Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kriminal » Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Rp13,2 Triliun Kasus Korupsi Ekspor CPO di Kejaksaan Agung

Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Rp13,2 Triliun Kasus Korupsi Ekspor CPO di Kejaksaan Agung

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan uang pengganti kerugian negara senilai Rp13,2 triliun dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Berdasarkan pantauan, Prabowo tiba di Gedung Kejagung sekitar pukul 10.50 WIB, mengenakan seragam safari krem khasnya. Kehadiran Prabowo menarik perhatian jajaran pejabat tinggi negara yang telah menunggu di lokasi.

Setibanya di tempat acara, Presiden Prabowo langsung berbincang dengan sejumlah pejabat, antara lain Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon, dan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.

Tumpukan Uang Rp2 Triliun di Depan Presiden

Dalam ruangan utama Kejaksaan Agung, tampak tumpukan uang tunai senilai sekitar Rp2 triliun, bagian dari total dana yang diserahkan kepada negara sebesar Rp13.255.244.538.149. Presiden Prabowo sempat berbincang ringan dengan Jaksa Agung dan pejabat terkait di depan tumpukan uang tersebut.

Setelah itu, digelar prosesi penyerahan simbolis uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13,2 triliun, yang dilakukan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Dalam acara itu, turut hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Agung

Penyerahan uang ini merupakan tindak lanjut dari putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menganulir vonis lepas terhadap tiga korporasi besar dalam kasus korupsi ekspor CPO, yakni Permata Hijau Group, Wilmar Group, dan Musim Mas Group.

Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik karena menyangkut nilai kerugian negara yang sangat besar dan keterlibatan sejumlah perusahaan sawit terkemuka.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo Buruh 28 Agustus 2025 di DPR: Rute dan 6 Tuntutan Utamanya

    Demo Buruh 28 Agustus 2025 di DPR: Rute dan 6 Tuntutan Utamanya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Ribuan buruh dari berbagai daerah akan menggelar aksi pada Kamis, 28 Agustus 2025, dipusatkan di Gedung DPR RI dan Istana Kepresidenan Jakarta. Aksi ini dipimpin oleh Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), didukung serikat pekerja lain. “Buruh akan menggelar aksi di DPR pada 28 Agustus 2025, menuntut kenaikan upah dan penghapusan outsourcing,” kata […]

  • Maman Imanulhaq

    Bukan Lagi Perang Fisik, Ini Makna Jihad Santri di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq menegaskan bahwa jihad kebangsaan para santri di era modern tidak lagi berbentuk perang fisik, melainkan perjuangan melawan korupsi, hoaks, intoleransi, dan kemiskinan moral. Ia mengingatkan bahwa budaya global yang serba cepat sering kali menghilangkan kedalaman makna hidup. Karena itu, ia menantang santri untuk menjaga kesabaran dalam kecepatan, kesantunan […]

  • Wapres Gibran Berkomitmen Pemerintah Perkuat Ekosistem Pendidikan Santri

    Wapres Gibran Berkomitmen Pemerintah Perkuat Ekosistem Pendidikan Santri

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas ekosistem pendidikan santri sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Maju. Sebagaimana keterangan yang diterima, Rabu (22/10/2025), hal itu disampaikan Gibran dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025. “Pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo berkomitmen untuk terus […]

  • Dari Pencak Silat ke Pacu Jalur, Kreativitas Anak Negeri di HUT RI di Istana

    Dari Pencak Silat ke Pacu Jalur, Kreativitas Anak Negeri di HUT RI di Istana

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Suasana peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 17 Agustus 2025, tidak hanya diwarnai prosesi khidmat upacara, tetapi juga meriah oleh rangkaian pagelaran seni dan budaya. Dari pencak silat hingga musik modern, semua ditampilkan sebagai simbol kekayaan sekaligus keberagaman bangsa. Aktor sekaligus pesilat Iko Uwais menjadi salah satu […]

  • Ini Rute Pengalihan Transjakarta Imbas Demo

    Ini Rute Pengalihan Transjakarta Imbas Demo

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengalihkan layanan di sejumlah rute imbas penutupan di sekitar Jalan Merdeka Selatan arah Balai Kota DKI Jakarta imbas aksi unjuk rasa di kawasan tersebut. “Untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan pelanggan, kami melakukan penyesuaian layanan sesuai kondisi di lapangan. Seluruh informasinya akan diperbaharui secara berkala di aplikasi TJ: Transjakarta dan sosial media. […]

  • Ilustrasi Beras

    Harga Beras Masih Tinggi di Timur, Pemerintah Siapkan Subsidi Angkutan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Pemerintah tengah menyiapkan langkah khusus untuk menekan harga beras di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta zona 3 yang mencakup Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu opsi yang kini dipertimbangkan adalah pemberian subsidi angkutan logistik agar harga beras di wilayah timur bisa setara dengan daerah lain. Dalam jumpa pers usai rapat […]

expand_less