Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PSI Jajaki Program Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Muara Gembong

PSI Jajaki Program Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Muara Gembong

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

Tim Kolaborasi Bidang Perempuan dan Keluarga bersama Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan kunjungan ke komunitas perempuan pesisir di wilayah Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Kunjungan ini merupakan langkah awal menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat pesisir, khususnya kelompok perempuan, sebagai bagian dari komitmen PSI memperkuat kerja-kerja pemberdayaan berbasis komunitas.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, tim PSI menemukan sejumlah potensi dan tantangan menarik di kalangan perempuan pesisir. Umumnya, mereka telah mengembangkan usaha rumahan berbasis hasil laut seperti pembuatan bakso ikan, bandeng krispi, bandeng presto, hingga terasi udang. Namun, sebagian besar produk tersebut belum terstandardisasi dan belum memiliki keterampilan branding yang memadai, sehingga nilai jual dan jangkauan pemasarannya masih terbatas pada jaringan informal atau dari mulut ke mulut.

Temuan ini menjadi dasar bagi PSI dalam merumuskan program pemberdayaan berbasis bukti (evidence-based program), dengan tujuan membantu perempuan pesisir meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat posisi ekonomi, serta membuka akses terhadap pelatihan dan pasar yang lebih luas.

“Kami melihat semangat luar biasa dari para perempuan pesisir yang berjuang menopang ekonomi keluarga melalui usaha rumahan. Tantangannya kini adalah bagaimana memastikan upaya mereka naik kelas — dari sekadar bertahan menjadi benar-benar berdaya dan sejahtera,” ujar Susy Rizky, Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga DPP PSI.

Sementara itu, Haerul dari Direktorat Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat DPP PSI menegaskan pentingnya sinergi lintas bidang dalam memperkuat basis ekonomi komunitas. “Pendekatan sosial yang berbasis data lapangan memungkinkan kita menyusun intervensi yang lebih tepat sasaran. Kami ingin perempuan pesisir tidak hanya menjadi penerima manfaat, tapi juga subjek aktif dalam proses pemberdayaan,” ungkapnya.

Kolaborasi antar-bidang ini menegaskan pendekatan PSI yang inklusif dan partisipatif, di mana komunitas menjadi mitra aktif dalam perumusan dan pelaksanaan program sosial.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hariyanto Arbi

    2 Tahun Diperjuangkan PSI, Usulan Dana Pensiun Atlet Mulai Dilirik Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Juara Dunia Bulu Tangkis 1995 sekaligus Ketua Bidang Olahraga DPP PSI, Hariyanto Arbi, merasa lega dan bahagia setelah ide yang ia perjuangkan sejak lama mengenai dana pensiun bagi atlet berprestasi mulai mendapat perhatian serius pemerintah. “Sejak April 2023 saya mengusulkan uang pensiun untuk pekan ini. Pekan ini, Menpora Pak Erick Thohir mengusulkannya dalam rapat kerja […]

  • Bendera Turki

    Lirik NTB, Investor Turki Ingin Bangun Gudang Raksasa Penyimpanan Jagung dan Gabah

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Investor asal Turki melirik Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai lokasi pembangunan silo atau gudang penyimpanan komoditas pangan, khususnya jagung dan gabah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqon mengatakan bahwa proyek pembangunan gudang penyimpanan oleh investor asal Turki tersebut masih dalam tahap perencanaan. ‎”Nanti investor dari Turki, akan datang kemari sekitar bulan ini atau […]

  • Ilustrasi Batik

    Museum Batik Pekalongan, Jejak Pelestarian Warisan Budaya Nusantara

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Pekalongan, kota di pesisir utara Jawa Tengah, sejak lama dikenal dengan julukan Kota Batik. Sebutan ini lahir karena daerah tersebut menjadi salah satu sentra produksi batik terbesar di Indonesia sejak abad ke-19. Batik Pekalongan memiliki ciri khas pada motif beragam dan warna cerah, seperti merah muda, kuning, dan biru. Motif-motif ikoniknya antara lain Jlamprang (geometris […]

  • Ilustrasi Haji

    Pemerintah Tekan Potensi Kebocoran Rp5 Triliun dalam Pengadaan Haji

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Pemerintah berupaya memperketat pengawasan dalam pengadaan barang dan jasa penyelenggaraan haji yang selama ini diperkirakan rawan kebocoran anggaran hingga 20–30 persen dari total Rp17 triliun. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan kebocoran tersebut menjadi salah satu penyebab mahalnya Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Untuk itu, pemerintah melibatkan Kejaksaan Agung dalam mengawal setiap […]

  • Denyut Bina Graha, Kantor Presiden Soeharto

    Denyut Bina Graha, Kantor Presiden Soeharto

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Bila Presiden Soekarno sedang berada di Istana Merdeka, sebuah bendera Kepresidenan berwarna kuning dengan bintang emas di tengahnya dikibarkan di atas Istana Merdeka. Sejak Presiden Soeharto, penandaan seperti itu tidak dilakukan. Denyut kehidupan Istana Merdeka berubah sejak Jenderal TNI Soeharto menggantikan Ir. Soekarno. Sebagai Presiden Republik Indonesia yang kedua, Pak Harto memutuskan untuk tinggal di […]

  • Timothy Anugrah Saputra

    Kasus Kematian Timothy Anugrah Saputra, Unud dan Kemendiktisaintek Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Pihak Rektorat Universitas Udayana (Unud) Bali membentuk tim investigasi khusus untuk menelusuri kasus meninggalnya mahasiswa bernama Timothy Anugrah Saputra, yang diduga menjadi korban perundungan oleh rekan-rekannya. Pembentukan tim tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, […]

expand_less