Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Wapres Gibran Dengar Langsung Keluhan Nelayan Cirebon

Wapres Gibran Dengar Langsung Keluhan Nelayan Cirebon

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 185
  • comment 0 komentar

Sejumlah nelayan di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyampaikan tiga aspirasi utama secara langsung kepada Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka yang berkunjung ke wilayah tersebut pada Kamis (23/10/2025).

“Tadi kami menyampaikan tiga hal penting kepada Bapak Wapres. Pertama soal pendangkalan Sungai Selo Pengantin, kedua tentang infrastruktur, dan ketiga terkait jeratan utang yang dialami nelayan,” kata Abdul Halim, salah satu perwakilan nelayan di Cirebon.

Halim mengatakan, kunjungan itu menjadi kesempatan bagi masyarakat pesisir untuk menyampaikan langsung keluhan yang selama ini mereka alami di lapangan.

Menurutnya, pendangkalan Sungai Selo Pengantin terjadi sangat cepat, bahkan hanya dalam hitungan bulan, sehingga menyulitkan perahu keluar-masuk ke laut dan berdampak pada menurunnya hasil tangkapan.

“Beberapa bulan saja sudah dangkal lagi. Kami minta dibuatkan ‘breakwater’ supaya lumpur tidak terus masuk ke sungai,” ujarnya.

Selain itu, para nelayan juga berharap adanya pembangunan infrastruktur pendukung berupa betonisasi di sepanjang tepian sungai yang digunakan sebagai tempat sandar perahu.

Ia menjelaskan, kondisi tepi sungai yang masih berupa tanah membuat perahu mudah tergelincir saat air pasang maupun surut.
“Kalau dibuat beton, perahu bisa lebih aman bersandar dan nelayan juga lebih mudah bongkar muat hasil lautnya,” tuturnya.

Halim juga menyoroti persoalan utang yang kerap menjerat nelayan di Desa Citemu. Banyak dari mereka terpaksa meminjam uang kepada bakul atau tengkulak dengan bunga tinggi karena tidak memiliki akses ke lembaga keuangan resmi.

Ia berharap pemerintah menyiapkan regulasi pembiayaan melalui koperasi atau perbankan dengan pola cicilan yang menyesuaikan pendapatan nelayan, seperti sistem pembayaran petani setelah panen.
“Kalau hasil tangkapan sedang minim, cicilan bisa ditunda. Nanti pas musim ikan melimpah baru dibayar,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran turut didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat dan Wakil Bupati Cirebon. Keduanya langsung diminta untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat setempat.

Masyarakat Desa Citemu, lanjut Halim, optimistis ketiga aspirasi itu bisa segera direalisasikan agar kesejahteraan nelayan meningkat dan aktivitas melaut berjalan lebih lancar.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menilai kehadiran Wapres Gibran merupakan bukti perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat pesisir.

Dia menyebut kunjungan tersebut memberi semangat baru bagi para nelayan yang selama ini menggantungkan hidup di laut.
“Kami berharap kehadiran Pak Wapres bisa mempercepat pembangunan di wilayah pesisir dan memperkuat ekonomi maritim masyarakat,” ucapnya.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Komitmen Prabowo Berantas Korupsi, Ini Kata Gibran Soal OTT Wamenaker Noel

    Dukung Komitmen Prabowo Berantas Korupsi, Ini Kata Gibran Soal OTT Wamenaker Noel

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gibran menegaskan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. “Kita hormati proses yang sudah berjalan. Kita hormati independensi KPK,” kata Wapres Gibran saat memberikan keterangan usai meninjau lokasi terdampak gempa di SDN 1 […]

  • Menhut Raja Juli Antoni

    Menhut Raja Juli Antoni Lepasliarkan Satwa Langka Dunia di Ambang Punah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pelepasliaran 20 ekor Kura-Kura Leher Ular Rote (Chelodina mccordi) — satwa endemik Indonesia yang terancam punah — ke habitat aslinya di Danau Ledulu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Dengan status konservasi kritis, mengindikasikan bahwa populasi alaminya berada di ambang kepunahan. Oleh karena itu pemerintah menetapkan kura-kura […]

  • Saat Gibran Ajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat Belanja Perlengkapan Sekolah

    Saat Gibran Ajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat Belanja Perlengkapan Sekolah

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Usai meninjau kondisi pascagempa di Poso, Sulawesi Tengah, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (22/08/2025). Di kota ini, Wapres mengajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat berbelanja perlengkapan sekolah di Toko Buku Gramedia. Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah terus memperluas akses pendidikan […]

  • Fraksi Gerindra Optimis APBN 2026 Real dan Tepat Sasaran untuk Rakyat

    Fraksi Gerindra Optimis APBN 2026 Real dan Tepat Sasaran untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Fraksi Partai Gerindra menilai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 merupakan instrumen kunci bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan delapan program prioritas (Asta Cita). Hal ini ditegaskan oleh Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, saat membacakan pandangan Fraksi Gerindra terhadap RAPBN 2026 dalam agenda Rapat Paripurna DPR RI Ke-2 Masa […]

  • Ilustrasi Ekspor Impor

    Pemerintah Kaji Aturan Impor Scrap Besi Usai Kasus Cemaran Radioaktif Cs-137

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Pemerintah tengah mengkaji kebijakan impor scrap besi, termasuk kemungkinan memasukkan komoditas tersebut ke dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq. “Kemarin mengemuka dari para anggota Satgas untuk merumuskan lagi kebijakan tentang importasi scrap. Tapi itu tidak gegabah, kita harus diskusi dengan para pihak untuk […]

  • Agus Gumiwang Kartasasmita

    Program Mobil Nasional Diusulkan Jadi Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa pemerintah tengah memperjuangkan agar program mobil nasional ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). “Kami tentu mendukung dan kami sudah mengusulkan program mobil nasional jadi PSN, proyek strategis nasional,” kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10). Agus menjelaskan bahwa pengusulan status PSN untuk program mobil nasional telah […]

expand_less