Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » BRIN Beberkan Alasan Banyak Startup Gagal

BRIN Beberkan Alasan Banyak Startup Gagal

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap salah satu penyebab utama banyaknya perusahaan rintisan (startup) gagal berkembang bahkan bangkrut. Faktor terbesarnya, karena produk atau layanan yang dikembangkan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Banyak sekali startup gagal, alasan utamanya no marketing. Jadi, sebenarnya apa yang dihasilkan startup tidak inline (sejalan) dengan apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata Sekretaris Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yurike Patrecia Marpaung, dalam acara Jakarta Innovation Days (JID) 2025 di Jakarta Pusat, Selasa (21/10) malam.

Selain itu, banyak hasil riset startup tidak mendapatkan dukungan yang memadai, termasuk dari sisi pendanaan dan regulasi.

“Sering sekali startup itu jatuh, karena hasil riset yang mereka kembangkan tidak mendapat dukungan, apakah pendanaan atau regulasi. Sering sekali ketika startup memulai, di proses selanjutnya jatuh, ini berdampak terhadap ekosistem riset dan inovasi,” jelas Yurike.

Menurutnya, proses riset yang dilakukan startup memang tidak langsung menghasilkan manfaat keekonomian. Hasil riset lebih sering berupa teknologi atau model yang butuh waktu untuk bisa diimplementasikan.

Peran BRIDA Dorong Integrasi Riset Daerah

Untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi di daerah, Yurike menilai Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) memiliki peran penting sebagai penghubung berbagai simpul riset di wilayah.

“BRIDA bisa menyaring dan memberikan fasilitas supaya riset-riset bisa memenuhi kualifikasi-kualifikasi. Lalu, pusat riset dan inovasi di Jakarta nantinya bisa mengintegrasikan hasil riset dalam kebijakan,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat membantu startup agar riset mereka tidak berhenti di tengah jalan dan dapat diterapkan secara lebih luas.

Dalam kesempatan yang sama, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta memperkenalkan inisiatif baru bernama Jakarta Research and Innovation Ecosystem (JRIE).

JRIE dirancang sebagai wadah kolaborasi antara akademisi, startup, inovator, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berbagi ide dan solusi atas berbagai permasalahan di Jakarta.

“Kami akan launching (luncurkan) segera. Jakarta Research and Innovation Ecosystem, niatnya berlaku untuk seluruh Indonesia. Jadi, startup dari mana pun, startup dari Probolinggo, startup dari Yogyakarta silahkan bergabung di sini. Siapa tahu memang bisa menyelesaikan permasalahan Jakarta,” kata Kepala Pusat Riset dan Inovasi Daerah Bappeda DKI Jakarta, Andhika Ajie.

Dengan kolaborasi lintas daerah dan sektor, Jakarta berharap JRIE bisa menjadi model ekosistem inovasi nasional yang memperkuat daya saing startup Indonesia di masa depan.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rosan Roeslani

    Danantara Terbuka untuk Investasi dari Brazil

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membuka peluang kerja sama dengan para pelaku usaha dan investor asal Brazil yang ingin berinvestasi di Indonesia. “Sebagai CEO Danantara Indonesia, saya ingin menekankan komitmen kuat kami untuk mendukung potensi kerja sama. Kami terbuka terkait investasi dengan investor […]

  • Terbukti Korupsi Proyek Pemkot Semarang, Mbak Ita Divonis 5 Tahun dn Suami 7 Tahun Penjara

    Terbukti Korupsi Proyek Pemkot Semarang, Mbak Ita Divonis 5 Tahun dn Suami 7 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Mantan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam kasus tindak pidana korupsi di pemerintah kota tersebut pada kurun waktu 2022 hingga 2024. Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Gatot Sarwadi pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jawa Tengah, Rabu, lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum […]

  • Piyu Padi dan Badai Pilih Obrolan Ringan Saat Nongkrong

    Piyu Padi dan Badai Pilih Obrolan Ringan Saat Nongkrong, Bukan Soal Musik

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Dikenal vokal memperjuangkan hak cipta dan royalti musik, Piyu Padi dan Badai ternyata punya cara sederhana untuk melepas penat. Saat nongkrong berdua, mereka justru menghindari topik berat seputar industri musik. Badai menegaskan, momen kumpul bukanlah waktu menambah beban pikiran.“Nggak lah, kita nggak usah bikin pusing juga,” ujar Badai santai saat keduanya hadir dalam pembukaan kembali […]

  • Raja Juli Antoni

    IPB Apresiasi Kementerian Kehutanan Masuk 10 Besar Kementerian Berkinerja Terbaik

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University memberikan apresiasi atas capaian Kementerian Kehutanan yang dinilai sebagai salah satu dari 10 kementerian dengan kinerja terbaik di Indonesia versi IndoStrategi Research and Consulting. Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Naresworo Nugroho, menyebut capaian tersebut sebagai bentuk nyata dari penguatan tata kelola kehutanan nasional yang semakin terbuka, berbasis data, […]

  • Hariyanto Arbi

    2 Tahun Diperjuangkan PSI, Usulan Dana Pensiun Atlet Mulai Dilirik Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Juara Dunia Bulu Tangkis 1995 sekaligus Ketua Bidang Olahraga DPP PSI, Hariyanto Arbi, merasa lega dan bahagia setelah ide yang ia perjuangkan sejak lama mengenai dana pensiun bagi atlet berprestasi mulai mendapat perhatian serius pemerintah. “Sejak April 2023 saya mengusulkan uang pensiun untuk pekan ini. Pekan ini, Menpora Pak Erick Thohir mengusulkannya dalam rapat kerja […]

  • Menkes Gunadi Siap Percepat Pemerataan Layanan Kesehatan

    Menkes Gunadi Siap Percepat Pemerataan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto terus mendorong percepatan pembangunan layanan kesehatan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa program prioritas yang menjadi perhatian Kepala Negara adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang baru saja diluncurkan secara nasional di sekolah-sekolah, rumah sakit baru di daerah terpencil, dan peningkatan fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan. “Kan Cek Kesehatan Gratis […]

expand_less