Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jelaskan Alasan Pemangkasan Transfer ke Daerah

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jelaskan Alasan Pemangkasan Transfer ke Daerah

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 217
  • comment 0 komentar

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan pemerintah memangkas dana transfer ke daerah. Ia menegaskan bahwa secara netto, anggaran daerah justru bertambah melalui program yang dialokasikan pemerintah pusat.

“Beberapa bupati dari beberapa tempat datang ke sini. Tadinya mau ketemu saya semua. Untung saya cuma ketemu perwakilan. Kalau enggak saya dipukulin tadi,” kata Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Keuangan Negara (GKN) Surabaya, Jatim, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, pemangkasan transfer dilakukan karena adanya ketidaksesuaian anggaran di daerah. Pemerintah pusat ingin mengoptimalkan kinerja penggunaan anggaran agar lebih efektif dan bersih.

Purbaya menjelaskan, meski transfer ke daerah turun Rp200 triliun, program untuk daerah justru naik signifikan, dari Rp900 triliun menjadi Rp1.300 triliun.
“Jadi ekonomi di daerah sebetulnya uangnya tidak berkurang, malah ditambah secara netto,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp43 triliun. Ia membuka peluang transfer kembali ditambah apabila ekonomi membaik dan penerimaan pajak meningkat.
“Kalau daerah bisa menunjukkan penyerapan yang baik dan bersih, harusnya saya bisa meyakinkan pemimpin di atas untuk menambah dengan cepat,” katanya.

Dalam pernyataannya, Purbaya menekankan agar pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada besaran transfer, tetapi juga meningkatkan kapasitas dalam menyerap dan mengelola anggaran.
“Biasa kan daerah itu ingin jalankan sendiri, jadi mereka mesti belajar juga memperbaiki cara menyerap anggaran,” ujarnya menegaskan.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Ancam “Bersih-Bersih” BUMN Jika Tak Berbenah

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan memberi kesempatan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk berbenah dalam waktu 2–3 tahun. Namun, jika tidak juga menunjukkan perbaikan, maka akan dilakukan langkah tegas berupa “bersih-bersih”. “Kita kasih kesempatan BUMN, dalam 2-3 tahun kita bersihkan. Saudara, kalau dagang yang biasa harusnya hasilnya, yang wajarnya itu 10 persen dari aset. […]

  • Ilustrasi Hukum

    RUU Penyesuaian Pidana Disiapkan untuk Selaraskan Hukum Nasional dengan KUHP Baru

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyesuaian Pidana merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan sistem hukum pidana nasional dengan perkembangan hukum modern serta implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. RUU Penyesuaian Pidana, kata dia, dibentuk untuk melaksanakan Pasal 613 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang akan […]

  • Ketua Bidang Kesejahteraan dan Konservasi Satwa DPP PSI, Francine Widjojo

    PSI Minta Ada Tempat Makan Khusus Kucing untuk Atasi Masalah di Skywalk Jaksel

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Warga mengeluhkan bau dan banyaknya kotoran kucing di Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kondisi ini membuat pengguna merasa tidak nyaman saat melintas di jembatan penghubung Halte Velbak dan Stasiun Kebayoran Lama. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Francine Widjojo, menilai masalah tersebut terjadi karena banyak makanan kucing ditebar sembarangan sehingga mengundang kucing datang ke area […]

  • Menteri Wihaji: 20 Persen Remaja Indonesia Kesepian

    Menteri Wihaji: 20 Persen Remaja Indonesia Kesepian

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan sebanyak 20 persen remaja di Indonesia mengalami kesepian yang membahayakan kesehatan mental mereka, sehingga peran Generasi berencana (Genre) terus dikuatkan. “Remaja Indonesia kita termasuk butuh perhatian, 20 persennya itu kesepian, ada di salah satu media ada analisisnya, salah satu permasalahannya adalah mereka kesepian, akhirnya lari ke […]

  • Politikus PSI Bestari Barus

    Politikus PSI Beberkan Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode Sejak Pilpres 2024

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Ketua Bidang Politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, mengungkapkan penjelasan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait instruksi dukungan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka selama dua periode. Jokowi menegaskan bahwa pernyataan itu adalah statement lama saat kampanye Pilpres 2024. Bestari menyampaikan hal tersebut usai bertemu langsung dengan Jokowi di Seminyak, Bali, pada Rabu […]

  • Empat Mata, Gibran dan Dasco Kompak Pastikan Program Prabowo Berjalan Baik

    Empat Mata, Gibran dan Dasco Kompak Pastikan Program Prabowo Berjalan Baik

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pekan lalu, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Gibran mengunggah atau memposting pertemuan empat mata itu di akun media sosialnya. Banyak orang yang memeberikan tafsiran dan komentar terhadap pertemuan tersebut. Gibran pun akhirnya mengungkap terkait pertemuannya dengan Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Harian Partai Gerindra yang juga orang […]

expand_less