Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Serba Serbi » NTB Menuju PON 2028

NTB Menuju PON 2028

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 239
  • comment 0 komentar

Di tengah riuh wacana Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, Stadion GOR 17 Desember Turide di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berdiri dengan wajah lamanya.

Bagi masyarakat NTB, Turide bukan sekadar lapangan. Stadion ini adalah saksi sejarah olahraga, tempat ribuan atlet berlatih, pertandingan digelar, dan warga berkumpul.

Namun, hingga kini tribun belum tersentuh renovasi besar. Hanya sketsa desain di meja rapat yang memberi bayangan bahwa Turide suatu hari akan menjelma arena megah berstandar internasional.

Revitalisasi dan Anggaran Besar

Rencana revitalisasi Turide bukan proyek kecil. Biayanya diperkirakan mencapai Rp500 miliar hingga Rp1 triliun, lengkap dengan wisma atlet, arena pencak silat, lapangan latihan tambahan, plaza, hingga masjid.

Stadion ini direncanakan menjadi venue utama sekaligus lokasi penutupan PON. Renovasi dipilih karena membangun stadion baru jauh lebih mahal, bisa menembus Rp1,7 triliun.

Di atas kertas, total anggaran PON di NTB dan NTT dipatok Rp3,3–Rp4 triliun. Skema pembiayaan: 50 persen APBN, 20 persen APBD provinsi, dan 30 persen APBD kabupaten/kota.

Namun, angka besar ini bukan sekadar biaya. Ia adalah ujian koordinasi, transparansi, dan manajemen proyek dengan waktu yang semakin menipis.

Strategi Venue dan Infrastruktur

Selain Turide, NTB menyiapkan pembangunan dan perbaikan arena lain seperti GOR basket di Gunung Sari, GOR voli indoor di Kota Bima, serta fasilitas panjat tebing.

Sirkuit Mandalika, Sky Lancing untuk paralayang, Dam Meninting untuk dayung, hingga aula hotel dan kampus juga diproyeksikan masuk strategi hybrid. Pendekatan ini diharapkan menekan risiko fasilitas mangkrak pasca-PON.

Tidak ada kompromi: setiap venue harus memenuhi standar federasi, baik dari sisi keamanan, aksesibilitas, maupun kualitas lapangan.

Pembinaan Atlet dan Target Emas

Kesiapan NTB tak hanya soal stadion, tapi juga siapa yang akan bertanding. Pada PON 2024 di Aceh-Sumut, NTB meraih 16 emas. Bonus pun langsung dicairkan sebagai apresiasi.

Kini, pembinaan atlet diperkuat lewat kompetisi rutin. Kejurprov Judo Kapolda NTB Cup 2025 misalnya, diikuti ratusan atlet. Cabang baru ini bahkan sudah mulai melahirkan prestasi.

Selain itu, Kejurnas Muaythai 2025 di Mataram menjadi ajang pemanasan sekaligus bukti ekosistem olahraga NTB makin kompetitif.

Target PON 2028 terbilang ambisius: 60 emas dan posisi lima besar nasional. Strateginya mencakup identifikasi bibit sejak dini, regenerasi pelatih, hingga fasilitas latihan memadai.

Bahkan, NTB berencana mengenalkan cabang olahraga baru seperti padel, yang diharapkan menarik wisatawan internasional.

Manajemen dan Tantangan Pasca-PON

Menggelar PON adalah manajemen kolosal. NTB sempat mendapat pemanasan lewat Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2025 yang diikuti 18 ribu peserta. Namun, PON berada di level berbeda: puluhan ribu atlet, ratusan nomor pertandingan, dan sorotan media nasional-internasional.

Transportasi, akomodasi, protokol keamanan, hingga teknologi informasi harus berjalan tanpa celah. Profesionalisme panitia jadi kunci agar citra NTB tidak tercoreng.

Tantangan terbesar justru ada setelah PON selesai. Stadion dan GOR baru harus tetap produktif, menjadi arena kejuaraan lokal hingga internasional. Bendungan yang digunakan untuk dayung bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga.

Tanpa itu, fasilitas megah bisa berubah jadi monumen kosong yang membebani APBD.

Momentum atau Sekadar Pesta Sesaat?

NTB kini berada di persimpangan. PON 2028 bisa menjadi tonggak kebangkitan olahraga dan kebanggaan daerah. Namun, jika persiapan hanya sebatas wacana, semua ambisi bisa berakhir sebagai pesta sesaat.

Kuncinya ada pada disiplin, koordinasi, dan konsistensi. Turide bisa jadi simbol kebanggaan baru, atlet muda lahir sebagai generasi emas, dan manajemen PON menjadi model profesionalisme.

Momentum ini adalah panggilan bagi NTB untuk membuktikan bahwa ambisi besar bukan sekadar janji, melainkan komitmen nyata yang berkelanjutan.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

    Kapolri Sebut Ojol Punya Peran Penting dalam Mencegah Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengajak para pengemudi ojek online (ojol) untuk terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ajakan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Apel Ojol Kamtibmas bertema “Jaga Jakarta” yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (20/10/2025). “Hari ini di satu tahun pemerintahannya Bapak […]

  • Timothy Anugrah Saputra

    Kasus Kematian Timothy Anugrah Saputra, Unud dan Kemendiktisaintek Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pihak Rektorat Universitas Udayana (Unud) Bali membentuk tim investigasi khusus untuk menelusuri kasus meninggalnya mahasiswa bernama Timothy Anugrah Saputra, yang diduga menjadi korban perundungan oleh rekan-rekannya. Pembentukan tim tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, […]

  • Tengah Malam, Wapres Gibran Ziarah Nasional dan Renungan Suci di TMP Kalibata

    Tengah Malam, Wapres Gibran Ziarah Nasional dan Renungan Suci di TMP Kalibata

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta, pada Sabtu dini hari (16/08/2025). Wapres tiba di tempat upacara sekitar pukul 23.45 WIB dan disambut oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Upacara dimulai tepat […]

  • Prabowo Gibran

    Riset IDSIGHT: Kinerja Setahun Pemerintahan, Penilaian Positif Prabowo Capai 77,9%

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Genap setahun usia pemerintahan, publik memberikan nilai positif terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto hingga mencapai 77,5%. Hanya 10,1% yang menilai secara negatif, dan sisanya cenderung bersikap netral. Penilaian tersebut masih terbilang tinggi, jika melihat penurunan yang sempat dialami pada triwulan II (74,6%) dan triwulan III (72,2%). Meskipun demikian angkanya masih di bawah penilaian pada 100 […]

  • PSI Syukuran HUT RI, Kaesang: Indonesia Harus Merdeka dari Kebodohan & Kesengsaraan

    PSI Syukuran HUT RI, Kaesang: Indonesia Harus Merdeka dari Kebodohan & Kesengsaraan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyatakan Indonesia harus merdeka dari kebodohan, kelaparan dan kesengsaraan. Hal ini dikatakan Kaesang saat memberi sambutan pada acara syukuran kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia bertajuk “Doa untuk Republik Tercinta” di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 16 Agustus 2025. “Bagi PSI, kata kemerdekaan itu bukan hanya untuk […]

  • Mengenal Istana Negara

    Mengenal Istana Negara

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Istana Negara adalah kediaman utama presiden Indonesia yang terletak di Jalan veteran, Jakarta Pusat. Istana Negara juga terletak satu kompleks dengan Istana Merdeka yang letaknya di bagian selatan Istana ini. Dengan total luas keseluruhannya mencapai 68,000 m², kompleks ini meliputi 3 bangunan penting lainnya seperti Bina Graha, sekretaris kabinet dan kantor Kementerian Sekretariat Negara Republik […]

expand_less