Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Serap Masukan Aktivis, Kapolri Janji Evaluasi Penanganan Unjuk Rasa

Serap Masukan Aktivis, Kapolri Janji Evaluasi Penanganan Unjuk Rasa

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyerap berbagai masukan dari kelompok masyarakat sipil terkait penanganan unjuk rasa pada akhir Agustus 2025. Dialog publik bertajuk “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Hak dan Kewajiban, Tindakan Anarkistis Menjadi Tanggung Jawab Hukum” digelar di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (29/09/2025).

Sejumlah lembaga hadir, di antaranya YLBHI, Imparsial, KontraS, Centra Initiative, PBHI, Amnesty International Indonesia, dan ICJR. Beberapa pakar juga turut memberikan pandangan, termasuk Rocky Gerung dan Prof. Franz Magnis-Suseno.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa diskusi ini menjadi ruang penting bagi Polri untuk mendengar langsung harapan masyarakat sipil.

“Tidak hanya dalam hal penanganan unjuk rasa, tapi juga hal-hal lain yang memang langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua Umum YLBHI Muhammad Isnur meminta Polri membebaskan aktivis demokrasi yang ditahan serta memperbaiki paradigma agar lebih menghormati hak-hak sipil.

“Kami mendorong adanya bagaimana struktur dan program baik dari mulai pendidikan, rekrutmen, kemudian upgrading setiap anggota itu lebih memahami bagaimana prosedur tetap (protap) dan lebih menghargai kebebasan berekspresi,” katanya.

Peneliti ICJR Iftitah Sari juga menyoroti perlunya perubahan sistem agar unjuk rasa tidak lagi ditangani secara represif.

“Ada sesuatu yang harus diubah di dalam sistem… harapannya ke depan setiap demonstrasi tidak lagi diikuti penangkapan dan penahanan yang menciptakan iklim ketakutan bagi kami,” ucapnya.

Menanggapi seluruh masukan, Kapolri menyampaikan terima kasih dan berjanji akan melanjutkan transformasi.

“Tentunya kami, Polri, terus akan berupaya untuk melakukan perbaikan dengan transformasi reformasi, hal-hal yang memang harus kita lakukan sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Kapolri.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato penutupan Munas Ke-6 PKS menegaskan penolakannya terhadap tindakan anarkis dalam unjuk rasa.

“Tindakan membakar gedung yang dibangun dengan uang rakyat, termasuk gedung DPR/MPR, sebagai kejahatan yang tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. Katanya memperjuangkan demokrasi, tetapi lembaga demokrasi gedung DPR-MPR dibakar,” ujar Prabowo.

Kepala Negara menilai pelaku kekerasan bukanlah aktivis atau pejuang keadilan, melainkan pihak yang berniat mengacaukan stabilitas nasional dengan cara-cara destruktif, termasuk membuat bom molotov.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mensesneg: Presiden belum copot Noel, tunggu penjelasan resmi KPK

    Mensesneg: Presiden belum copot Noel, tunggu penjelasan resmi KPK

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Presiden Prabowo Subianto belum mencopot Immanuel Ebenezer alias Noel dari posisinya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Prabowo masih menunggu penjelasan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Ya belum (diberhentikan, red.) masih menunggu penjelasan resmi dari pihak KPK. Memang begitu urutannya, kita tunggu putusan KPK siang ini,” kata Prasetyo […]

  • Vadel Badjideh

    Vadel Badjideh Divonis 9 Tahun Penjara, Ini Pertimbangan Hakim yang Memberatkan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 9 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan kepada Vadel Badjideh dalam kasus persetubuhan dan aborsi terhadap putri Nikita Mirzani, Rabu (2/10/2025). Dalam sidang putusan, hakim menguraikan sejumlah pertimbangan yang memberatkan hukuman Vadel. Salah satunya adalah perbuatannya yang dinilai tidak hanya melanggar norma agama, […]

  • Gladi Kotor Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI Makin Matang & Sempurna

    Gladi Kotor Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI Makin Matang & Sempurna

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Gladi kotor kedua rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 13 Agustus 2025, berjalan makin mendekati sempurna. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, sejumlah penyempurnaan teknis terus dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara pada 17 Agustus mendatang berjalan lancar dan mengesankan. “Masih ada […]

  • Prabowo Perintahkan Percepatan Program Listrik Desa untuk 5.700 Desa dan 4.400 Dusun

    Prabowo Perintahkan Percepatan Program Listrik Desa untuk 5.700 Desa dan 4.400 Dusun

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025. Rapat tersebut diantaranya membahas evaluasi program ekonomi tahun 2025 yang masih berjalan sekaligus menyiapkan prospek kebijakan tahun 2026 dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya […]

  • Ilustrasi Startup

    BRIN Beberkan Alasan Banyak Startup Gagal

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap salah satu penyebab utama banyaknya perusahaan rintisan (startup) gagal berkembang bahkan bangkrut. Faktor terbesarnya, karena produk atau layanan yang dikembangkan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Banyak sekali startup gagal, alasan utamanya no marketing. Jadi, sebenarnya apa yang dihasilkan startup tidak inline (sejalan) dengan apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata […]

  • Indira Mulyasari Paramastuti

    Terungkap Alasan Eks Kader NasDem Indira Mulyasari Resmi Bergabung ke PSI

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mendapatkan tambahan kekuatan dengan bergabungnya mantan kader Partai NasDem, Indira Mulyasari Paramastuti. Ia menegaskan komitmennya untuk membesarkan PSI di Sulawesi Selatan dengan strategi yang mengutamakan bukti nyata di hadapan publik. “Masyarakat kita itu lebih percaya matanya daripada telinganya,” ujar Indira, Selasa (30/9/2025), mengutip pesan Ketua DPW PSI Sulsel, Ferirae Gandi. […]

expand_less