Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kriminal » Lisa Mariana Resmi Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

Lisa Mariana Resmi Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 195
  • comment 0 komentar

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri resmi menetapkan selebgram Lisa Mariana (LM) sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Rizki Agung Prakoso, mengatakan bahwa Lisa akan diperiksa sebagai tersangka pada Senin (20/10/2025).

“Besok LM dipanggil sebagai tersangka,” kata Rizki di Jakarta, Minggu (19/10).

Menurut Rizki, pemeriksaan dijadwalkan pada pukul 11.00 WIB. Ia memastikan surat pemanggilan sebagai tersangka telah diterima Lisa Mariana pada Jumat (17/10) malam.

“Surat (pemanggilan sebagai tersangka) sudah diterima yang bersangkutan pada Jumat malam,” ujar Rizki.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya status tersangka terhadap Lisa Mariana telah ditetapkan sejak pekan lalu, meski belum dijelaskan secara rinci mengenai waktu dan detail penetapannya.

Awal Kasus: Unggahan Kontroversial di Media Sosial

Kasus ini bermula dari unggahan Lisa Mariana di akun Instagram pribadinya pada 26 Maret 2025, yang menampilkan tangkapan layar percakapan dengan seseorang yang diduga Ridwan Kamil.

Dalam unggahan tersebut, Lisa mengklaim bahwa dirinya sedang mengandung anak dari pria yang diduga Ridwan Kamil, serta berulang kali berusaha menghubungi sosok tersebut melalui pesan pribadi.

Atas unggahan itu, Ridwan Kamil kemudian melaporkan Lisa Mariana ke Dittipidsiber Bareskrim Polri pada 11 April 2025 atas dugaan pencemaran nama baik dan manipulasi dokumen elektronik.

Hasil Tes DNA: Anak Lisa Bukan Anak Biologis Ridwan Kamil

Dalam proses penyidikan, Polri melakukan tes DNA terhadap Ridwan Kamil, Lisa Mariana, dan anak perempuan Lisa berinisial CA.

Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri, Brigjen Polisi Sumy Hastry Purwanti, mengungkapkan bahwa hasil uji DNA membuktikan tidak ada hubungan biologis antara CA dan Ridwan Kamil.

“Dari hasil analisis terhadap seluruh profil DNA yang diperoleh maka telah dibuktikan secara ilmiah bahwa secara genetik, CA adalah anak biologis Lisa Mariana Presley Zulkandar, bukan anak biologis Muhammad Ridwan Kamil,” ujar Sumy.

Ia menjelaskan bahwa separuh profil DNA dari CA cocok dengan Lisa Mariana, sementara separuh lainnya tidak cocok dengan profil DNA Ridwan Kamil.

Status Hukum Lisa Mariana Resmi Diproses

Dengan penetapan status tersangka, penyidik Bareskrim Polri akan memeriksa Lisa Mariana untuk mendalami unsur pidana dalam kasus pencemaran nama baik dan manipulasi dokumen elektronik sebagaimana yang dilaporkan oleh Ridwan Kamil.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena melibatkan figur publik dan mantan kepala daerah populer, serta menyangkut penggunaan media sosial yang berujung konsekuensi hukum serius.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Akui Tak Simpan Dendam pada Anies: Politik Harus Rame

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan tidak menyimpan dendam kepada Anies Baswedan, rival politiknya di Pilpres 2024 yang kala itu didukung PKS. “Kita ingin menang tapi kita juga harus siap kalah. Kalau mau belajar kalah, belajar dari Prabowo […]

  • Kaesang Ingatkan Seluruh Kader PSI Jangan Pernah Korupsi

    Kaesang Ingatkan Seluruh Kader PSI Jangan Pernah Korupsi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengingatkan kepada segenap kader PSI untuk tidak pernah terlibat dalam segala bentuk tindak pidana korupsi. Menurut Kaesang, sejak dirinya mendapat amanah untuk menjadi Ketua Umum PSI, ia selalu mewanti-wanti kadernya untuk tidak korupsi. “Sebenarnya sudah saya selalu katakan ke seluruh kader PSI, sejak saya menjadi Ketua Umum […]

  • Raja Juli Antoni

    Kemenhut Era Raja Juli Antoni Terbuka terhadap Akademisi dan Dunia Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Kehutanan se-Indonesia (FOReTIKA) Mujetahid menilai kepemimpinan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni membawa semangat kolaboratif yang kuat. Terutama dalam menjalin sinergi dengan dunia akademik dan lembaga pendidikan tinggi kehutanan di seluruh Indonesia. Sebagai Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin sekaligus Ketua FOReTIKA, Mujetahid memandang Kementerian Kehutanan di bawah kepemimpinan Raja Juli Antoni […]

  • PSI Jajaki Program Pemberdayaan Perempuan

    PSI Jajaki Program Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Muara Gembong

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Tim Kolaborasi Bidang Perempuan dan Keluarga bersama Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan kunjungan ke komunitas perempuan pesisir di wilayah Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Kunjungan ini merupakan langkah awal menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat pesisir, khususnya kelompok perempuan, sebagai bagian dari komitmen PSI memperkuat kerja-kerja […]

  • Ilustrasi KAI Tutup Perlintasan Liar

    KAI Tutup 36 Perlintasan Liar di Jalur Jakarta-Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 218
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menutup 36 perlintasan liar di berbagai lintas pelayanan sepanjang Januari hingga awal Oktober 2025. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi pengguna jalan. “Penutupan perlintasan liar ini merupakan upaya nyata KAI untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan, baik yang melibatkan perjalanan […]

  • Irama Kerja Presiden Habibie

    Irama Kerja Presiden Habibie

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Soeharto berakhir dalam sebuah upacara mendadak di Ruang Kredensial Istana Merdeka pada 21 Mei 1998. Dalam acara singkat yang disiarkan langsung melalui televisi, sesaat setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri, maka Wakil Presiden Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie mengucapkan sumpah di hadapan Ketua Mahkamah Agung untuk memulai tugasnya sebagai Presiden Republik Indonesia yang […]

expand_less