Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PBNU Instruksikan Kader Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

PBNU Instruksikan Kader Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 292
  • comment 0 komentar

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdlatul Ulama untuk menjaga persatuan bangsa serta stabilitas nasional secara menyeluruh.

Instruksi PBNU tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kehidupan kebangsaan yang rukun, damai dan berkeadaban di seluruh Indonesia.

Surat instruksi dengan nomor 4381/PB.01/A.II.08.47/99/08/2025 itu ditujukan langsung kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia sebagaimana diterima di Jakarta, Sabtu malam.

Surat instruksi itu ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar; Katib Aam PBNU KH. Akhmad Said Asrori; Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staguf; hingga Sekretaris Jenderal PBNU Drs. H. Saifullah Yusuf.

PBNU menekankan pentingnya meneguhkan kepercayaan serta loyalitas kepada pemerintah Republik Indonesia sebagai wujud nyata komitmen kebangsaan dan konsistensi perjuangan Nahdlatul Ulama di tengah dinamika nasional.

Selain itu, PBNU meminta seluruh jajaran melakukan komunikasi serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat dan berbagai pihak untuk menciptakan suasana kondusif.

Instruksi juga menggarisbawahi perlunya konsolidasi internal organisasi agar seluruh jaringan jam’iyah mampu menjaga disiplin, solidaritas, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.

PBNU menegaskan larangan keras bagi kader maupun warga NU untuk terlibat dalam tindakan perusakan ataupun perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat di berbagai daerah.

Sebagai ikhtiar spiritual, PBNU menganjurkan seluruh jajaran memperbanyak istighatsah, baik secara bersama-sama maupun perorangan, guna memohon perlindungan Allah SWT bagi keselamatan bangsa.

Instruksi PBNU tersebut ditutup dengan penegasan agar seluruh kader melaksanakan arahan organisasi dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya stabilitas nasional dan keberlangsungan kehidupan berbangsa yang damai.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Penusukan

    Cemburu, Manusia Silver Nekat Tusuk Teman Istrinya

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Seorang pria berinisial AS (30) diduga menusuk teman istrinya, JK (35), karena cemburu di kolong layang Jembatan 3, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. “Dugaan penusukan ini terjadi pada Jumat (17/10) dan pelaku ditangkap beberapa jam setelah kejadian,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya didampingi Kanit Reskrim AKP Samson Sosa Hutapea di Jakarta, […]

  • Presiden Prabowo Rapat Tertutup

    Rapat Tertutup Presiden Prabowo Bahas Keamanan & Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh penting ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa malam, 12 Agustus 2025. Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan beberapa tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut. “Hadir diantaranya Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Herindra, Kepala Badan […]

  • Di Stasiun Whoosh Bandung, Prabowo Lambaikan Tangan Sapa Warga

    Di Stasiun Whoosh Bandung, Prabowo Lambaikan Tangan Sapa Warga

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 6 Agustus 2025, dalam rangka kunjungan kerja. Kepala Negara tiba di Stasiun Whoosh Tegalluar setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit menggunakan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Whoosh Halim, Jakarta Timur. Suasana hangat terasa saat sejumlah masyarakat yang berada di stasiun tampak antusias menyambut […]

  • ‘Tabola Bale’ Bikin Istana Berpesta, Presiden Prabowo Ikut Joget Bersama Masyarakat

    ‘Tabola Bale’ Bikin Istana Berpesta, Presiden Prabowo Ikut Joget Bersama Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Ada momen tak biasa sekaligus mencuri perhatian pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025. Di balik kekhidmatan upacara sakral tersebut, suasana tiba-tiba pecah penuh tawa dan sorak ketika lagu “Tabola Bale” dibawakan oleh Silet Open Up dan Diva Aurel. Lagu yang memadukan musik khas Timur yang […]

  • Jabat Ketua DPC, Keponakan Jokowi Gabung PSI

    Jabat Ketua DPC, Keponakan Jokowi Gabung PSI

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Putra dari Idayati, adik kandung Jokowi, yaitu Adityo Rimbo Galih Samudra, bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dia dipercaya sebagai Ketua DPC PSI Kecamatan Banjarsari,Solo. “Mas Tyo login menjelang Kongres PSI di Solo, dan setahu saya sudah terlibat di beberapa kegiatan PSI, termasuk saat Kongres ikut mengantarkan Mas Kaesang maju ke dekat podium,” ujar Ketua […]

  • Dian Sandi Utama

    Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Polemik hukum terkait keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin memanas dan kini merembet ke isu hubungan diplomasi antarnegara. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara dengan nada keras. Ia memperingatkan bahwa upaya menggugat dokumen pendidikan Gibran dapat menimbulkan dampak serius yang membahayakan posisi Indonesia di kancah internasional. Setelah sebelumnya isu […]

expand_less