Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Demi Percepatan, Kemenhub dan Pemprov Banten Tingkatkan Sistem Sinyal KRL Rangkasbitung–Merak

Demi Percepatan, Kemenhub dan Pemprov Banten Tingkatkan Sistem Sinyal KRL Rangkasbitung–Merak

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 218
  • comment 0 komentar

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan peningkatan sistem persinyalan untuk memperbanyak dan mempercepat perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) di lintasan Rangkasbitung–Merak. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas dan memperbaiki layanan transportasi di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Banten Tri Nurtopo menjelaskan, peningkatan ini bukan berupa penambahan jalur, melainkan optimalisasi sistem perjalanan agar frekuensi KRL bisa lebih rapat dan banyak.

“Kalau jalur sih tidak, bukan penambahan jalur, tapi peningkatan sistem perjalanan atau trip-nya. Jadi nanti jumlah perjalanan KRL akan bertambah,” ujar Tri Nurtopo di Kota Serang, Selasa (21/10/2025).

Saat ini, frekuensi perjalanan KRL mencapai satu kereta setiap 10 menit, namun ke depan akan ditingkatkan menjadi 4–5 menit sekali.

“Kalau sudah 4–5 menit, otomatis jumlah perjalanan akan lebih banyak,” ujarnya.

Selain peningkatan sinyal, pemerintah juga menyiapkan pembangunan stasiun baru di wilayah Jatake, yang disebut sudah hampir siap beroperasi, serta tambahan satu stasiun di Parung Panjang, Jawa Barat.

“Dengan penambahan stasiun dan sinyal ini, diharapkan KRL bisa berhenti lebih cepat dan menambah efisiensi perjalanan,” jelasnya.

Tri Nurtopo menambahkan, proyek peningkatan sinyal akan mulai dikerjakan pada 2026, diawali dengan pembangunan infrastruktur dasar sebelum sistem digital dijalankan sepenuhnya.

“Informasinya tahun depan proyeknya akan dimulai. Jadi tahapannya pembangunan infrastruktur sinyal dulu, baru nanti sistemnya berjalan penuh,” ungkapnya.

Ia menegaskan, peningkatan sinyal juga menjadi bagian dari kajian elektrifikasi jalur KRL hingga Merak yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Kita masih punya kewajiban melakukan kajian elektrifikasi sampai ke Merak. Di RPJMN disebutkan sebagai double track, tapi belum termasuk elektrifikasi. Kajian akan dilakukan 2026 sebagai dasar pelaksanaan berikutnya,” katanya.

Menurut Tri, langkah ini akan memperkuat konektivitas antardaerah di Banten sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang KRL yang jumlahnya terus bertambah setiap tahun.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkes: Perlu Imunisasi Cegah Campak pada Anak-Anak

    Menkes: Perlu Imunisasi Cegah Campak pada Anak-Anak

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan perlunya program akselerasi imunisasi sehingga tidak ada lagi anak-anak yang kena penyakit campak. Hal itu dia sampaikan Menkes Budi Gunadi di Jakarta, Rabu, 27/8/2025 ketika ditanya awak media tentang langkah penanggulangan penyakit campak di Sumenep, Madura. Dia juga mengkonfirmasi akan ke daerah itu pada Kamis (28/8) untuk melakukan pemantauan. […]

  • Hadiri Harlah Ponpes Ora Aji Milik Gus Miftah, Wapres Gibran: Doakan Program Pemerintah Berjalan Sukses

    Hadiri Harlah Ponpes Ora Aji Milik Gus Miftah, Wapres Gibran: Doakan Program Pemerintah Berjalan Sukses

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menghadiri peringatan hari lahir (harlah) ke 13 Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, yang terletak di Purwomartani, Kalasan, Sabtu (2/8/2025) malam. Dalam kesempatan tersebut Gibran menyebut Gus Miftah sebagai guru yang sering memberi masukan. Gibran menghadiri harlah mengenakan kemeja krem lengan panjang dan kopyah hitam polos. Ia duduk di samping Gus […]

  • PBNU Instruksikan Kader Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

    PBNU Instruksikan Kader Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdlatul Ulama untuk menjaga persatuan bangsa serta stabilitas nasional secara menyeluruh. Instruksi PBNU tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kehidupan kebangsaan yang rukun, damai dan berkeadaban di seluruh Indonesia. Surat instruksi dengan […]

  • Kejar-Kejaran, DPR Mau Gas & Kebut Revisi UU Haji

    Kejar-Kejaran, DPR Mau Gas & Kebut Revisi UU Haji

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, berharap revisi Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dapat segera diselesaikan pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026. Menurutnya, percepatan ini penting mengingat tahapan persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 sudah mulai berjalan sejak tahun ini. “Revisi Undang-Undang Haji ini harus segera tuntas, karena waktunya berkejaran dengan siklus persiapan haji […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Riset IDSIGHT: Menakar Kinerja Para Pembantu Presiden, Menkeu Purbaya Paling Favorit

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berumur setahun, setelah pelantikan pada 20 Oktober 2024 tahun lalu. Prabowo kemudian melakukan beberapa kali gelombangreshuffle kabinet, terakhir pada September lalu pasca-demo yang berujung kerusuhan. Bagaimana penilaian publik terhadap kinerja para pembantu Presiden setelah setahunusia pemerintahan? Temuan riset Indonesia Social Insight (IDSIGHT) mencatat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat penilaian positif sangat […]

  • Ilustrasi Gempa

    Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa 6,9 SR di Filipina

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam gempa berkekuatan magnitudo 6,9 yang mengguncang Cebu, Filipina, Selasa (30/9). “Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban gempa,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha di Jakarta, Rabu (1/10/2025). Gempa yang terjadi pukul 21.59 waktu setempat […]

expand_less