Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Kaji Aturan Impor Scrap Besi Usai Kasus Cemaran Radioaktif Cs-137

Pemerintah Kaji Aturan Impor Scrap Besi Usai Kasus Cemaran Radioaktif Cs-137

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 195
  • comment 0 komentar

Pemerintah tengah mengkaji kebijakan impor scrap besi, termasuk kemungkinan memasukkan komoditas tersebut ke dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq.

“Kemarin mengemuka dari para anggota Satgas untuk merumuskan lagi kebijakan tentang importasi scrap. Tapi itu tidak gegabah, kita harus diskusi dengan para pihak untuk merumuskan ini,” jelas Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif usai Forum Kolaborasi Pemulihan Ekosistem Gambut di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Hanif merujuk pada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Cs-137 yang dibentuk setelah ekspor udang beku PT BMS dari Indonesia ke Amerika Serikat ditemukan tercemar radioaktif Cesium-137.

Paparan radioaktif itu diduga berasal dari pabrik peleburan logam bekas PT Peter Metal Technology (PMT) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Perusahaan tersebut mengolah scrap besi dengan metode induksi, sehingga radiasi dari besi menempel pada fasilitas pabrik dan kemudian mencemari produk udang beku.

Saat ini, Kawasan Industri Modern Cikande ditetapkan sebagai kejadian khusus radiasi radionuklida Cesium-137.

Selain itu, paparan Cesium-137 juga ditemukan pada sembilan kontainer scrap besi di Pelabuhan Tanjung Priok pada September lalu. Menurut Kementerian Perindustrian, perusahaan pengimpor scrap tersebut tidak memiliki izin resmi. Namun belum dijelaskan lebih lanjut apakah terkait legalitas perusahaan atau izin impor.

Berkaca dari kasus tersebut, Hanif menyebut para menteri yang tergabung dalam Satgas mulai membahas regulasi terkait scrap besi.

“Kalau dari sisi kami itu kan tidak masuk di dalam limbah B3 karena masih bentuk barang yang bisa diolah scrap… Tapi kemarin mengemuka seperti itu, pendapat dari para menteri yang ada di dalam rakortas itu menyampaikan bahwa itu harus dilakukan pembatasan atau seperti apa, kita sedang desainkan, sedang dirumuskan regulasi,” pungkas Hanif.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Gempa

    Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa 6,9 SR di Filipina

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam gempa berkekuatan magnitudo 6,9 yang mengguncang Cebu, Filipina, Selasa (30/9). “Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban gempa,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha di Jakarta, Rabu (1/10/2025). Gempa yang terjadi pukul 21.59 waktu setempat […]

  • Lisa Mariana

    Lisa Mariana Resmi Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri resmi menetapkan selebgram Lisa Mariana (LM) sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Rizki Agung Prakoso, mengatakan bahwa Lisa akan diperiksa sebagai tersangka pada Senin (20/10/2025). “Besok LM dipanggil sebagai tersangka,” kata Rizki […]

  • Demo Buruh 28 Agustus 2025 di DPR: Rute dan 6 Tuntutan Utamanya

    Demo Buruh 28 Agustus 2025 di DPR: Rute dan 6 Tuntutan Utamanya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Ribuan buruh dari berbagai daerah akan menggelar aksi pada Kamis, 28 Agustus 2025, dipusatkan di Gedung DPR RI dan Istana Kepresidenan Jakarta. Aksi ini dipimpin oleh Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), didukung serikat pekerja lain. “Buruh akan menggelar aksi di DPR pada 28 Agustus 2025, menuntut kenaikan upah dan penghapusan outsourcing,” kata […]

  • Kunjungan Kerja, Wapres Gibran Buka Festival Pacu Jalur di Kuansing Riau

    Kunjungan Kerja, Wapres Gibran Buka Festival Pacu Jalur di Kuansing Riau

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, pada Rabu (20/08/2025). Menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737-800NG TNI AU, Wapres dan rombongan lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pada pukul 11.00 WIB menuju Pangkalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. Setelah menempuh penerbangan selama […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Akui Tak Simpan Dendam pada Anies: Politik Harus Rame

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan tidak menyimpan dendam kepada Anies Baswedan, rival politiknya di Pilpres 2024 yang kala itu didukung PKS. “Kita ingin menang tapi kita juga harus siap kalah. Kalau mau belajar kalah, belajar dari Prabowo […]

  • Irama Kerja Presiden Habibie

    Irama Kerja Presiden Habibie

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Soeharto berakhir dalam sebuah upacara mendadak di Ruang Kredensial Istana Merdeka pada 21 Mei 1998. Dalam acara singkat yang disiarkan langsung melalui televisi, sesaat setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri, maka Wakil Presiden Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie mengucapkan sumpah di hadapan Ketua Mahkamah Agung untuk memulai tugasnya sebagai Presiden Republik Indonesia yang […]

expand_less