Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hadiri Festival Pacu Jalur 2025, Gibran Minta Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif Riau Terus Dijaga

Hadiri Festival Pacu Jalur 2025, Gibran Minta Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif Riau Terus Dijaga

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 227
  • comment 0 komentar

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming menghadiri Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Rabu (20/08/2025). Pada kesempatan ini, Wapres turut melepas (flag off) Pacu Jalur hilir pertama hingga ketiga, salah satu momen paling dinanti dalam festival budaya tahunan tersebut.

Kehadiran Wapres menjadi kebanggaan bagi masyarakat Riau yang selama ini menjaga kelestarian Pacu Jalur sebagai warisan budaya, sekaligus sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelestarian tradisi, dengan tetap mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah maupun nasional.

Dalam keterangannya, Wapres menegaskan bahwa Pacu Jalur bukan sekadar ajang olahraga tradisional, melainkan cermin semangat gotong royong, solidaritas, dan daya tahan masyarakat Riau. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadikan Pacu Jalur mampu memperkuat identitas lokal sekaligus memberi manfaat ekonomi.

“Pacu Jalur ini adalah warisan kebudayaan dan juga wajah ekonomi kreatif Riau yang harus kita jaga dan kita rawat,” jelasnya.

Wapres juga mengapresiasi kehadiran para tokoh nasional seperti Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Pariwisata, Menteri Kebudayaan, serta jajaran pejabat daerah yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung keberlanjutan festival ini.

“Semuanya siap, semuanya berkomitmen untuk mengembangkan agar warisan ini bisa lebih berkembang lagi dan kita gali terus potensi daerahnya sehingga bisa terus mengharumkan Indonesia di kancah internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wapres berpesan kepada kepala daerah agar terus merawat tradisi Pacu Jalur, termasuk fenomena tari aura farming yang belakangan viral dan turut mengangkat nama festival ini ke dunia internasional.

“Kita nanti ingin ke depan, Pacu Jalur, budaya yang mengusung gotong royong, kekompakan, kerja keras ini bisa diprioritaskan lagi, bisa dimunculkan lagi,” harapnya.

Selain itu, Wapres menekankan pentingnya mengaitkan festival budaya dengan potensi ekonomi lokal lain yang dimiliki masyarakat Riau.

“Dan kita ingin juga memunculkan potensi lokal, UMKM, dan juga mungkin kuliner khas Riau,” imbuhnya.

Ia pun menegaskan kembali apresiasinya terhadap masyarakat Riau yang penuh semangat menjaga warisan leluhur ini.

“Kita (Wapres dan Presiden) senang sekali, sekali lagi, tariannya sudah viral, sudah mendunia. Harapannya, ke depan bisa kita rawat terus, ya, warisan kebudayaan ini,” tuturnya.

Lebih jauh, Wapres mengingatkan bahwa keberlanjutan festival tidak hanya soal menjaga tradisi, tetapi juga membutuhkan tata kelola yang baik agar semakin menarik minat wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

“Kita jaga semua, kita jaga kebersihannya, kita perbaiki dari tahun ke tahun, biar bisa mengundang lebih banyak wisatawan lagi,” imbau Wapres.

“Tadi saya lihat banyak dubes-dubes juga yang ikut menyaksikan. Jadi ini saya kira event yang luar biasa sekali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana secara resmi membuka Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar mulai 20 hingga 24 Agustus. Ia menegaskan bahwa acara ini telah berkembang menjadi ikon budaya sekaligus magnet wisata unggulan.

“Kementerian Parwisata akan terus mendukung peningkatan kualitasnya, baik melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan ekosistem event, maupun promosi ke pasar domestik dan internasional,” tegasnya.

Festival tahun ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo, serta sejumlah duta besar negara sahabat, antara lain Dubes Serbia untuk Indonesia Ivana Golubović-Duboka, Dubes Bangladesh Tarikul Islam, Dubes Mozambik Belmiro Jose Malate, dan Dubes Rwanda Sheikh Abdul Karim Harelimana.

Hadir pula Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Gubernur Riau Abdul Wahid, serta Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KRL, LRT dan MRT

    Demi Percepatan, Kemenhub dan Pemprov Banten Tingkatkan Sistem Sinyal KRL Rangkasbitung–Merak

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan peningkatan sistem persinyalan untuk memperbanyak dan mempercepat perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) di lintasan Rangkasbitung–Merak. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas dan memperbaiki layanan transportasi di wilayah tersebut. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Banten Tri Nurtopo menjelaskan, peningkatan ini bukan berupa penambahan jalur, melainkan optimalisasi […]

  • Terbukti Korupsi Proyek Pemkot Semarang, Mbak Ita Divonis 5 Tahun dn Suami 7 Tahun Penjara

    Terbukti Korupsi Proyek Pemkot Semarang, Mbak Ita Divonis 5 Tahun dn Suami 7 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Mantan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam kasus tindak pidana korupsi di pemerintah kota tersebut pada kurun waktu 2022 hingga 2024. Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Gatot Sarwadi pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jawa Tengah, Rabu, lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum […]

  • Ilustrasi KPK

    Kasus RPTKA, KPK Panggil Lima Agen TKA Usai Tahan 8 Tersangka Pemerasan di Kemenaker

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima agen tenaga kerja asing (TKA) terkait kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan Rencana Penggunaan TKA (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan. “Pemeriksaan atas nama MH selaku staf di PT Artha Jaya Leonindo, YK selaku direktur di PT Ara Mandiri Servis, serta RH, TH, dan TO selaku agen TKA,” ujar Juru Bicara KPK […]

  • Selvi Gibran Buka INACRAFT

    Selvi Gibran Buka INACRAFT October 2025: Angkat Kriya ke Level Global

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Dengan semangat anak muda, INACRAFT October 2025 Vol.4 – Youthpreneurs resmi dibuka oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (2/10/2025). Mengusung tema “Craft, Culture, and Future”, pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini menempatkan generasi muda sebagai motor utama dalam merawat budaya sekaligus melahirkan inovasi kreatif untuk masa depan. Kegiatan […]

  • Blusukan ke Pasar Flamboyan Pontianak, Gibran Dengarkan Curhatan Pedagang

    Blusukan ke Pasar Flamboyan Pontianak, Gibran Dengarkan Curhatan Pedagang

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau aktivitas Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu pagi (23/08/2025). Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Wapres untuk melihat langsung kondisi pasar tradisional terbesar di Pontianak sekaligus menyerap aspirasi pedagang terkait harga kebutuhan pokok. Kunjungan Wapres Gibran ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Agar pemerintah pusat dan […]

  • Ilustrasi Kelaparan Tersembunyi Anak Indonesia

    Kelaparan Tersembunyi Anak Indonesia, Ancaman Kesehatan Jangka Panjang

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pakar kesehatan anak mengingatkan banyak orang tua tidak menyadari bahwa anak Indonesia usia 6 bulan hingga 12 tahun masih kekurangan vitamin dan mineral esensial, kondisi yang dikenal sebagai “kelaparan tersembunyi” (hidden hunger), meskipun anak tampak sehat secara fisik. “Kami menyebutnya ‘kelaparan tersembunyi’ karena orang tua sering tidak menyadari bahwa anaknya kekurangan nutrisi penting. Anak mungkin […]

expand_less