Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Demi Lindungi 50 Juta Penduduk Pantura, Prabowo Siap Bangun Tanggul Laut Raksasa

Demi Lindungi 50 Juta Penduduk Pantura, Prabowo Siap Bangun Tanggul Laut Raksasa

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) siap dibangun membentang di pantai utara Jawa (Pantura) untuk melindungi sekitar 50 juta penduduk dari ancaman naiknya permukaan air laut.

Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna dalam rangka satu tahun pemerintahan, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan tanggul laut sepanjang 535 kilometer di Pantura menjadi langkah penting pemerintah dalam menghadapi kenaikan air laut sekitar 5 sentimeter per tahun akibat dampak perubahan iklim.

“Kita juga sudah mulai persiapan untuk membangun 535 km panjang tanggul laut di pantai utara Jawa. Ini untuk menyelamatkan 50 juta penduduk. Air laut naik 5 cm setahun,” kata Presiden Prabowo saat memberikan pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Menurut Presiden, ancaman perubahan iklim sudah di depan mata. Selain mengancam permukiman warga, kawasan industri, dan infrastruktur penting, sebanyak 60 persen industri nasional berada di wilayah pantai utara Jawa.

Lahan pertanian yang menjadi lumbung pangan nasional juga berisiko besar terendam jika proyek tanggul laut tidak segera direalisasikan.

“Kalau tidak salah 60 persen industri kita ada di pantai utara Jawa ini. Puluhan ribu hektare sawah yang subur juga di situ. Harus kita selamatkan,” kata Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa pembangunan Giant Sea Wall merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi rakyat sekaligus menjaga aset strategis bangsa.

Proyek tanggul laut raksasa ini masuk dalam daftar Program Strategis Nasional (PSN) pemerintahan Prabowo–Gibran. Nantinya, proyek ini dirancang untuk menjadi pelindung utama kawasan pesisir dari ancaman rob, abrasi, dan dampak perubahan iklim global.

Sejumlah fase pembangunan Giant Sea Wall akan ditawarkan kepada negara mitra untuk kerja sama pendanaan. Pemerintah memprioritaskan pembiayaan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) agar tidak membebani APBN.

Sebelumnya, Prabowo mengungkapkan bahwa pembangunan tanggul laut raksasa yang telah direncanakan sejak 1995 oleh Bappenas membutuhkan biaya sedikitnya 80 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.297 triliun.

Meski proyek ini berskala besar dan akan memakan waktu panjang hingga melewati masa pemerintahannya, Prabowo menegaskan komitmen untuk memulai pembangunan sesegera mungkin.

“(Proyek) ini vital dan ini sesuatu mega proyek. Saya tidak tahu Presiden mana yang akan menyelesaikan, tapi kita harus mulai dan kita akan mulai,” kata Presiden beberapa waktu lalu.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hariyanto Arbi

    2 Tahun Diperjuangkan PSI, Usulan Dana Pensiun Atlet Mulai Dilirik Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Juara Dunia Bulu Tangkis 1995 sekaligus Ketua Bidang Olahraga DPP PSI, Hariyanto Arbi, merasa lega dan bahagia setelah ide yang ia perjuangkan sejak lama mengenai dana pensiun bagi atlet berprestasi mulai mendapat perhatian serius pemerintah. “Sejak April 2023 saya mengusulkan uang pensiun untuk pekan ini. Pekan ini, Menpora Pak Erick Thohir mengusulkannya dalam rapat kerja […]

  • Prabowo Gibran

    Kepuasan Warga Jatim terhadap Pemerintahan Prabowo Capai 82,2 Persen

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sebanyak 75,5 persen warga Jawa Timur menyatakan puas terhadap kebijakan energi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berdasarkan hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI). “Kebijakan energi menjadi salah satu indikator penting. Warga melihat langkah pemerintah menjaga kemandirian energi dan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) berjalan dengan baik,” ujar Direktur […]

  • Zulkifli Hasan

    Zulhas: Tidak Semua Masalah Harus Dibawa ke Presiden

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menegaskan pentingnya kementerian dan lembaga menyelesaikan persoalan secara mandiri tanpa harus selalu melibatkan Presiden dalam setiap masalah. “Kalau ada masalah keuangan, selesaikan. Kalau tidak bisa, ajukan rapat di sini, kita bahas bersama,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di […]

  • PSI Syukuran HUT RI, Kaesang: Indonesia Harus Merdeka dari Kebodohan & Kesengsaraan

    PSI Syukuran HUT RI, Kaesang: Indonesia Harus Merdeka dari Kebodohan & Kesengsaraan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyatakan Indonesia harus merdeka dari kebodohan, kelaparan dan kesengsaraan. Hal ini dikatakan Kaesang saat memberi sambutan pada acara syukuran kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia bertajuk “Doa untuk Republik Tercinta” di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 16 Agustus 2025. “Bagi PSI, kata kemerdekaan itu bukan hanya untuk […]

  • Gibran: Jangan Termakan Hoax IKN Mangkrak!

    Gibran: Jangan Termakan Hoax IKN Mangkrak!

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan bahwa arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak lagi bersifat Jawa-sentris. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Pangalangok Jilah di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (23/08/2025). “Bapak Presiden Prabowo ini berkomitmen untuk yang namanya pembangunan itu tidak lagi […]

  • Ilustrasi Ekspor Impor

    Indonesia Ekspor Produk Susu Olahan Rp1,7 Miliar ke Malaysia dan Filipina

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Indonesia melepas ekspor empat kontainer produk olahan susu dalam bentuk bubuk dan kental manis senilai Rp1,7 miliar ke Malaysia dan Filipina. “Ekspor sebesar Rp1,7 miliar ke Malaysia dan Filipina, susu bubuk dan susu kental manis diekspor ke Malaysia dan Filipina,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat melepas ekspor produk susu olahan tersebut di Cikarang, […]

expand_less