • Prabowo Takziah ke Rumah Duka Affan Kurniawan, Sampaikan Duka Cita Mendalam

    Prabowo Takziah ke Rumah Duka Affan Kurniawan, Sampaikan Duka Cita Mendalam

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang wafat dalam insiden yang terjadi pada demonstrasi Kamis malam, 28 Agustus 2025. Presiden hadir di rumah duka yang berlokasi di kawasan Blora, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, untuk memberikan penghormatan dan dukungan […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Akui Tak Simpan Dendam pada Anies: Politik Harus Rame

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan tidak menyimpan dendam kepada Anies Baswedan, rival politiknya di Pilpres 2024 yang kala itu didukung PKS. “Kita ingin menang tapi kita juga harus siap kalah. Kalau mau belajar kalah, belajar dari Prabowo […]

expand_less