Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Istana, Jantung Ibu Kota Negara Simbol Kekuasaan

Istana, Jantung Ibu Kota Negara Simbol Kekuasaan

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Istana Merdeka terletak di Jalan Merdeka Utara dan menghadap ke Taman Monumen Nasional. Kompleks Istana Merdeka dan Istana Negara luasnya mencapai 6,8 hektar dan berada di jantung ibu kota negara.

Istana adalah bangunan besar dan mewah yang biasanya menjadi kediaman resmi keluarga kerajaan, kepala negara, atau petinggi lainnya.Istana juga merupakan pusat kegiatan resmi dan kenegaraan. Simbol kekuasaan.

Kata “istana” berasal dari bahasa Latin palātium yang merujuk pada bukit di Roma tempat para kaisar tinggal. Di Indonesia, tempat tinggal raja sering disebut dengan keraton, kedaton, atau puri.

Istana dibangun dengan ukuran yang sangat besar, menggunakan bahan-bahan pilihan yang mewah untuk menunjukkan keagungan pemiliknya. Orang yang tinggal di Istana juga bukan orang sembarangan.

Selain sebagai tempat tinggal, istana juga berfungsi sebagai pusat pemerintahan atau administrasi, tempat berlangsungnya acara kenegaraan seperti pelantikan pejabat, upacara resmi, dan jamuan kenegaraan.

Istana merupakan symbol keagungan dan kekuasaan. Istana dirancang dengan gaya arsitektur yang megah, berbeda dengan kastil yang lebih mengutamakan fungsi pertahanan, sehingga istana lebih menonjolkan kemewahan dan keindahan.

Contoh Istana adalah Istana Kepresidenan. Di Indonesia terdapat beberapa istana kepresidenan yang berfungsi sebagai kediaman resmi presiden dan tempat kegiatan pemerintahan, seperti Istana Merdeka dan Istana Negara.

Sejarah singkat dengan meningkatnya kegiatan pemerintah Hindia-Belanda pada waktu itu, bangunan yang kini bernama Istana Negara itu dianggap kurang memenuhi syarat keperluan. Sehingga dianggap perlu mendirikan bangunan lagi.

Melalui arsitek Drossares, pada tahun 1873, yakni pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Louden, didirikan bangunan lain yang baru rampung kemudian pada tahun 1879, di masa pemerintahan Gubernur Jenderal Johan Willem van Landsbarge. Bangunan tersebut waktu itu dikenal dengan nama Istana Gambir.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Penusukan

    Cemburu, Manusia Silver Nekat Tusuk Teman Istrinya

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Seorang pria berinisial AS (30) diduga menusuk teman istrinya, JK (35), karena cemburu di kolong layang Jembatan 3, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. “Dugaan penusukan ini terjadi pada Jumat (17/10) dan pelaku ditangkap beberapa jam setelah kejadian,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya didampingi Kanit Reskrim AKP Samson Sosa Hutapea di Jakarta, […]

  • Kapolda Metro Jaya Minta Aparat Tidak Agresif Saat Kawal Demo

    Kapolda Metro Jaya Minta Aparat Tidak Agresif Saat Kawal Demo

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta kepada seluruh aparat keamanan yang mengawal aksi unjuk rasa pada Kamis agar tidak melakukan tindakan agresif. Ia menekankan pentingnya menjaga profesionalitas dan mengutamakan pendekatan persuasif dalam menghadapi situasi apapun selama pengamanan demo. “Tindakan represif hanya dilakukan oleh tim Reskrim terhadap massa yang bertindak anarkis. Penggunaan gas […]

  • Kritik Gubernur DKI, PSI Tolak Rencana Sistem Ganjil-Genap di Jalan TB Simatupang

    Kritik Gubernur DKI, PSI Tolak Rencana Sistem Ganjil-Genap di Jalan TB Simatupang

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau, mengkritik langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang ingin memangkas trotoar di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, guna mengatasi kemacetan parah di lokasi tersebut. Bun Joi Phiau mengakui, bahwa kemacetan yang terjadi di sepanjang ruas jalan TB Simatupang memang sudah parah. Pemprov DKI […]

  • Ilustrasi Ekspor Impor

    Pemerintah Kaji Aturan Impor Scrap Besi Usai Kasus Cemaran Radioaktif Cs-137

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Pemerintah tengah mengkaji kebijakan impor scrap besi, termasuk kemungkinan memasukkan komoditas tersebut ke dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq. “Kemarin mengemuka dari para anggota Satgas untuk merumuskan lagi kebijakan tentang importasi scrap. Tapi itu tidak gegabah, kita harus diskusi dengan para pihak untuk […]

  • Stafsus Wapres Bantah Gibran Main Padel Saat Demonstrasi Terjadi

    Stafsus Wapres Bantah Gibran Main Padel Saat Demonstrasi Terjadi

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Staf Khusus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Tina Talisa, membantah kabar mengenai Wapres bermain padel/tenis saat demonstrasi terjadi di Jakarta, Jumat (29/8). Tina menjelaskan Wapres sedang berkantor di Istana Wapres, Jakarta, saat demonstrasi berlangsung, atau setelah melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara pada Kamis (28/8), untuk menghadiri Musyawarah Pelayanan (Mupel) Mamre Gereja Batak Karo Protestan […]

  • Gibran Jenguk Umar di RS Pelni, Pengemudi Ojek Online Korban Demo

    Gibran Jenguk Umar di RS Pelni, Pengemudi Ojek Online Korban Demo

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 229
    • 0Komentar

    RS Pelni menyebutkan ada total 24 orang pasien korban demo yang masuk IGD, salah satunya Moh Umar Amarudin, pengemudi ojek online (ojol) yang terluka saat unjuk rasa. VP Corporate Secretary and Legal PT RS Pelni Abdul Aziz Purnomo mengatakan di Jakarta, Sabtu, dari 24 tersebut 19 orang terindikasi rawat jalan dari IGD. “Lima di antaranya […]

expand_less