Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Rupiah Diprediksi Menguat, Ini Penyebabnya

Rupiah Diprediksi Menguat, Ini Penyebabnya

  • account_circle Faqih Haq
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Nilai tukar rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyusul kabar bahwa delegasi Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akan segera bertemu. Optimisme pasar meningkat karena pertemuan ini dinilai dapat meredakan ketegangan perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan harapan investor terhadap hasil positif dari pertemuan tersebut menjadi sentimen utama yang mendorong penguatan rupiah.

“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS di tengah harapan investor akan meredanya tensi China-AS, dengan kedua delegasi akan bertemu segera dan Trump akan bertemu Xi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Mengutip laporan Anadolu, Donald Trump menyampaikan bahwa dirinya akan bertemu Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan.

Trump berharap dapat mencapai kesepakatan yang adil dengan Beijing setelah pertemuan itu, dan meyakini hubungan kedua negara akan semakin membaik.

Selain itu, Trump juga menyatakan telah menerima undangan resmi untuk mengunjungi China pada awal tahun depan.
Langkah ini menambah optimisme pasar bahwa hubungan dagang AS–China akan bergerak ke arah yang lebih stabil.

“Trump memastikan investor dan mengatakan semua akan baik-baik saja. Pembahasannya sangat luas terutama mineral langka. Jadi, kecil kemungkinan akan ada terobosan atau deal yang signifikan, namun investor cukup senang jika tidak terjadi eskalasi saja,” ujar Lukman.

Sementara itu, dari dalam negeri, investor saat ini bersikap wait and see menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang digelar Rabu (22/10), serta rilis data inflasi AS pada akhir pekan ini.
Kedua faktor tersebut diperkirakan turut memengaruhi arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.

Menurut Lukman, dengan mempertimbangkan faktor eksternal dan domestik tersebut, kurs rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp16.500–Rp16.600 per dolar AS dalam waktu dekat.

Adapun pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta, nilai tukar rupiah menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.568 per dolar AS, dibanding posisi sebelumnya di Rp16.575 per dolar AS.

  • Penulis: Faqih Haq

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobby Nasution

    Bobby Nasution Imbau Kendaraan Perusahaan di Sumut Gunakan Pelat BK/BB

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengimbau perusahaan yang berdomisili di Sumut untuk menggunakan kendaraan operasional dengan pelat BK atau BB. “Kalau perusahaan domisilinya di Sumut, tetapi kendaraan operasionalnya masih pakai plat luar, pajaknya tidak masuk ke Sumut. Padahal jalan yang dilalui dibangun dari APBD kita,” ujar Bobby usai rapat paripurna Persetujuan P-APBD Sumut 2025 […]

  • Program PSI Beraksi untuk Negeri

    Program PSI Beraksi untuk Negeri Disambut Hangat Warga Surabaya

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Ratusan warga Surabaya antusias mendonorkan darah dan memeriksakan kesehatannya di Basecamp Sekretariat DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya, kawasan Ruko Surya Inti Permata, Jemur Andayani, Surabaya, Selasa (21/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial “PSI Beraksi untuk Negeri”, yang menghadirkan layanan donor darah dan pemeriksaan medis gratis, mulai dari cek kolesterol, gula darah, […]

  • Rapat Paripurna RPJMD Morotai Ricuh

    Bupati Tak Hadir, Rapat Paripurna RPJMD Morotai Ricuh

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Rapat paripurna pembahasan Ranperda RPJMD 2025–2029, persetujuan bersama rancangan Perubahan APBD 2025, serta penyampaian ranperda tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 3 Tahun 2016 di Kabupaten Pulau Morotai diwarnai insiden, Rabu (1/10/2025). Wakil Ketua II DPRD, Erwin Sutanto, mengancam akan walk out lantaran Bupati Rusli Sibua tidak hadir dalam paripurna tersebut. “Hari ini kita melakukan […]

  • Teddy Indra Wijaya

    Seskab Teddy Indra Wijaya Ditunjuk Jadi Komando Pendamping PKH

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya untuk menjadi Komisi Etik sekaligus Komando Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). “Saya mohon kepada Seskab Letkol Teddy selain menjadi Komisi Etik juga menjadi Komando pendamping PKH, setuju semuanya?” ucap Mensos Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 […]

  • Menkes: Perlu Imunisasi Cegah Campak pada Anak-Anak

    Menkes: Perlu Imunisasi Cegah Campak pada Anak-Anak

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan perlunya program akselerasi imunisasi sehingga tidak ada lagi anak-anak yang kena penyakit campak. Hal itu dia sampaikan Menkes Budi Gunadi di Jakarta, Rabu, 27/8/2025 ketika ditanya awak media tentang langkah penanggulangan penyakit campak di Sumenep, Madura. Dia juga mengkonfirmasi akan ke daerah itu pada Kamis (28/8) untuk melakukan pemantauan. […]

  • Ilustrasi Petani

    27 Ribu Anak Muda Jadi Petani Berpenghasilan Rp15–20 Juta per Bulan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa kini sudah ada 27 ribu anak muda di Indonesia yang sukses menjadi petani dengan pendapatan mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan. Menurut Amran, meningkatnya minat generasi milenial dan Gen Z terhadap sektor pertanian terjadi seiring masuknya teknologi modern dalam sistem pertanian nasional. Pemerintah, kata dia, memberikan […]

expand_less