Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Haji 2026 Gunakan Skema Baru untuk Tekan Biaya dan Cegah Pungli

Haji 2026 Gunakan Skema Baru untuk Tekan Biaya dan Cegah Pungli

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah akan menerapkan skema baru dalam pengelolaan layanan jamaah haji Indonesia 2026. Jika sebelumnya ada delapan syarikah di Arab Saudi yang terlibat, kini hanya dua perusahaan penyedia layanan yang ditunjuk.

Wakil Menteri (Wamen) Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa kebijakan ini mampu menekan biaya layanan bagi jamaah.

“Alhamdulillah, biaya layanan yang dikelola oleh syarikah berhasil kita tekan lebih dari 200 riyal. Dari sebelumnya 2.300 riyal, tahun ini menjadi 2.100 riyal tanpa pungli dan tanpa manipulasi,” kata Dahnil di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Kementerian Haji dan Umrah telah menunjuk Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest sebagai dua syarikah yang akan melayani jamaah haji Indonesia mulai 2026.

Seleksi Ketat Syarikah

Dahnil menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara berlapis dari 150 syarikah yang mendaftar.

“Syarikah itu yang ikut seleksi ada lebih dari 150 syarikah. Dalam proses lelang dan segala macam terpilih, awalnya ada tinggal 50, kemudian ada tinggal sekitar 20, kemudian terakhir itu ada tinggal empat, dan terakhir nanti akan dipilih dua syarikah,” ujarnya.

Kontrak Multi-Tahun untuk Efisiensi

Selain pengurangan jumlah syarikah, pemerintah juga menetapkan skema kontrak jangka panjang. Jika sebelumnya kontrak dilakukan setiap tahun, kini berlaku hingga tiga tahun sekaligus.

“Kontraknya tidak lagi tahunan, tetapi langsung tiga tahun. Ini untuk mencegah praktik-praktik manipulasi dan umpan balik negatif dalam proses lelang syarikah di Arab Saudi,” kata Dahnil.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi menyeluruh dalam tata kelola haji dan umrah yang menekankan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

“Kami berkomitmen memastikan penyelenggaraan haji lebih profesional, efisien, dan bebas dari kepentingan-kepentingan yang merugikan jamaah,” ujarnya.

Kebijakan baru ini mulai diterapkan pada musim haji 2026 dan akan menjadi acuan dalam perencanaan logistik serta layanan akomodasi jamaah di Tanah Suci.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampingi Presiden Prabowo, Wapres Gibran Saksikan Karnaval di Monas

    Dampingi Presiden Prabowo, Wapres Gibran Saksikan Karnaval di Monas

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Dalam suasana penuh semangat dan kebanggaan merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Wakil Presiden (Wapres) bersama Ibu Selvi Gibran Rakabuming hadir di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu malam (17/08/2025), untuk memeriahkan Karnaval Bersatu Kemerdekaan. Tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB dengan mengenakan batik, Wapres menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto. Keduanya kemudian berjalan […]

  • Denyut Bina Graha, Kantor Presiden Soeharto

    Denyut Bina Graha, Kantor Presiden Soeharto

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Bila Presiden Soekarno sedang berada di Istana Merdeka, sebuah bendera Kepresidenan berwarna kuning dengan bintang emas di tengahnya dikibarkan di atas Istana Merdeka. Sejak Presiden Soeharto, penandaan seperti itu tidak dilakukan. Denyut kehidupan Istana Merdeka berubah sejak Jenderal TNI Soeharto menggantikan Ir. Soekarno. Sebagai Presiden Republik Indonesia yang kedua, Pak Harto memutuskan untuk tinggal di […]

  • Raja Juli Antoni

    Kinerja Baik Menteri Raja Juli Antoni Cerminan Sinergi Komisi IV dan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Masuknya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam daftar 10 menteri dengan kinerja terbaik versi Survei IndoStrategi mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv. Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari kemauan Raja Juli untuk belajar, berdiskusi dan berkolaborasi dengan DPR, khususnya Komisi IV. “Artinya kalau kinerja kementerian baik, berarti DPR-nya baik, terutama Komisi […]

  • Mensesneg: Presiden belum copot Noel, tunggu penjelasan resmi KPK

    Mensesneg: Presiden belum copot Noel, tunggu penjelasan resmi KPK

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Presiden Prabowo Subianto belum mencopot Immanuel Ebenezer alias Noel dari posisinya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Prabowo masih menunggu penjelasan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Ya belum (diberhentikan, red.) masih menunggu penjelasan resmi dari pihak KPK. Memang begitu urutannya, kita tunggu putusan KPK siang ini,” kata Prasetyo […]

  • Ilustrasi Penusukan

    Cemburu, Manusia Silver Nekat Tusuk Teman Istrinya

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Seorang pria berinisial AS (30) diduga menusuk teman istrinya, JK (35), karena cemburu di kolong layang Jembatan 3, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. “Dugaan penusukan ini terjadi pada Jumat (17/10) dan pelaku ditangkap beberapa jam setelah kejadian,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya didampingi Kanit Reskrim AKP Samson Sosa Hutapea di Jakarta, […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Tembus 86,4 Persen

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sistem politik demokrasi membuka ruang luas bagi rakyat untuk mengoreksi dan memberi masukan terhadap kinerja pemerintah. Indonesia yang menganut sistem kekuasaan di tangan rakyat, memberi kesempatan bagi publik untuk menilai jalannya pemerintahan melalui survei kepuasan publik. Survei terbaru dari Rumah Politik Indonesia (RPI) menunjukkan hasil yang mencengangkan. Mayoritas masyarakat, yakni 86,4 persen, menyatakan puas dengan […]

expand_less