Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Polemik hukum terkait keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin memanas dan kini merembet ke isu hubungan diplomasi antarnegara. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara dengan nada keras.

Ia memperingatkan bahwa upaya menggugat dokumen pendidikan Gibran dapat menimbulkan dampak serius yang membahayakan posisi Indonesia di kancah internasional.

Setelah sebelumnya isu serupa menimpa Presiden Jokowi, kini giliran Gibran yang dokumen pendidikannya dipersoalkan. Dian, yang baru menjabat sebagai Direktorat Diseminasi Informasi dan Media Sosial DPP PSI, menilai langkah ini bukan lagi sekadar kritik, melainkan serangan sistematis yang merugikan bangsa.

“Penggugat ijazah Pak Jokowi dan Mas Gibran ini sangat berbahaya untuk Indonesia,” ujar Dian melalui akun media sosial X @DianSandiU, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, tindakan tersebut telah berkembang dari sekadar menyerang institusi dalam negeri menjadi serangan terhadap lembaga pendidikan asing yang memiliki reputasi tinggi. Hal itu, kata Dian, bisa memicu ketegangan diplomatik yang tidak perlu.

“Kemarin menghina institusi pendidikan dalam negeri, sekarang menghina institusi pendidikan luar negeri,” tutur Dian. “Bahaya untuk hubungan Indonesia dengan negara-negara yang selama ini sudah terjalin sangat baik,” sambungnya.

Dian menyinggung Singapura, tempat Gibran menempuh sebagian pendidikannya. Ia menyebut negara tersebut sangat bertumpu pada integritas, terutama di sektor pendidikan. Meragukan ijazah dari lembaga pendidikan Singapura, kata Dian, sama saja dengan menuduh mereka bisa “dibeli”.

“Singapura itu negara kecil, kampus di sana sedikit, mereka bertahan karena integritas,” tegasnya.

Ia juga menyindir pihak-pihak yang masih meragukan bukti kelulusan Gibran, padahal dokumentasi resmi seperti foto wisuda sudah terpampang jelas di kampusnya.

“Kalian meragukan ijazah yang mereka keluarkan, kalian ragukan Gibran yang photo wisudanya terpampang di kampus. Apa itu tidak namanya menjelekkan institusi pendidikan mereka?,” pungkasnya.

Di sisi lain, pakar telematika Roy Suryo menjadi salah satu tokoh yang paling vokal mempersoalkan hal ini. Menurutnya, masalah utama bukan pada isu yang beredar di media sosial, melainkan pada pemenuhan syarat formal pencalonan wapres sesuai undang-undang.

Roy merujuk pada UU Pemilu No 7 Tahun 2017 Pasal 169 huruf r serta Peraturan KPU No 19 Tahun 2023, yang mensyaratkan calon minimal berijazah SMA atau sederajat. Ia menekankan bahwa status “sederajat” harus ditetapkan melalui mekanisme penyetaraan resmi pemerintah.

“Jelas ada penjelasan bahwa sederajat yang dimaksud berarti ijazah harus diakui setara SMA melalui keputusan penyetaraan resmi dari Kemendikmenjur atau Kemenag,” ujar Roy.

“Bukan sekadar surat keterangan yang tidak memiliki kekuatan hukum,” tambahnya.

Roy juga menyoroti surat penyetaraan bernomor 9149/D.DI/KS/2019 yang terbit pada 6 Agustus 2019. Ia menduga surat tersebut hanya didasarkan pada fotokopi rapor tanpa dokumen pendukung yang sah, bahkan menyebutnya sebagai “keajaiban dunia ke-9”.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perintah Soekarno untuk Arsitek Soedarsono

    Perintah Soekarno untuk Arsitek Soedarsono

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Pada tahun 1958, arsitek R.M. Soedarsono membangun Masjid Baiturrahim di samping barat Istana Merdeka. Pembangunan tersebut rampung pada tahun 1961. Pada masa pemerintahan Presiden Habibie mesjid ini diperluas pada sisi selatan dengan bangunan simetris dengan sisi utara, sedangkan bagian dalam kubah mesjid dihiasi dengan kaligrafi dari ayat-ayat suci Alquran. Setelah membangun Mesjid Baiturrahim Presiden Soekarno […]

  • Demokrat Dukung APBN 2026, Soroti Sektor Pertahanan dan Lapangan Kerja

    Demokrat Dukung APBN 2026, Soroti Sektor Pertahanan dan Lapangan Kerja

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Fraksi Partai Demokrat DPR RI menyatakan dukungan terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026. Meskipun mendukung, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Andi Muzakkir Aqil, memberikan sejumlah catatan strategis dan rekomendasi penting untuk memastikan APBN benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang menyentuh kebutuhan rakyat di tengah tantangan global yang kompleks. Andi Muzakkir menyatakan bahwa […]

  • Ketua DPD RI: Kekuatan Militer Wujudkan Astacita Presiden Prabowo

    Ketua DPD RI: Kekuatan Militer Wujudkan Astacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan DPD RI akan terus mendukung Program Astacita Presiden Prabowo Subianto dengan mengawal kebijakan pertahanan nasional melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran. “Kekayaan alam Indonesia ada di daerah-daerah. Ini bagian dari dukungan DPD RI terhadap Astacita Presiden Prabowo yang ingin memperkuat sistem pertahanan keamanan negara. Bagaimanapun […]

  • Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

    Serap Masukan Aktivis, Kapolri Janji Evaluasi Penanganan Unjuk Rasa

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyerap berbagai masukan dari kelompok masyarakat sipil terkait penanganan unjuk rasa pada akhir Agustus 2025. Dialog publik bertajuk “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Hak dan Kewajiban, Tindakan Anarkistis Menjadi Tanggung Jawab Hukum” digelar di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (29/09/2025). Sejumlah lembaga hadir, di antaranya YLBHI, Imparsial, KontraS, Centra Initiative, […]

  • Dukung Komitmen Prabowo Berantas Korupsi, Ini Kata Gibran Soal OTT Wamenaker Noel

    Dukung Komitmen Prabowo Berantas Korupsi, Ini Kata Gibran Soal OTT Wamenaker Noel

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gibran menegaskan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. “Kita hormati proses yang sudah berjalan. Kita hormati independensi KPK,” kata Wapres Gibran saat memberikan keterangan usai meninjau lokasi terdampak gempa di SDN 1 […]

  • Ilustrasi Hukum

    RUU Penyesuaian Pidana Disiapkan untuk Selaraskan Hukum Nasional dengan KUHP Baru

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyesuaian Pidana merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan sistem hukum pidana nasional dengan perkembangan hukum modern serta implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. RUU Penyesuaian Pidana, kata dia, dibentuk untuk melaksanakan Pasal 613 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang akan […]

expand_less