Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hadiri Festival Pacu Jalur 2025, Gibran Minta Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif Riau Terus Dijaga

Hadiri Festival Pacu Jalur 2025, Gibran Minta Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif Riau Terus Dijaga

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming menghadiri Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Rabu (20/08/2025). Pada kesempatan ini, Wapres turut melepas (flag off) Pacu Jalur hilir pertama hingga ketiga, salah satu momen paling dinanti dalam festival budaya tahunan tersebut.

Kehadiran Wapres menjadi kebanggaan bagi masyarakat Riau yang selama ini menjaga kelestarian Pacu Jalur sebagai warisan budaya, sekaligus sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelestarian tradisi, dengan tetap mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah maupun nasional.

Dalam keterangannya, Wapres menegaskan bahwa Pacu Jalur bukan sekadar ajang olahraga tradisional, melainkan cermin semangat gotong royong, solidaritas, dan daya tahan masyarakat Riau. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadikan Pacu Jalur mampu memperkuat identitas lokal sekaligus memberi manfaat ekonomi.

“Pacu Jalur ini adalah warisan kebudayaan dan juga wajah ekonomi kreatif Riau yang harus kita jaga dan kita rawat,” jelasnya.

Wapres juga mengapresiasi kehadiran para tokoh nasional seperti Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Pariwisata, Menteri Kebudayaan, serta jajaran pejabat daerah yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung keberlanjutan festival ini.

“Semuanya siap, semuanya berkomitmen untuk mengembangkan agar warisan ini bisa lebih berkembang lagi dan kita gali terus potensi daerahnya sehingga bisa terus mengharumkan Indonesia di kancah internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wapres berpesan kepada kepala daerah agar terus merawat tradisi Pacu Jalur, termasuk fenomena tari aura farming yang belakangan viral dan turut mengangkat nama festival ini ke dunia internasional.

“Kita nanti ingin ke depan, Pacu Jalur, budaya yang mengusung gotong royong, kekompakan, kerja keras ini bisa diprioritaskan lagi, bisa dimunculkan lagi,” harapnya.

Selain itu, Wapres menekankan pentingnya mengaitkan festival budaya dengan potensi ekonomi lokal lain yang dimiliki masyarakat Riau.

“Dan kita ingin juga memunculkan potensi lokal, UMKM, dan juga mungkin kuliner khas Riau,” imbuhnya.

Ia pun menegaskan kembali apresiasinya terhadap masyarakat Riau yang penuh semangat menjaga warisan leluhur ini.

“Kita (Wapres dan Presiden) senang sekali, sekali lagi, tariannya sudah viral, sudah mendunia. Harapannya, ke depan bisa kita rawat terus, ya, warisan kebudayaan ini,” tuturnya.

Lebih jauh, Wapres mengingatkan bahwa keberlanjutan festival tidak hanya soal menjaga tradisi, tetapi juga membutuhkan tata kelola yang baik agar semakin menarik minat wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

“Kita jaga semua, kita jaga kebersihannya, kita perbaiki dari tahun ke tahun, biar bisa mengundang lebih banyak wisatawan lagi,” imbau Wapres.

“Tadi saya lihat banyak dubes-dubes juga yang ikut menyaksikan. Jadi ini saya kira event yang luar biasa sekali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana secara resmi membuka Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar mulai 20 hingga 24 Agustus. Ia menegaskan bahwa acara ini telah berkembang menjadi ikon budaya sekaligus magnet wisata unggulan.

“Kementerian Parwisata akan terus mendukung peningkatan kualitasnya, baik melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan ekosistem event, maupun promosi ke pasar domestik dan internasional,” tegasnya.

Festival tahun ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo, serta sejumlah duta besar negara sahabat, antara lain Dubes Serbia untuk Indonesia Ivana Golubović-Duboka, Dubes Bangladesh Tarikul Islam, Dubes Mozambik Belmiro Jose Malate, dan Dubes Rwanda Sheikh Abdul Karim Harelimana.

Hadir pula Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Gubernur Riau Abdul Wahid, serta Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gibran Sebut Prabowo Senang Tarian Pacu Jalur Viral & Mendunia

    Gibran Sebut Prabowo Senang Tarian Pacu Jalur Viral & Mendunia

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka mengungkap dirinya dan Presiden RI Prabowo Subianto telah bertemu dengan sejumlah bocah penari Pacu Jalur. Bocah-bocah penari pacu jalur tampil juga meramaikan HUT ke 80 Kemerdekaan RI di Istana. Penampilan bocah-bocah penari pacu jalur di halaman istana menghipnotis semua pengunjung upacara 17 Agustus. Tak terkecuali Presiden Prabowo yang […]

  • Andi Amran Sulaiman

    Mentan Dorong Kaltara Jadi Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi lumbung pangan nasional sekaligus pintu ekspor komoditas strategis ke Malaysia. “Dulu perbatasan identik dengan selundupan pangan. Sekarang kita ubah paradigma, bukan lagi menjaga selundupan, tetapi menanam sendiri komoditas strategis yang dibutuhkan. Inilah pertahanan pangan sekaligus peluang ekspor terbaik bagi Indonesia,” kata Mentan dalam keterangan […]

  • KRL, LRT dan MRT

    Transportasi Jakarta Dinilai Lebih Unggul dari Kuala Lumpur, Kok Bisa?

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Media Malaysia, Sinar Daily menyoroti pencapaian Jakarta yang berhasil melampaui Kuala Lumpur dalam daftar kota dengan sistem transportasi umum terbaik di dunia. “Menurut survei majalah gaya hidup global Time Out, Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia dan kedua di Asia Tenggara, hanya kalah dari Singapura,” demikian laporan media tersebut, dikutip Minggu (28/9/2025). Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyebut […]

  • Saat Gibran Ajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat Belanja Perlengkapan Sekolah

    Saat Gibran Ajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat Belanja Perlengkapan Sekolah

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Usai meninjau kondisi pascagempa di Poso, Sulawesi Tengah, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (22/08/2025). Di kota ini, Wapres mengajak Anak Yatim dan Siswa Sekolah Rakyat berbelanja perlengkapan sekolah di Toko Buku Gramedia. Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah terus memperluas akses pendidikan […]

  • Kereta Cepat

    PSI Bela Proyek Whoosh: Lompatan Teknologi, Bukan Hitungan Untung-Rugi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus menanggapi polemik proyek kereta cepat Jakarta–Bandung Whoosh yang kembali jadi sorotan publik. Polemik mencuat setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membayar utang proyek tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Bestari, kehadiran kereta cepat Whoosh adalah simbol lompatan […]

  • Hutan Tesso Nilo

    Konflik Hutan Tesso Nilo, Kementerian HAM Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPR

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi Komisi XIII DPR RI terkait konflik tata kelola hutan dan pertanahan di Provinsi Riau, khususnya di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM, Munafrizal Manan, menegaskan pihaknya akan memastikan tidak ada hak asasi masyarakat di kawasan tersebut yang terlanggar. […]

expand_less