Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PSI Soroti Pendidikan: Setiap Sekolah di Jakarta Harus Punya UKS

PSI Soroti Pendidikan: Setiap Sekolah di Jakarta Harus Punya UKS

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Pendidikan DPRD DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina, menyoroti pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi bagi anak-anak melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Menurut politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, UKS berperan vital dalam memberikan layanan kesehatan sekaligus sosialisasi kepada siswa. Salah satunya, terkait edukasi kesehatan reproduksi yang saat ini semakin mendapat perhatian dari kalangan pelajar maupun orangtua.

“Setiap sekolah harus punya UKS. Itu penting untuk memberikan layanan sekaligus sosialisasi kesehatan kepada para siswa. Termasuk mengenai kesehatan reproduksi,” ucap Elva dalam keterangan tertulis, Senin (25/8/2025).

Elva mendorong agar ketentuan mengenai penyelenggaraan UKS masuk dalam Ranperda Pendidikan yang sedang dibahas DPRD DKI.

Hal ini, kata dia, sejalan dengan peraturan bersama empat menteri tentang Pembinaan dan Pengembangan UKS/Madrasah.

“Peran UKS itu besar dalam mendukung kehidupan siswa yang sehat di sekolah. Karena itu, Ranperda Pendidikan harus mencakup aturan pelaksanaannya, termasuk edukasi kesehatan bagi siswa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Elva meminta agar pengaturan mengenai UKS dalam Ranperda tidak sebatas pelayanan kesehatan.

Namun, juga mencakup aspek sosialisasi dan pembinaan gaya hidup sehat, termasuk isu kesehatan reproduksi.

“UKS ke depan bukan hanya tempat perawatan siswa yang sakit, tapi juga wadah edukasi tentang kesehatan, salah satunya reproduksi. Jadi harus komprehensif,” jelasnya.

Ia pun berharap agar Pemprov DKI serius dalam mewujudkan hal ini. Sebab, menurutnya, peningkatan kualitas kesehatan siswa akan berdampak pada visi besar menjadikan Jakarta sebagai kota global.

“Kesehatan warga, termasuk anak-anak di sekolah, adalah hal utama jika kita ingin Jakarta benar-benar menuju ‘Kota Global’,” tutupnya.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uya Kuya dan Astrid

    Uya Kuya dan Astrid Menangis Saat Pertama Kali Masuk Rumah Usai Dijarah Massa

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Uya Kuya dan sang istri, Astrid, tak kuasa menahan emosi ketika pertama kali kembali ke rumah mereka usai dijarah massa. Kondisi rumah di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur itu tampak rusak parah dan berantakan. Dalam momen tersebut, Uya dan Astrid melakukan video call dengan anak-anak mereka, Cinta dan Nino, untuk menunjukkan keadaan rumah yang […]

  • Ilustrasi Kripto

    Tips Investasi Kripto: Jangan Hanya Kejar Momen, Utamakan Strategi Disiplin

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PT Upbit Exchange Indonesia atau Upbit Indonesia mengingatkan investor kripto agar tetap mengedepankan strategi disiplin berbasis data, bukan hanya mengejar momen atau timing yang dianggap paling tepat. Chief Operating Officer Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menekankan pentingnya memahami pola historis tanpa melupakan risiko. Meski data historis kerap menunjukkan tren tertentu, misalnya kenaikan menjelang akhir tahun, hal […]

  • PKB Desak Pemerintah Perbaiki Coretax dan CRM Demi Capai Target Pajak 2026

    PKB Desak Pemerintah Perbaiki Coretax dan CRM Demi Capai Target Pajak 2026

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Ratna Juwita Sari menegaskan bahwa pemerintah harus segera memperbaiki sistem Coretax dan Compliance Risk Management (CRM) demi mewujudkan target rasio penerimaan pajak tahun 2026 sebesar 12,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), atau senilai Rp2.692,1 triliun, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Jika perbaikan tidak dilakukan segera, […]

  • Gibran Sebut Gerbong Khusus Merokok Tak Sejalan Dengan Program Prabowo

    Gibran Sebut Gerbong Khusus Merokok Tak Sejalan Dengan Program Prabowo

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) nomor 573B relasi Caruban–Bandara Adi Soemarmo, dari Stasiun Palur menuju Stasiun Solo Balapan, Minggu (24/08/2025). Gibran turut menanggapi usulan salah satu anggota DPR RI terkait penyediaan gerbong khusus merokok yang saat ini menimbulkan pro dan kontra. “Jika ada ruang fiskal, menurut […]

  • Sidang Kabinet, Prabowo dan Gibran Evaluasi Capaian 10 Bulan Pertama

    Sidang Kabinet, Prabowo dan Gibran Evaluasi Capaian 10 Bulan Pertama

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri Sidang Kabinet Paripurna ke-8 pemerintahan Kabinet Merah Putih yang digelar di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, (06/08/2025). Sidang yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto ini membahas evaluasi capaian 10 bulan pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih. Pada kesempatan ini, Wapres turut mencermati arahan strategis Presiden Prabowo yang menekankan […]

  • Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Riset IDSIGHT: MBG Peringkat 3 Program Prioritas, Publik Desak Evaluasi dan Perbaikan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Memasuki usia setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, sejumlah program prioritassebagai realisasi janji kampanye dihadapkan pada tantangan. Makan bergizi gratis (MBG) yang paling banyak mendapat sorotan berada pada peringkat ketiga menurutpenilaian publik. Sebanyak 51,3% menilai positif program MBG, menunjukkan besarnya dukungan publikyang tidak terbantahkan. Di sisi lain penilaian negatif pun cukup tinggi mencapai 43,0%, sedangkan sisanya cenderung netral. […]

expand_less