Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Terungkap Harga Asli Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg Jika Tanpa Subsidi

Terungkap Harga Asli Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg Jika Tanpa Subsidi

  • account_circle Orbitnews Co
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 185
  • comment 0 komentar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merinci harga asli sejumlah barang subsidi, mulai dari Pertalite, solar, hingga LPG 3 kilogram (kg). Selisih harga keekonomian dengan harga jual ke masyarakat selama ini ditanggung pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Selama ini pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarakat melalui pemberian subsidi dan kompensasi, baik energi dan nonenergi,” kata Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa.

Ada delapan jenis barang energi dan nonenergi yang sebagian harganya ditanggung pemerintah.

  • Solar: Harga asli Rp11.950 per liter, dijual Rp6.800. Subsidi Rp5.150 per liter (43%), dengan nilai Rp89,7 triliun pada APBN 2024 untuk lebih dari 4 juta kendaraan.

 

  • Pertalite: Harga seharusnya Rp11.700 per liter, dijual Rp10.000. Subsidi Rp1.700 per liter (15%), total Rp56,1 triliun, dinikmati 157,4 juta kendaraan.

 

  • Minyak tanah: Harga Rp11.150 per liter, dijual Rp2.500. Subsidi Rp8.650 (78%), dengan anggaran Rp4,5 triliun untuk 1,8 juta rumah tangga.

 

  • LPG 3 Kg: Harga asli Rp42.750 per tabung, dijual Rp12.750. Subsidi Rp30.000 (70%), dengan anggaran Rp80,2 triliun untuk 41,5 juta pelanggan.

 

  • Listrik rumah tangga 900 VA bersubsidi: Dari Rp1.800 per kWh menjadi Rp600. Pemerintah menanggung Rp1.200 per kWh (67%) untuk 40,3 juta pelanggan.

 

  • Listrik rumah tangga 900 VA nonsubsidi: Mendapat kompensasi Rp400 per kWh (22%), sehingga tarif turun jadi Rp1.400 per kWh, untuk 50,6 juta pelanggan. Nilai subsidi listrik total Rp156,4 triliun.

 

  • Pupuk urea: Harga asli Rp5.558 per kg, dijual Rp2.250. Subsidi Rp3.308 per kg (59%).

 

  • Pupuk NPK: Harga asli Rp10.791 per kg, dijual Rp2.300. Subsidi Rp8.491 per kg (78%). Nilai subsidi pupuk Rp47,4 triliun untuk 7,3 juta ton.

 

“Ini adalah bentuk keberpihakan fiskal yang akan terus dievaluasi agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan,” tegas Purbaya.

  • Penulis: Orbitnews Co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Pemerintah Pastikan 82,9 Juta Warga Terima Makan Bergizi Gratis Mulai Maret 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau Zulhas menargetkan sebanyak 82,9 juta penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal terealisasi pada Maret 2026. Menurutnya, target tersebut dapat tercapai setelah Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Program MBG diterbitkan dalam waktu dekat. “Diperkirakan tahun 2026, Maret, kita sudah bisa mencapai 82,9 juta (penerima) dengan […]

  • Vadel Badjideh

    Vadel Badjideh Divonis 9 Tahun Penjara, Ini Pertimbangan Hakim yang Memberatkan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 9 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan kepada Vadel Badjideh dalam kasus persetubuhan dan aborsi terhadap putri Nikita Mirzani, Rabu (2/10/2025). Dalam sidang putusan, hakim menguraikan sejumlah pertimbangan yang memberatkan hukuman Vadel. Salah satunya adalah perbuatannya yang dinilai tidak hanya melanggar norma agama, […]

  • Ke TMP Kalibata, Kaesang ziarah ke makam BJ. Habibie, Ani Yudhoyono Hingga Taufiq kiemas

    Ke TMP Kalibata, Kaesang ziarah ke makam BJ. Habibie, Ani Yudhoyono Hingga Taufiq kiemas

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menggelar ziarah dan tabur bunga ke makam Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat, 22/8/2025. “Hari ini kami ke makam Presiden Ketiga, kami di sini untuk menghormati beliau,” kata Kaesang di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat. Dalam kesempatan […]

  • Ilustrasi Gempa

    Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa 6,9 SR di Filipina

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam gempa berkekuatan magnitudo 6,9 yang mengguncang Cebu, Filipina, Selasa (30/9). “Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban gempa,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha di Jakarta, Rabu (1/10/2025). Gempa yang terjadi pukul 21.59 waktu setempat […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    IHSG Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Prabowo: Ini di Luar Dugaan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Faqih Haq
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kabar menggembirakan dari dunia ekonomi nasional. Ia menyebut bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menembus level Rp8.000, posisi tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. “Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah tumbuh Rp8.000, tertinggi sepanjang sejarah republik kita, ini juga di luar dugaan,” kata Prabowo dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna di […]

  • Dian Sandi Utama

    Polemik Ijazah Gibran Memanas, PSI Peringatkan Dampak Diplomatik dengan Singapura

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Orbitnews Co
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Polemik hukum terkait keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin memanas dan kini merembet ke isu hubungan diplomasi antarnegara. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara dengan nada keras. Ia memperingatkan bahwa upaya menggugat dokumen pendidikan Gibran dapat menimbulkan dampak serius yang membahayakan posisi Indonesia di kancah internasional. Setelah sebelumnya isu […]

expand_less