Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » DBH DKI Jakarta Dipotong Rp15 Triliun, PSI Desak Pemprov Hentikan Pemborosan APBD

DBH DKI Jakarta Dipotong Rp15 Triliun, PSI Desak Pemprov Hentikan Pemborosan APBD

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 180
  • comment 0 komentar

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mengumumkan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Pemprov DKI Jakarta dipangkas dari Rp26 triliun menjadi Rp11 triliun. Pemangkasan Rp15 triliun ini dipastikan berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana, menilai kondisi ini harus dijadikan momentum untuk menghapus pemborosan anggaran.

“Pemprov DKI harus secara cerdas dan strategis mengatur ulang postur belanjanya agar tepat guna dan efisien. Dengan penurunan proyeksi APBD 2026 secara keseluruhan, jelas kepentingan-kepentingan strategis seperti subsidi transportasi umum, sekolah gratis, peningkatan mutu pendidikan, dan sebagainya harus didahulukan,” kata Justin dalam keterangan tertulis, Kamis (2/10/2025).

Justin menyoroti adanya rencana belanja barang yang dinilai tidak masuk akal. Beberapa usulan dinas dalam rapat APBD-P 2025 disebutnya jauh di atas harga pasar.

“Di Komisi E pernah ada usulan dari pihak Dinas Kebudayaan untuk membeli 11 LCD proyektor dengan harga Rp158 juta hingga Rp214 juta per unit, kemudian Dinas Perpustakaan juga ingin membeli 3 server seharga Rp1,7 miliar per unitnya,” jelas Justin.

“Dinas Kebudayaan juga mengusulkan pembelian lampu LED yang harga satuannya mencapai Rp15 juta. Pemborosan-pemborosan belanja di atas harga pasar semacam ini perlu berhenti, sekalipun dinas berdalil sesuai E-Katalog,” sambungnya.

Tak hanya itu, Justin menyinggung rencana pembelian mobile planetarium dengan harga miliaran rupiah yang disebut lebih mahal dari spesifikasi tertinggi di pasaran.

Menurutnya, belanja semacam ini harus dihentikan agar APBD bisa difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat.

“Jika memang APBD berikutnya harus dipangkas dan jauh dari perkiraan sebelumnya, maka ini merupakan saatnya untuk memberantas pemborosan anggaran belanja agar peruntukannya lebih tepat guna terhadap kebutuhan-kebutuhan utama masyarakat di Jakarta,” tegasnya.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selvi Gibran Buka INACRAFT

    Selvi Gibran Buka INACRAFT October 2025: Angkat Kriya ke Level Global

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Dengan semangat anak muda, INACRAFT October 2025 Vol.4 – Youthpreneurs resmi dibuka oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (2/10/2025). Mengusung tema “Craft, Culture, and Future”, pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini menempatkan generasi muda sebagai motor utama dalam merawat budaya sekaligus melahirkan inovasi kreatif untuk masa depan. Kegiatan […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jelaskan Alasan Pemangkasan Transfer ke Daerah

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan pemerintah memangkas dana transfer ke daerah. Ia menegaskan bahwa secara netto, anggaran daerah justru bertambah melalui program yang dialokasikan pemerintah pusat. “Beberapa bupati dari beberapa tempat datang ke sini. Tadinya mau ketemu saya semua. Untung saya cuma ketemu perwakilan. Kalau enggak saya dipukulin tadi,” kata Purbaya Yudhi […]

  • Didampingi Gibran, Prabowo Senang Koordinasi Antar Menteri Efektif

    Didampingi Gibran, Prabowo Senang Koordinasi Antar Menteri Efektif

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menilai koordinasi antarmenteri selama 10 bulan di awal pemerintahan Kabinet Merah Putih berlangsung efektif. Sehingga berbagai target dan renacana strategis dapat tercapai. “Dalam waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan, ternyata mulai terasa dan terlihat bahwa strategi kita benar, kita berada di arah yang […]

  • Indira Mulyasari Paramastuti

    Terungkap Alasan Eks Kader NasDem Indira Mulyasari Resmi Bergabung ke PSI

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mendapatkan tambahan kekuatan dengan bergabungnya mantan kader Partai NasDem, Indira Mulyasari Paramastuti. Ia menegaskan komitmennya untuk membesarkan PSI di Sulawesi Selatan dengan strategi yang mengutamakan bukti nyata di hadapan publik. “Masyarakat kita itu lebih percaya matanya daripada telinganya,” ujar Indira, Selasa (30/9/2025), mengutip pesan Ketua DPW PSI Sulsel, Ferirae Gandi. […]

  • Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

    PSI di Aceh Makin Solid: Politisi Senior, Eks DPR, hingga Kalangan Pesantren Bergabung

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sejumlah politisi lintas partai di Aceh ramai-ramai bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Di antara mereka bahkan ada yang pernah menjabat sebagai anggota DPR dan mantan ketua DPR, yang kini memilih bergabung dengan partai berlambang gajah tersebut. Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Aceh, Zulkarnaini Syeh Joel, kepada awak media, Selasa […]

  • Andy Budiman

    PSI Desak Polemik Ijazah Gibran Berhenti Usai Klarifikasi MDIS

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berharap polemik seputar pendidikan dan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berhenti setelah pihak Management Development Institute of Singapore (MDIS) memberikan klarifikasi resmi. “Seharusnya penjelasan MDIS menghentikan polemik soal pendidikan dan ijazah Mas Gibran bila niatnya benar-benar mencari kebenaran. Siapa lagi yang bisa memberikan klarifikasi selain MDIS sebagai penyelenggara pendidikan?” kata […]

expand_less