Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kriminal » Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Rp13,2 Triliun Kasus Korupsi Ekspor CPO di Kejaksaan Agung

Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Rp13,2 Triliun Kasus Korupsi Ekspor CPO di Kejaksaan Agung

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan uang pengganti kerugian negara senilai Rp13,2 triliun dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Berdasarkan pantauan, Prabowo tiba di Gedung Kejagung sekitar pukul 10.50 WIB, mengenakan seragam safari krem khasnya. Kehadiran Prabowo menarik perhatian jajaran pejabat tinggi negara yang telah menunggu di lokasi.

Setibanya di tempat acara, Presiden Prabowo langsung berbincang dengan sejumlah pejabat, antara lain Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon, dan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.

Tumpukan Uang Rp2 Triliun di Depan Presiden

Dalam ruangan utama Kejaksaan Agung, tampak tumpukan uang tunai senilai sekitar Rp2 triliun, bagian dari total dana yang diserahkan kepada negara sebesar Rp13.255.244.538.149. Presiden Prabowo sempat berbincang ringan dengan Jaksa Agung dan pejabat terkait di depan tumpukan uang tersebut.

Setelah itu, digelar prosesi penyerahan simbolis uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13,2 triliun, yang dilakukan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Dalam acara itu, turut hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Agung

Penyerahan uang ini merupakan tindak lanjut dari putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menganulir vonis lepas terhadap tiga korporasi besar dalam kasus korupsi ekspor CPO, yakni Permata Hijau Group, Wilmar Group, dan Musim Mas Group.

Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik karena menyangkut nilai kerugian negara yang sangat besar dan keterlibatan sejumlah perusahaan sawit terkemuka.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertolak ke Medan, Wapres Tinjau Sekolah Rakyat dan Hadiri MuPel GBKP 2025

    Bertolak ke Medan, Wapres Tinjau Sekolah Rakyat dan Hadiri MuPel GBKP 2025

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming didampingi oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming pagi ini, Kamis (28/08/2025), bertolak ke Medan, Sumatera Utara untuk melakukan peninjauan Sekolah Rakyat dan Musyawarah Pelayanan (MuPel) MAMRE Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Tahun 2025. Kunjungan ini merupakan aksi nyata dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan pemberian akses pendidikan merata bagi […]

  • Ilustrasi Kelaparan Tersembunyi Anak Indonesia

    Kelaparan Tersembunyi Anak Indonesia, Ancaman Kesehatan Jangka Panjang

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Pakar kesehatan anak mengingatkan banyak orang tua tidak menyadari bahwa anak Indonesia usia 6 bulan hingga 12 tahun masih kekurangan vitamin dan mineral esensial, kondisi yang dikenal sebagai “kelaparan tersembunyi” (hidden hunger), meskipun anak tampak sehat secara fisik. “Kami menyebutnya ‘kelaparan tersembunyi’ karena orang tua sering tidak menyadari bahwa anaknya kekurangan nutrisi penting. Anak mungkin […]

  • PSI Syukuran HUT RI, Kaesang: Indonesia Harus Merdeka dari Kebodohan & Kesengsaraan

    PSI Syukuran HUT RI, Kaesang: Indonesia Harus Merdeka dari Kebodohan & Kesengsaraan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyatakan Indonesia harus merdeka dari kebodohan, kelaparan dan kesengsaraan. Hal ini dikatakan Kaesang saat memberi sambutan pada acara syukuran kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia bertajuk “Doa untuk Republik Tercinta” di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 16 Agustus 2025. “Bagi PSI, kata kemerdekaan itu bukan hanya untuk […]

  • Ilustrasi KPK

    Kasus RPTKA, KPK Panggil Lima Agen TKA Usai Tahan 8 Tersangka Pemerasan di Kemenaker

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima agen tenaga kerja asing (TKA) terkait kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan Rencana Penggunaan TKA (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan. “Pemeriksaan atas nama MH selaku staf di PT Artha Jaya Leonindo, YK selaku direktur di PT Ara Mandiri Servis, serta RH, TH, dan TO selaku agen TKA,” ujar Juru Bicara KPK […]

  • Gaya Gus Dur Sulap Istana Hidup 24 Jam

    Gaya Gus Dur Sulap Istana Hidup 24 Jam

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Presiden Habibie memerintah selama 13 bulan, dan digantikan oleh Presiden Abdurrahman Wahid, yang biasa dipanggil Gus Dur. Pada masa kepemimpinannya, Gus Dur memindahkan keluarganya ke Istana Merdeka. Ia menggunakan ruang tidur yang semula dipergunakan Bung Karno di Istana Merdeka. Gaya hidup Gus Dur yang sangat terbuka memberi warna baru degup kehidupan Istana Merdeka. Seringkali Istana […]

  • Hangatnya Jamuan Working Lunch Presiden Prabowo untuk Presiden Peru

    Hangatnya Jamuan Working Lunch Presiden Prabowo untuk Presiden Peru

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Suasana hangat mengiringi working lunch yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 11 Agustus 2025, saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjamu Presiden Republik Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra, beserta delegasi resmi. Di tengah percakapan membahas peluang kerja sama strategis, aroma rempah khas Nusantara berpadu wangi segar masakan yang tersaji, menciptakan perpaduan diplomasi dan […]

expand_less