Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artis » Uya Kuya dan Astrid Menangis Saat Pertama Kali Masuk Rumah Usai Dijarah Massa

Uya Kuya dan Astrid Menangis Saat Pertama Kali Masuk Rumah Usai Dijarah Massa

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 242
  • comment 0 komentar

Uya Kuya dan sang istri, Astrid, tak kuasa menahan emosi ketika pertama kali kembali ke rumah mereka usai dijarah massa. Kondisi rumah di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur itu tampak rusak parah dan berantakan.

Dalam momen tersebut, Uya dan Astrid melakukan video call dengan anak-anak mereka, Cinta dan Nino, untuk menunjukkan keadaan rumah yang penuh kenangan indah. Meski berusaha tegar, keduanya tak bisa menyembunyikan kesedihan atas peristiwa yang terjadi.

Peristiwa penjarahan rumah Uya Kuya terjadi pada akhir Agustus 2025, bersamaan dengan kerusuhan dalam gelombang demonstrasi besar di Jakarta. Lewat akun Instagram pribadinya, Uya membagikan video saat pertama kali masuk kembali ke rumah yang porak-poranda.

“Pertama kali masuk ke rumah kita yang dijarah,” tulis Uya di Instagram, Senin (29/9).

“Silahkan maki-maki saya. Kalian mau kipas saya apapun, kalian marah sama saya, tapi jangan kipas keluarga saya. Jangan hina anak-anak saya, saya aja sasaran kalian. Apa salah anak-anak saya, apa salah istri saya,” jelas Uya dengan nada penuh emosi.

Menurut Uya, bukan hanya barang pribadinya yang hilang, tetapi juga barang-barang berharga milik anak, mertua, adik ipar, teman, hingga karyawan.

“Kalau saya dan Astrid barang-barang saya, udahlah. Tapi yang saya pikirkan bagaimana barang-barang mertua saya, barang adik-adik ipar saya, barang teman-teman saya, barang-barang karyawan-karyawan, dan anak-anak saya,” pungkasnya.

Dalam video call bersama Cinta dan Nino, Uya memperlihatkan kondisi kamar mereka. Ia bahkan meminta Cinta agar tidak menangis saat menyaksikan kamar yang sudah hancur.

Uya menegaskan bahwa barang-barang anaknya yang ikut dijarah bukanlah hasil pemberian, melainkan dari kerja keras Cinta dan Nino sejak SMP.

“Cinta dari SMP kelas 3, Nino dari SMP kelas 2 kalau nggak salah, tidak pernah dapat uang jajan sepeser pun dari saya. Karena mereka punya penghasilan. Penghasilan mereka cukup besar dari YouTube dan dari syuting TV. Jadi yang kalian ambil adalah hak anak-anak saya yang kerja keras dari kecil,” tambah Uya.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Perintahkan Percepatan Program Listrik Desa untuk 5.700 Desa dan 4.400 Dusun

    Prabowo Perintahkan Percepatan Program Listrik Desa untuk 5.700 Desa dan 4.400 Dusun

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025. Rapat tersebut diantaranya membahas evaluasi program ekonomi tahun 2025 yang masih berjalan sekaligus menyiapkan prospek kebijakan tahun 2026 dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya […]

  • Christian Widodo

    Wakili Indonesia, Kader PSI Jadi Keynote Speaker Konferensi Dunia di Shanghai

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Wali Kota Kupang, Christian Widodo menjadi satu-satunya wali kota dari Indonesia yang diundang secara resmi dalam ajang bergengsi World Cities Day Conference 2025 atau Konferensi Kota-Kota Sedunia yang digelar di Starry Sky Hall of Grand Halls, Shanghai, pada Minggu, 26 Oktober 2025. Acara yang mengusung tema “Better City, Better Life” ini diselenggarakan oleh UN-Habitat, lembaga […]

  • Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

    Kapolri Sebut Ojol Punya Peran Penting dalam Mencegah Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengajak para pengemudi ojek online (ojol) untuk terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ajakan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Apel Ojol Kamtibmas bertema “Jaga Jakarta” yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (20/10/2025). “Hari ini di satu tahun pemerintahannya Bapak […]

  • Dian Sandi Utama

    Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Polemik hukum terkait keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin memanas dan kini merembet ke isu hubungan diplomasi antarnegara. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara dengan nada keras. Ia memperingatkan bahwa upaya menggugat dokumen pendidikan Gibran dapat menimbulkan dampak serius yang membahayakan posisi Indonesia di kancah internasional. Setelah sebelumnya isu […]

  • Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

    PSI di Aceh Makin Solid: Politisi Senior, Eks DPR, hingga Kalangan Pesantren Bergabung

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sejumlah politisi lintas partai di Aceh ramai-ramai bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Di antara mereka bahkan ada yang pernah menjabat sebagai anggota DPR dan mantan ketua DPR, yang kini memilih bergabung dengan partai berlambang gajah tersebut. Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Aceh, Zulkarnaini Syeh Joel, kepada awak media, Selasa […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Menkeu Purbaya Siapkan Sistem AI untuk Awasi Jalur Kepabeanan dan Cukai

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana menyiapkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat pengawasan jalur kepabeanan dan cukai di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil setelah dirinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Rabu (22/10/2025). Purbaya menilai sistem pengawasan yang ada saat ini belum optimal […]

expand_less