Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PSI Minta Ada Tempat Makan Khusus Kucing untuk Atasi Masalah di Skywalk Jaksel

PSI Minta Ada Tempat Makan Khusus Kucing untuk Atasi Masalah di Skywalk Jaksel

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Warga mengeluhkan bau dan banyaknya kotoran kucing di Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kondisi ini membuat pengguna merasa tidak nyaman saat melintas di jembatan penghubung Halte Velbak dan Stasiun Kebayoran Lama.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Francine Widjojo, menilai masalah tersebut terjadi karena banyak makanan kucing ditebar sembarangan sehingga mengundang kucing datang ke area skywalk. Ia pun mengusulkan agar dibuat tempat makan khusus kucing seperti yang sudah dilakukan MRT Jakarta.

“Apa yang dilakukan MRT Jakarta mungkin bisa dicontoh pada Skywalk Kebayoran Baru dan area-area publik lainnya yang ramah hewan. Sejak tahun 2022 MRT Jakarta menyediakan tempat khusus untuk memberi makan kucing-kucing jalanan di area sebelum pintu masuknya,” kata Francine kepada wartawan, Kamis (2/10/2025).

Menurut Francine, keberadaan tempat makan khusus hewan dapat menjaga kebersihan area publik.

“Dengan adanya tempat khusus untuk memberi makanan kepada hewan, akan memudahkan juga kontrol terhadap kebersihan areanya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar memberi makan hewan tidak dilakukan sembarangan.

“Bersikap empati kepada hewan terlantar, seperti memberi makan kucing-kucing jalanan, perlu diimbangi dengan tanggung jawab pada lingkungan, seperti menjaga kebersihan area makan dan minumnya, menggunakan tempat makan yang ramah lingkungan misalnya berbahan kertas, dan bantu pengendalian populasinya dengan sterilisasi,” jelasnya.

Francine menambahkan, Fraksi PSI telah memperjuangkan penambahan kuota sterilisasi kucing lokal gratis oleh Pemprov DKI Jakarta, dari semula 9.000 ekor pada 2024 menjadi 21.000 ekor di tahun 2025.

Keluhan Warga

Pantauan di lapangan, Selasa (30/9), kotoran kucing banyak terlihat di dekat pintu keluar-masuk Stasiun Kebayoran Lama. Kotoran ada di beberapa titik, baik yang masih basah maupun sudah mengering, bahkan ada yang terinjak pengguna sehingga menyebar ke lantai.

Sultan (20), mahasiswa yang setiap hari menggunakan skywalk, mengaku sangat terganggu.

“Saya kan sering berangkat jam 5. Itu kotoran kucingnya masih baru. Lagi jalan, bengong dikit, udah tuh kelar (akan menginjak kotoran),” kata Sultan, Selasa (23/9/2025).

Ia menilai pemberian makan kucing di skywalk bukan langkah bijak dan meminta adanya kebijakan yang jelas demi kenyamanan pengguna transportasi umum.

Warga lainnya, Maudy (21), juga merasa terganggu saat melintas.

“Iya tahu, ini beberapa lihat ada bekasnya ya. Itu tadi udah kering. Nggak nyaman ya, terutama baunya pas kita lewat jalan gitu,” kata Maudy.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk Subsidi

    Satu Tahun Prabowo-Gibran, 6,14 Juta Ton Pupuk Bersubsidi Tersalurkan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat penyaluran pupuk bersubsidi telah mencapai 64 persen dari total alokasi nasional hingga 19 Oktober 2025, bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan, capaian tersebut setara dengan 6,14 juta ton dari total alokasi pupuk bersubsidi nasional tahun […]

  • NTB Menuju PON 2028

    NTB Menuju PON 2028

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Di tengah riuh wacana Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, Stadion GOR 17 Desember Turide di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berdiri dengan wajah lamanya. Bagi masyarakat NTB, Turide bukan sekadar lapangan. Stadion ini adalah saksi sejarah olahraga, tempat ribuan atlet berlatih, pertandingan digelar, dan warga berkumpul. Namun, hingga kini tribun belum tersentuh renovasi besar. […]

  • Rohmat Marzuki

    Kementerian Kehutanan Nobatkan Kalsel sebagai Provinsi Terbaik Kelima di Bidang Penyuluhan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mencatat prestasi di bidang kehutanan. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan penghargaan sebagai Penyelenggara Penyuluhan Kehutanan 2025 terbaik kelima se-Indonesia kepada Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, mewakili Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Kehutanan 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa […]

  • Raja Juli Antoni

    Raja Juli Antoni: Perpres 110/2025 Tonggak Baru Ekonomi Hijau Indonesia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Nomor 110 Tahun 2025 merupakan salah satu wujud nyata komitmen pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat ekonomi hijau Indonesia. “Perpres Nomor 110 Tahun 2025 ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat investasi hijau, memperkuat green growth, serta memaksimalkan kontribusi Indonesia terhadap target iklim nasional dan global,” kata Menhut Raja Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Senin […]

  • Timothy Anugrah Saputra

    Kasus Kematian Timothy Anugrah Saputra, Unud dan Kemendiktisaintek Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Pihak Rektorat Universitas Udayana (Unud) Bali membentuk tim investigasi khusus untuk menelusuri kasus meninggalnya mahasiswa bernama Timothy Anugrah Saputra, yang diduga menjadi korban perundungan oleh rekan-rekannya. Pembentukan tim tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, […]

  • PKB Desak Pemerintah Perbaiki Coretax dan CRM Demi Capai Target Pajak 2026

    PKB Desak Pemerintah Perbaiki Coretax dan CRM Demi Capai Target Pajak 2026

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Ratna Juwita Sari menegaskan bahwa pemerintah harus segera memperbaiki sistem Coretax dan Compliance Risk Management (CRM) demi mewujudkan target rasio penerimaan pajak tahun 2026 sebesar 12,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), atau senilai Rp2.692,1 triliun, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Jika perbaikan tidak dilakukan segera, […]

expand_less