Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Utang LRT Jabodebek Rp2,2 Triliun, Danantara Tegaskan Skema Pembayaran Harus Tepat

Utang LRT Jabodebek Rp2,2 Triliun, Danantara Tegaskan Skema Pembayaran Harus Tepat

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 169
  • comment 0 komentar

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyatakan akan meninjau secara menyeluruh skema pembayaran utang proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).

Masih terdapat sisa pembayaran sebesar Rp2,2 triliun dalam proyek pembangunan LRT, yang rencananya akan diselesaikan KAI setelah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menegaskan bahwa skema pembayaran utang tersebut harus dirancang secara tepat agar tidak membebani kondisi keuangan KAI.

“Saya akan cek polanya. Skemanya harus proper dan benar, karena kita harus memastikan setiap perusahaan tetap sehat,” kata Dony di Jakarta, Senin (29/09/2025).

Pernyataan ini muncul setelah Direktur Utama ADHI Entus Asnawi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima penegasan dari Kementerian Keuangan terkait pembayaran piutang proyek LRT melalui KAI, dengan kemungkinan menggunakan skema penyertaan modal negara (PMN) atau subsidi kepada KAI.

“KAI nantinya akan melakukan pembayaran secara penuh kepada Adhi Karya,” kata Entus dalam Public Expose Live di Jakarta, Senin (8/9).

Direktur Keuangan ADHI Bani Iqbal menambahkan, proses pelunasan piutang saat ini masih dalam tahap diskusi dengan Kementerian Keuangan, PT KAI, dan Danantara. Target penyelesaian ditetapkan secepatnya pada akhir 2025.

Proyek LRT Jabodebek secara keseluruhan menghabiskan anggaran hingga Rp32,5 triliun. Pembangunan LRT sepanjang 44 kilometer itu awalnya dibiayai oleh pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015, dengan alokasi dana Rp23,3 triliun lewat skema PMN dari total kontrak Rp25,5 triliun.

Pada 2016, regulasi tersebut direvisi melalui Perpres Nomor 65 Tahun 2016. Revisi itu memperluas mandat PT Adhi Karya yang semula hanya bertanggung jawab atas pembangunan jalur layang, stasiun, dan fasilitas operasi, menjadi termasuk pembangunan depo sebagai bagian dari proyek LRT Jabodebek.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Subianto

    Demi Lindungi 50 Juta Penduduk Pantura, Prabowo Siap Bangun Tanggul Laut Raksasa

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) siap dibangun membentang di pantai utara Jawa (Pantura) untuk melindungi sekitar 50 juta penduduk dari ancaman naiknya permukaan air laut. Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna dalam rangka satu tahun pemerintahan, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan tanggul laut sepanjang 535 kilometer […]

  • Raja Juli Antoni

    Kemenhut Era Raja Juli Antoni Terbuka terhadap Akademisi dan Dunia Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Kehutanan se-Indonesia (FOReTIKA) Mujetahid menilai kepemimpinan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni membawa semangat kolaboratif yang kuat. Terutama dalam menjalin sinergi dengan dunia akademik dan lembaga pendidikan tinggi kehutanan di seluruh Indonesia. Sebagai Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin sekaligus Ketua FOReTIKA, Mujetahid memandang Kementerian Kehutanan di bawah kepemimpinan Raja Juli Antoni […]

  • Ketua Bidang Kesejahteraan dan Konservasi Satwa DPP PSI, Francine Widjojo

    PSI Minta Ada Tempat Makan Khusus Kucing untuk Atasi Masalah di Skywalk Jaksel

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Warga mengeluhkan bau dan banyaknya kotoran kucing di Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kondisi ini membuat pengguna merasa tidak nyaman saat melintas di jembatan penghubung Halte Velbak dan Stasiun Kebayoran Lama. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Francine Widjojo, menilai masalah tersebut terjadi karena banyak makanan kucing ditebar sembarangan sehingga mengundang kucing datang ke area […]

  • Kaesang: Akan Ada Tokoh Nasional Bergabung Besarkan PSI

    Kaesang: Akan Ada Tokoh Nasional Bergabung Besarkan PSI

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyebut bakal ada tokoh nasional yang akan bergabung. Bukan main-main, tokoh nasional ini akan totalitas membesarkan PSI. “Ada tokoh nasional yang akan bergabung untuk membesarkan PSI,” kata Kaesang di Basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, beberapa Waktu lalu. Seperti diketahui, Tim Formatur Kepengurusan DPP PSI telah menggelar […]

  • Ilustrasi Startup

    BRIN Beberkan Alasan Banyak Startup Gagal

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap salah satu penyebab utama banyaknya perusahaan rintisan (startup) gagal berkembang bahkan bangkrut. Faktor terbesarnya, karena produk atau layanan yang dikembangkan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Banyak sekali startup gagal, alasan utamanya no marketing. Jadi, sebenarnya apa yang dihasilkan startup tidak inline (sejalan) dengan apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata […]

  • Ilustrasi Polisi

    Kalemdiklat Polri Ingatkan Anggota: Jadi Polisi Harus Bermanfaat, Bukan Arogan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus menjadi sosok yang bermanfaat bagi masyarakat dan tidak terjebak dalam sikap arogan, manipulatif, maupun perilaku yang menyakiti rakyat. “Menjadi polisi harus ada manfaatnya. Kalau tidak ada manfaatnya, maka tidak ada gunanya, dan ingat, menjadi polisi itu ada batasnya, […]

expand_less