Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Menkeu Purbaya Siapkan Sistem AI untuk Awasi Jalur Kepabeanan dan Cukai

Menkeu Purbaya Siapkan Sistem AI untuk Awasi Jalur Kepabeanan dan Cukai

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 169
  • comment 0 komentar

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana menyiapkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat pengawasan jalur kepabeanan dan cukai di seluruh Indonesia.

Langkah ini diambil setelah dirinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Rabu (22/10/2025).

Purbaya menilai sistem pengawasan yang ada saat ini belum optimal untuk memonitor praktik-praktik ilegal seperti underinvoicing atau penyelundupan.

“Sebenarnya sudah cukup bagus, tapi belum ke level di mana saya bisa secara daring di situ saja memonitor kapal underinvoicing. Belum sampai sana karena AI-nya belum dikembangkan. Dalam tiga bulan ke depan kami akan kembangkan sistem AI yang lebih siap di Bea Cukai,” kata Purbaya.

Rencana tersebut merupakan kelanjutan dari tinjauannya terhadap Lembaga National Single Window (LNSW) Kemenkeu, yang sehari sebelumnya ia kunjungi.

Purbaya menyebut ingin menjadikan LNSW sebagai pusat intelijen berbasis teknologi informasi (IT) untuk pengawasan aktivitas ekspor dan impor nasional.

“Dalam konteks itu, LNSW nantinya akan menjadi think tank atau organisasi yang memberikan rekomendasi melalui riset untuk aktivitas perdagangan. Saya akan siapkan 10 orang ahli dari berbagai bidang yang bisa menganalisis potensi-potensi kebocoran yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem pengawasan akan diperkuat secara menyeluruh — dari LNSW, Bea Cukai, hingga Pajak — sebagai bagian dari upaya menutup celah kebocoran penerimaan negara.

“Ini kelanjutannya. Saya akan perkuat semua, LNSW, bea cukai, dan nanti juga pajak. Pada dasarnya, kami akan perkuat sistem penerimaan kita dari ujung ke ujung,” katanya.

Purbaya optimistis penerapan AI akan meningkatkan efisiensi dan transparansi penerimaan negara.

“Kalau sampai sistem betul-betul terintegrasi, dalam beberapa bulan ke depan harusnya penerimaan bea cukai akan lebih efisien daripada sekarang,” kata Purbaya lagi.

Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp221,3 triliun hingga 30 September 2025, atau 73,4 persen dari target APBN 2025. Angka ini didorong oleh kenaikan penerimaan bea keluar dan cukai.

Rinciannya:

  • Penerimaan cukai mencapai Rp163,3 triliun (66,9 persen) dari target APBN, tumbuh 4,6 persen meski produksi Cukai Hasil Tembakau (CHT) turun 2,9 persen.

  • Bea keluar tercatat Rp21,4 triliun, atau 477,8 persen dari target APBN, naik 74,8 persen secara tahunan berkat peningkatan ekspor sawit dan konsentrat tembaga.

  • Bea masuk mencapai Rp36,6 triliun (69,2 persen) dari target APBN, mengalami kontraksi 4,6 persen akibat penurunan tarif impor komoditas pangan dan pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas (FTA).

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sisi dan Fungsi Istana Pada Zaman Soekarno

    Sisi dan Fungsi Istana Pada Zaman Soekarno

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Presiden Soekarno memakai ruang di sisi timur Istana Merdeka sebagai kamar tidurnya. Ruang tidur itu berseberangan dengan ruang kerjanya dan dipisahkan oleh bangsal luas yang dikenal sebagai ruang resepsi. Ruang tidur Bung Karno tidak mempunyai kamar mandi sendiri. Bung Karno dan Ibu Fatmawati menggunakan kamar mandi yang terletak di belakang kamar tidur, bersebelahan dengan kamar […]

  • Makan Bergizi Gratis

    Program Makan Bergizi Gratis Serap Ribuan Tenaga Kerja di Kota Serang

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah tak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak sekolah. Di Kota Serang, program ini juga berhasil membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat, dengan proyeksi penyerapan lebih dari 4.000 warga hingga akhir 2025. Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menjelaskan, hingga pertengahan Oktober 2025, sudah terdapat 52 […]

  • Ahmad Ali

    PSI Siapkan Rakernas Akhir 2025 di Makassar, Bahas Strategi Menuju Pemilu 2029

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersiap menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada akhir tahun 2025 atau awal 2026. Rencananya, acara tersebut akan digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. “Jadi begini kalau tentang jadwal itu kami belum dijadwalkan tanggal pastinya. Tapi itu rencananya diincar itu di akhir tahun, Desember, ya (tahun ini). Paling tidak, awal di Januari […]

  • PBNU Instruksikan Kader Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

    PBNU Instruksikan Kader Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdlatul Ulama untuk menjaga persatuan bangsa serta stabilitas nasional secara menyeluruh. Instruksi PBNU tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kehidupan kebangsaan yang rukun, damai dan berkeadaban di seluruh Indonesia. Surat instruksi dengan […]

  • Menteri Wihaji: 20 Persen Remaja Indonesia Kesepian

    Menteri Wihaji: 20 Persen Remaja Indonesia Kesepian

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan sebanyak 20 persen remaja di Indonesia mengalami kesepian yang membahayakan kesehatan mental mereka, sehingga peran Generasi berencana (Genre) terus dikuatkan. “Remaja Indonesia kita termasuk butuh perhatian, 20 persennya itu kesepian, ada di salah satu media ada analisisnya, salah satu permasalahannya adalah mereka kesepian, akhirnya lari ke […]

  • Prabowo Perintahkan Percepatan Program Listrik Desa untuk 5.700 Desa dan 4.400 Dusun

    Prabowo Perintahkan Percepatan Program Listrik Desa untuk 5.700 Desa dan 4.400 Dusun

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025. Rapat tersebut diantaranya membahas evaluasi program ekonomi tahun 2025 yang masih berjalan sekaligus menyiapkan prospek kebijakan tahun 2026 dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya […]

expand_less