Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artis » Uya Kuya dan Astrid Menangis Saat Pertama Kali Masuk Rumah Usai Dijarah Massa

Uya Kuya dan Astrid Menangis Saat Pertama Kali Masuk Rumah Usai Dijarah Massa

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

Uya Kuya dan sang istri, Astrid, tak kuasa menahan emosi ketika pertama kali kembali ke rumah mereka usai dijarah massa. Kondisi rumah di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur itu tampak rusak parah dan berantakan.

Dalam momen tersebut, Uya dan Astrid melakukan video call dengan anak-anak mereka, Cinta dan Nino, untuk menunjukkan keadaan rumah yang penuh kenangan indah. Meski berusaha tegar, keduanya tak bisa menyembunyikan kesedihan atas peristiwa yang terjadi.

Peristiwa penjarahan rumah Uya Kuya terjadi pada akhir Agustus 2025, bersamaan dengan kerusuhan dalam gelombang demonstrasi besar di Jakarta. Lewat akun Instagram pribadinya, Uya membagikan video saat pertama kali masuk kembali ke rumah yang porak-poranda.

“Pertama kali masuk ke rumah kita yang dijarah,” tulis Uya di Instagram, Senin (29/9).

“Silahkan maki-maki saya. Kalian mau kipas saya apapun, kalian marah sama saya, tapi jangan kipas keluarga saya. Jangan hina anak-anak saya, saya aja sasaran kalian. Apa salah anak-anak saya, apa salah istri saya,” jelas Uya dengan nada penuh emosi.

Menurut Uya, bukan hanya barang pribadinya yang hilang, tetapi juga barang-barang berharga milik anak, mertua, adik ipar, teman, hingga karyawan.

“Kalau saya dan Astrid barang-barang saya, udahlah. Tapi yang saya pikirkan bagaimana barang-barang mertua saya, barang adik-adik ipar saya, barang teman-teman saya, barang-barang karyawan-karyawan, dan anak-anak saya,” pungkasnya.

Dalam video call bersama Cinta dan Nino, Uya memperlihatkan kondisi kamar mereka. Ia bahkan meminta Cinta agar tidak menangis saat menyaksikan kamar yang sudah hancur.

Uya menegaskan bahwa barang-barang anaknya yang ikut dijarah bukanlah hasil pemberian, melainkan dari kerja keras Cinta dan Nino sejak SMP.

“Cinta dari SMP kelas 3, Nino dari SMP kelas 2 kalau nggak salah, tidak pernah dapat uang jajan sepeser pun dari saya. Karena mereka punya penghasilan. Penghasilan mereka cukup besar dari YouTube dan dari syuting TV. Jadi yang kalian ambil adalah hak anak-anak saya yang kerja keras dari kecil,” tambah Uya.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Gibran di Mempawah

    Wapres Gibran Tegaskan Proyek IKN Lanjut

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming secara tegas menyebutkan bahwa proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap berlanjut di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menepis kabar yang beredar bahwa proyek IKN dihentikan. “Jadi IKN ini bukan hanya sekadar membangun istana, tetapi juga simbol, sekali lagi, simbol pemerataan pembangunan yang tidak lagi Jawa Sentris,” tegasnya saat […]

  • Bendera Turki

    Lirik NTB, Investor Turki Ingin Bangun Gudang Raksasa Penyimpanan Jagung dan Gabah

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Investor asal Turki melirik Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai lokasi pembangunan silo atau gudang penyimpanan komoditas pangan, khususnya jagung dan gabah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqon mengatakan bahwa proyek pembangunan gudang penyimpanan oleh investor asal Turki tersebut masih dalam tahap perencanaan. ‎”Nanti investor dari Turki, akan datang kemari sekitar bulan ini atau […]

  • Pesawat Tempur Baru T-50i

    Perkuat TNI AU, Dua Unit Pesawat Tempur Baru T-50i Tiba November 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana memastikan pesawat tempur baru buatan Korea Selatan, T-50i, segera datang ke Indonesia pada akhir tahun ini. “Dua pesawat pertama direncanakan tiba pada November 2025, disusul pengiriman berikutnya,” kata I Nyoman dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (30/09/2025). I Nyoman […]

  • Meriah & Seru, Wapres Gibran Lomba-Lomba HUT RI ke-80 di Kantornya

    Meriah & Seru, Wapres Gibran Lomba-Lomba HUT RI ke-80 di Kantornya

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) menyelenggarakan kegiatan berbagai perlombaan permainan tradisional. Kegiatan bertajuk “Setwapres Merdeka” ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang digelar di Lapangan Parkir Setwapres, Jl. Kebon Sirih No. 14, Jakarta, pada Rabu (13/8/2025) ini berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Acara dimulai dengan senam pagi bersama sebagai pemanasan […]

  • Mensesneg: Presiden belum copot Noel, tunggu penjelasan resmi KPK

    Mensesneg: Presiden belum copot Noel, tunggu penjelasan resmi KPK

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Presiden Prabowo Subianto belum mencopot Immanuel Ebenezer alias Noel dari posisinya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Prabowo masih menunggu penjelasan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Ya belum (diberhentikan, red.) masih menunggu penjelasan resmi dari pihak KPK. Memang begitu urutannya, kita tunggu putusan KPK siang ini,” kata Prasetyo […]

  • PBNU Instruksikan Kader Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

    PBNU Instruksikan Kader Jaga Persatuan Bangsa dan Stabilitas Nasional

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdlatul Ulama untuk menjaga persatuan bangsa serta stabilitas nasional secara menyeluruh. Instruksi PBNU tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kehidupan kebangsaan yang rukun, damai dan berkeadaban di seluruh Indonesia. Surat instruksi dengan […]

expand_less