Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 30 Juta Anak Tersentuh Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Pastikan Standar Dapur Dibenahi

30 Juta Anak Tersentuh Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Pastikan Standar Dapur Dibenahi

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program tersebut, kata Presiden, sudah menyalurkan lebih dari satu miliar porsi makanan bergizi sejak peluncurannya.

“Alhamdulillah, hari ini sudah hampir mencapai 30 juta penerima manfaat. Sudah kita beri pangan lebih satu miliar pangan, makanan tiap hari, Bukan tiap hari, seluruhnya sudah lebih 1 miliar makan. Ada kekurangan, ada keracunan, ini kita benahi,” ujar Prabowo di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/09/2025).

Presiden menekankan pentingnya memastikan kebutuhan gizi generasi muda tercukupi demi masa depan bangsa. Meski terdapat sejumlah kendala, termasuk kasus keracunan makanan, ia menilai jumlah deviasi yang terjadi sangat kecil bila dibandingkan dengan capaian program secara keseluruhan, yakni hanya 0,00017 persen.

“Cukup membanggakan apa yang kita hasilkan. Bahwa kita ingin sama sekali tidak ada keracunan, itu kita kerja keras sekarang,” kata Prabowo.

Untuk mencegah masalah serupa, pemerintah akan memperketat standar pengolahan makanan. Setiap dapur penyedia makanan diwajibkan memiliki tenaga masak terlatih serta dilengkapi peralatan pencuci dengan teknologi ultraviolet, gas atau air bersuhu tinggi, filter air, dan alat uji kualitas makanan sebelum distribusi.

“Ini segera kita benahi, semua dapur harus ada tukang masak terlatih,” ucap Presiden.

Selain meningkatkan gizi anak, program MBG juga disebut berdampak besar terhadap perekonomian. Menurut Prabowo, program ini berkontribusi pada penciptaan 1,5 juta lapangan kerja baru yang diperkirakan terserap pada Januari–Februari 2026.

Ia menambahkan, MBG juga menciptakan pasar bagi ekonomi rakyat karena petani dan peternak mendapat jaminan penyerapan hasil produksi, mulai dari beras, telur, sayur, hingga aneka protein hewani.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi KPK

    Kasus RPTKA, KPK Panggil Lima Agen TKA Usai Tahan 8 Tersangka Pemerasan di Kemenaker

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima agen tenaga kerja asing (TKA) terkait kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan Rencana Penggunaan TKA (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan. “Pemeriksaan atas nama MH selaku staf di PT Artha Jaya Leonindo, YK selaku direktur di PT Ara Mandiri Servis, serta RH, TH, dan TO selaku agen TKA,” ujar Juru Bicara KPK […]

  • Ketum PSI Kaesang Tetapkan Sekjen dan Bendahara Umum

    Ketum PSI Kaesang Tetapkan Sekjen dan Bendahara Umum

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Tim Formatur Kepengurusan DPP PSI menggelar rapat perdana. Salah satu keputusan dalam rapat itu menetapkan Raja Juli Antoni Sekjen DPP PSI, dan Fenty Noverita sebagai Bendahara Umum DPP PSI. “Untuk hari ini, kami hanya mengumumkan untuk posisi Sekretaris Jenderal dan Bendahara Umum supaya urusan surat menyurat berjalan lancar. Untuk Sekjen masih sama, Bapak Raja Juli […]

  • Ilustrasi BCA

    BCA Bakal Buyback Saham Rp5 Triliun, Jaga Stabilitas Harga di Bursa

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA mengumumkan rencana pembelian kembali saham (share buyback) dengan nilai maksimal mencapai Rp5 triliun. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham BCA di Bursa Efek Indonesia (BEI). EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan, periode buyback akan dimulai pada 22 Oktober 2025 hingga […]

  • Dian Sandi Utama

    Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Polemik hukum terkait keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin memanas dan kini merembet ke isu hubungan diplomasi antarnegara. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara dengan nada keras. Ia memperingatkan bahwa upaya menggugat dokumen pendidikan Gibran dapat menimbulkan dampak serius yang membahayakan posisi Indonesia di kancah internasional. Setelah sebelumnya isu […]

  • Jejak Pengorbanan Teungku Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Pertama RI

    Jejak Pengorbanan Teungku Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Pertama RI

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Teungku Nyak Sandang bin Lamudin, tokoh yang berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan serta kemandirian transportasi udara bangsa, menjadi salah satu nama yang dianugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia berupa Bintang Jasa Utama oleh Presiden Prabowo Subianto. Penganugerahan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025 ini merupakan pengakuan negara atas pengorbanan luar biasa Teungku Nyak […]

  • Denyut Bina Graha, Kantor Presiden Soeharto

    Denyut Bina Graha, Kantor Presiden Soeharto

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Bila Presiden Soekarno sedang berada di Istana Merdeka, sebuah bendera Kepresidenan berwarna kuning dengan bintang emas di tengahnya dikibarkan di atas Istana Merdeka. Sejak Presiden Soeharto, penandaan seperti itu tidak dilakukan. Denyut kehidupan Istana Merdeka berubah sejak Jenderal TNI Soeharto menggantikan Ir. Soekarno. Sebagai Presiden Republik Indonesia yang kedua, Pak Harto memutuskan untuk tinggal di […]

expand_less