Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Kaji Aturan Impor Scrap Besi Usai Kasus Cemaran Radioaktif Cs-137

Pemerintah Kaji Aturan Impor Scrap Besi Usai Kasus Cemaran Radioaktif Cs-137

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Pemerintah tengah mengkaji kebijakan impor scrap besi, termasuk kemungkinan memasukkan komoditas tersebut ke dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq.

“Kemarin mengemuka dari para anggota Satgas untuk merumuskan lagi kebijakan tentang importasi scrap. Tapi itu tidak gegabah, kita harus diskusi dengan para pihak untuk merumuskan ini,” jelas Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif usai Forum Kolaborasi Pemulihan Ekosistem Gambut di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Hanif merujuk pada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Cs-137 yang dibentuk setelah ekspor udang beku PT BMS dari Indonesia ke Amerika Serikat ditemukan tercemar radioaktif Cesium-137.

Paparan radioaktif itu diduga berasal dari pabrik peleburan logam bekas PT Peter Metal Technology (PMT) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Perusahaan tersebut mengolah scrap besi dengan metode induksi, sehingga radiasi dari besi menempel pada fasilitas pabrik dan kemudian mencemari produk udang beku.

Saat ini, Kawasan Industri Modern Cikande ditetapkan sebagai kejadian khusus radiasi radionuklida Cesium-137.

Selain itu, paparan Cesium-137 juga ditemukan pada sembilan kontainer scrap besi di Pelabuhan Tanjung Priok pada September lalu. Menurut Kementerian Perindustrian, perusahaan pengimpor scrap tersebut tidak memiliki izin resmi. Namun belum dijelaskan lebih lanjut apakah terkait legalitas perusahaan atau izin impor.

Berkaca dari kasus tersebut, Hanif menyebut para menteri yang tergabung dalam Satgas mulai membahas regulasi terkait scrap besi.

“Kalau dari sisi kami itu kan tidak masuk di dalam limbah B3 karena masih bentuk barang yang bisa diolah scrap… Tapi kemarin mengemuka seperti itu, pendapat dari para menteri yang ada di dalam rakortas itu menyampaikan bahwa itu harus dilakukan pembatasan atau seperti apa, kita sedang desainkan, sedang dirumuskan regulasi,” pungkas Hanif.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Gibran

    Kebijakan Ekonomi Prabowo-Gibran Sudah di Jalur yang Benar

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam satu tahun terakhir telah berada di jalur yang tepat. Ia mengapresiasi langkah cepat dan progresif pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat sektor riil, dan menstabilkan fiskal nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. “Langkah […]

  • Meriah & Seru, Wapres Gibran Lomba-Lomba HUT RI ke-80 di Kantornya

    Meriah & Seru, Wapres Gibran Lomba-Lomba HUT RI ke-80 di Kantornya

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) menyelenggarakan kegiatan berbagai perlombaan permainan tradisional. Kegiatan bertajuk “Setwapres Merdeka” ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang digelar di Lapangan Parkir Setwapres, Jl. Kebon Sirih No. 14, Jakarta, pada Rabu (13/8/2025) ini berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Acara dimulai dengan senam pagi bersama sebagai pemanasan […]

  • Ke TMP Kalibata, Kaesang ziarah ke makam BJ. Habibie, Ani Yudhoyono Hingga Taufiq kiemas

    Ke TMP Kalibata, Kaesang ziarah ke makam BJ. Habibie, Ani Yudhoyono Hingga Taufiq kiemas

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menggelar ziarah dan tabur bunga ke makam Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat, 22/8/2025. “Hari ini kami ke makam Presiden Ketiga, kami di sini untuk menghormati beliau,” kata Kaesang di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat. Dalam kesempatan […]

  • KRL, LRT dan MRT

    Demi Percepatan, Kemenhub dan Pemprov Banten Tingkatkan Sistem Sinyal KRL Rangkasbitung–Merak

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan peningkatan sistem persinyalan untuk memperbanyak dan mempercepat perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) di lintasan Rangkasbitung–Merak. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas dan memperbaiki layanan transportasi di wilayah tersebut. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Banten Tri Nurtopo menjelaskan, peningkatan ini bukan berupa penambahan jalur, melainkan optimalisasi […]

  • Hyundai gandeng General Motors kembangkan mobil van listrik

    Hyundai gandeng General Motors kembangkan mobil van listrik

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Dua perusahaan raksasa otomotif global yaitu Hyundai dan General Motors (GM) sepakat melakukan pengembangan mobil van komersial listrik yang diperuntukkan bagi pasar Amerika Tengah, Amerika Serikat, dan Amerika Selatan. Kabar tersebut dilaporkan Car and Driver, Kamis (7/8), yang menyebutkan kemitraan tersebut merupakan kelanjutan dari kemitraan tahun lalu, saat kedua perusahaan menyepakati kerja sama untuk manajemen […]

  • Ilustrasi Petani

    27 Ribu Anak Muda Jadi Petani Berpenghasilan Rp15–20 Juta per Bulan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa kini sudah ada 27 ribu anak muda di Indonesia yang sukses menjadi petani dengan pendapatan mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan. Menurut Amran, meningkatnya minat generasi milenial dan Gen Z terhadap sektor pertanian terjadi seiring masuknya teknologi modern dalam sistem pertanian nasional. Pemerintah, kata dia, memberikan […]

expand_less