Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artis » Uya Kuya dan Astrid Menangis Saat Pertama Kali Masuk Rumah Usai Dijarah Massa

Uya Kuya dan Astrid Menangis Saat Pertama Kali Masuk Rumah Usai Dijarah Massa

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 239
  • comment 0 komentar

Uya Kuya dan sang istri, Astrid, tak kuasa menahan emosi ketika pertama kali kembali ke rumah mereka usai dijarah massa. Kondisi rumah di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur itu tampak rusak parah dan berantakan.

Dalam momen tersebut, Uya dan Astrid melakukan video call dengan anak-anak mereka, Cinta dan Nino, untuk menunjukkan keadaan rumah yang penuh kenangan indah. Meski berusaha tegar, keduanya tak bisa menyembunyikan kesedihan atas peristiwa yang terjadi.

Peristiwa penjarahan rumah Uya Kuya terjadi pada akhir Agustus 2025, bersamaan dengan kerusuhan dalam gelombang demonstrasi besar di Jakarta. Lewat akun Instagram pribadinya, Uya membagikan video saat pertama kali masuk kembali ke rumah yang porak-poranda.

“Pertama kali masuk ke rumah kita yang dijarah,” tulis Uya di Instagram, Senin (29/9).

“Silahkan maki-maki saya. Kalian mau kipas saya apapun, kalian marah sama saya, tapi jangan kipas keluarga saya. Jangan hina anak-anak saya, saya aja sasaran kalian. Apa salah anak-anak saya, apa salah istri saya,” jelas Uya dengan nada penuh emosi.

Menurut Uya, bukan hanya barang pribadinya yang hilang, tetapi juga barang-barang berharga milik anak, mertua, adik ipar, teman, hingga karyawan.

“Kalau saya dan Astrid barang-barang saya, udahlah. Tapi yang saya pikirkan bagaimana barang-barang mertua saya, barang adik-adik ipar saya, barang teman-teman saya, barang-barang karyawan-karyawan, dan anak-anak saya,” pungkasnya.

Dalam video call bersama Cinta dan Nino, Uya memperlihatkan kondisi kamar mereka. Ia bahkan meminta Cinta agar tidak menangis saat menyaksikan kamar yang sudah hancur.

Uya menegaskan bahwa barang-barang anaknya yang ikut dijarah bukanlah hasil pemberian, melainkan dari kerja keras Cinta dan Nino sejak SMP.

“Cinta dari SMP kelas 3, Nino dari SMP kelas 2 kalau nggak salah, tidak pernah dapat uang jajan sepeser pun dari saya. Karena mereka punya penghasilan. Penghasilan mereka cukup besar dari YouTube dan dari syuting TV. Jadi yang kalian ambil adalah hak anak-anak saya yang kerja keras dari kecil,” tambah Uya.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaesang dan Taufiqur Rahman

    Anak Gubernur Sumbar Mahyeldi Resmi Jadi Plt Ketua PSI Sumatera Barat

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi menunjuk Taufiqur Rahman, anak keempat Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sumatera Barat. Penunjukan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua DPW PSI Sumbar periode 2020–2025, Sukma Trianda. “Benar, beliau (Taufiqur Rahman) sudah menerima surat keputusan sebagai Plt Ketua DPW […]

  • Resmikan Gedung Baru RSPON, Prabowo Bangga dan Kenang Sosok Mahar Mardjono

    Resmikan Gedung Baru RSPON, Prabowo Bangga dan Kenang Sosok Mahar Mardjono

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada sejumlah pihak dalam peresmian Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Jakarta, pada Selasa, 26 Agustus 2025. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara secara khusus mengenang sosok Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, tokoh besar dalam bidang neurologi Indonesia. “Saya […]

  • Ke TMP Kalibata, Kaesang ziarah ke makam BJ. Habibie, Ani Yudhoyono Hingga Taufiq kiemas

    Ke TMP Kalibata, Kaesang ziarah ke makam BJ. Habibie, Ani Yudhoyono Hingga Taufiq kiemas

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menggelar ziarah dan tabur bunga ke makam Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat, 22/8/2025. “Hari ini kami ke makam Presiden Ketiga, kami di sini untuk menghormati beliau,” kata Kaesang di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat. Dalam kesempatan […]

  • PSI Soroti Pendidikan: Setiap Sekolah di Jakarta Harus Punya UKS

    PSI Soroti Pendidikan: Setiap Sekolah di Jakarta Harus Punya UKS

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Pendidikan DPRD DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina, menyoroti pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi bagi anak-anak melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Menurut politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, UKS berperan vital dalam memberikan layanan kesehatan sekaligus sosialisasi kepada siswa. Salah satunya, terkait edukasi kesehatan reproduksi yang saat […]

  • Hadiri Harlah Ponpes Ora Aji Milik Gus Miftah, Wapres Gibran: Doakan Program Pemerintah Berjalan Sukses

    Hadiri Harlah Ponpes Ora Aji Milik Gus Miftah, Wapres Gibran: Doakan Program Pemerintah Berjalan Sukses

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menghadiri peringatan hari lahir (harlah) ke 13 Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, yang terletak di Purwomartani, Kalasan, Sabtu (2/8/2025) malam. Dalam kesempatan tersebut Gibran menyebut Gus Miftah sebagai guru yang sering memberi masukan. Gibran menghadiri harlah mengenakan kemeja krem lengan panjang dan kopyah hitam polos. Ia duduk di samping Gus […]

  • Ilustrasi Hukum

    RUU Penyesuaian Pidana Disiapkan untuk Selaraskan Hukum Nasional dengan KUHP Baru

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyesuaian Pidana merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan sistem hukum pidana nasional dengan perkembangan hukum modern serta implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. RUU Penyesuaian Pidana, kata dia, dibentuk untuk melaksanakan Pasal 613 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang akan […]

expand_less